Risiko Kesehatan Lingkungan Pencemaran Logam Berat Kromium Heksavalen (Cr VI) pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Aliran Sungai Garang Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.24252/higiene.v3i3.4654Abstract
Logam berat kromium heksavalen merupakan logam yang sangat berbahaya, bersifat toksik dan tidak mudah terurai di lingkungan. Studi awal menemukan bahwa konsentrasi kromium pada air sungai Garang sebesar 0,078 mg/l dan konsentrasi kromium pada ikan nila (Oreochromis niloticus) dari Sungai Garang sebesar 0,17 mg/kg. Tingginya logam berat kromium baik di air sungai maupun pada ikan nila yang hidup di Sungai Garang tentu mengkhawatirkan mengingat dimana banyak warga yang memanfaatkan sungai sebagai sarana untuk memancing atau mencari ikan untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kesehatan akibat pajanan kromium heksavalen (Cr VI) yang terdapat pada ikan nila yang dikonsumsi masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode ARKL dan analisis inferensial. Pengambilan sampel objek dilakukan dengan metode grab sampling dan pengambilan sampel subjek dilakukan secara purposive sampling.
Hasil analisa menunjukkan konsentrasi kromium heksavalen (Cr VI) di air rata-rata sebesar 0,009 mg/l dan konsentrasi kromium heksavalen (Cr VI) di ikan sebesar 0,5 mg/kg. Hasil perhitungan menunjukkan nilai asupan masyarakat yang mengonsumsi ikan nila sebesar 0,000241 mg/kg/hari. Tingkat risiko (RQ) yang diperoleh sebesar 0,08 (RQ<1). Hasil uji statistik t-test menunjukkan nilai p-value 0,00 yang berarti bahwa ada perbedaan rerata konsentrasi kromium antara air sungai dan ikan nila yang berasal dari Sungai Garang. Masyarakat yang mengonsumsi ikan nila (oreochromis niloicus) dari Sungai Garang masih aman dan belum berisiko terhadap kesehatan dan ada perbedaan konsentrasi kromium heksavalen yang lebih tinggi di ikan nila dibandingkan pada air Sungai Garang.
Kata Kunci : ARKL, kromium heksavalen, ikan nila, Sungai Garang Kota Semarang.
References
Budiman, B., Dhahiyat, Y., Hamdani, H. . 2012. Bioakumulasi logam berat Pb (Timbal) dan Cd (Kadmium) pada Daging Ikan yang Tertangkap di Sungai Citarum Hulu. Jurnal Perikanan dan Kelautan;3(4);261-270.
Daud, A, Dullah A, Melongi A. . 2013. Risk management of cadmium (Cd) due to Leiognathus sp, Portunus Pelagicus, Anadara spand Penaeus spconsumption among community in Tallo Subdistric, Makassar, Indonesia. International Journal of Scientific and Research Publications;3(11);1-8
Food and Agriculture Organization. 1983. Compilation of Legal Limits for Hazardous Substances in Fish and Fishery Products. FAO Fisheries Circular No. 764. Rome.
Harlyan L dan Sari S. 2016. Konsentrasi Logam Berat Cu, Cd, Pb dan Zn pada Air dan Sedimen Permukaan Ekosistem Mangrove di Muara Sungai Porong, Sidoarjo Jawa Timur. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 2015;20(1);52-60. Tyas, N.M., Affandi, R. Uji Toksisitas Letal Cr6+ Terhadap Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI);21(2);128-132.
Wiresphati E, Raharjo, Budijastuti W. 2012. Pengaruh kromium heksavalen terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan nila. Lentera Bio;1(2); 75-79.
Windarto, J., Pawitan, H., Suripin, Januar, M. 2008. Model Prediksi Tiggi Muka Air Sungai Kali Garang Semarang Dengan Jaringan Syaraf Tiruan. Jurnal Teknik;29(3);189-195.
Wisnu, M.A., Hartati, A. 2000. Penyerapan logam berat merkuri dan Cadmium pada Ikan Mas (Cyprynus carpio). Jurnal Purifikasi. 1(2)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with HIGIENE: Environmental Health Journal retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication.
By publishing in HIGIENE, authors grant the journal a non-exclusive right to publish, reproduce, distribute, archive, preserve, and disseminate the published article as part of the permanent scholarly record.
Unless otherwise stated, articles published in HIGIENE are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to:
-
share — copy and redistribute the material in any medium or format; and
-
adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose,
provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated.
If the material is remixed, transformed, or adapted, the resulting work must be distributed under the same or a compatible license.
Proper attribution should include, where available, the author(s), article title, journal title, year of publication, volume and issue, DOI, and applicable Creative Commons license.
Authors may deposit and disseminate the published version of their article through institutional repositories, personal or academic websites, scholarly networks, and other appropriate platforms, provided that the original publication in HIGIENE: Environmental Health Journal is properly acknowledged and the DOI or official article link is included where available.
Authors are responsible for obtaining permission to reproduce copyrighted material that is not owned by them. Third-party material included in an article may be subject to separate copyright or licensing conditions as indicated in the relevant credit line.
Copyright © The Author(s). Published by HIGIENE: Environmental Health Journal under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
