Studi Penilaian Risiko Keselamatan Kerja di Bagian Boiler PT Indonesia Power UPJP Bali Sub Unit PLTU Barru
DOI:
https://doi.org/10.24252/higiene.v4i2.5854Abstract
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan pembangkit listrik yang banyak digunakan di Indonesia yang memanfaatkan energi panas dari uap (steam) untuk memutar sudu turbin sehingga dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik melalui generator. Salah satu bagian terpenting dari sistem pembangkit listrik tenaga uap di Barru dan memiliki risiko tinggi mengalami ledakan dan kebakaran adalah boiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penilaian risiko keselamatan kerja yang ada di PT Indonesia Power UPJP Bali Sub Unit PLTU Barru khususnya di bagian boiler. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif observasional, dimana proses identifikasi risiko bahaya menggunakan worksheet HAZOPS untuk mengidentifikasi bahaya pada mesin di boiler dan JSA untuk mengidentifikasi tahapan pekerjaan di boiler. Proses analisis risiko menggunakan metode semi kuantitatif berdasarkan AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan nilai risiko keselamatan kerja pada mesin di boiler yang didapat dari worksheet HAZOPS tertinggi dengan risk rating yaitu very high adalah pertama risiko temperatur lebih pada kompenen cyclone, kedua risiko temperatur lebih pada kompenen superheater. Nilai risiko keselamatan kerja pada tahapan pekerjaan pemeliharaan di boiler yang didapat dari worksheet JSA tertinggi dengan risk rating adalah kebocoran pada safety valve pada aktifitas pengetesan safety valve. Saran pada penelitian ini adalah mengkomunikasikan kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi PLTU terkait kebijakan K3, menerapkan secara menyeluruh tentang Standart operational procedure atau SOP Keselamatan kerja, menerapkan secara menyeluruh tentang cara mengidentfikasi bahaya di tempat kerja dengan menggunakan JSA, pengawasan lebih terhadap peralatan atau mesin yang sering mengalami kerusakan/penyimpangan dan pengawasan lebih terhadap sistem pengaman pada boiler, dengan mengawasi jadwal pemeliharaannya agar sistem pengaman boiler bekerja secara baik sesuai dengan fungsinya.
Kata Kunci : Boiler, JSA,HAZOP, Penilaian risiko, AS/NZS 4360:2004
References
Fatoni, R. (2013). Rekomendasi Standar Sistem Keselamatan untuk Steam Boiler di Pabrik Tahu. Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT), ISSN 2339-028X.
International Labour Organization (ILO). (2015). “Safety and Health at Work”. Situs
Resmi ILO. http://ilo.org/global/topics/safety-and-health-atwork/lang-en/index.htm (19 januari).
Kristianingsih, L. & Ali, M. (2013). Analisis Safety System dan Manajemen Risiko pada Steam Boiler PLTU di Unit 5 Pembangkitan Paiton, PT. YTL. Jurnal Teknik POMITS, 2(2): 356–361.
Peraturan Uap (Stoom Ordonnantie) Verordening Stoom Ordonnantie 1930 atau Peraturan Uap tahun 1930.
Pusdatinaker. sumber kecelakaan kerja menurut provinsi di indonesia triwulan II tahun 2006
PT Indonesia Power UPJP Bali Sub Unit PLTU Barru, (2014). Identifikasi dan Prioritas Bahaya Potensial.
Ramli, S. (2010). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001 (vo.1). Jakarta: Dian Rakyat.
Soputan, G.E.M. (2014). Manajemen Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Jurnal Ilmiah Media Engineering. 4 (4): 229-238.
Supriyadi dan Fauzi Ramdan (2017). Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Pada Divisi Boiler Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (Hirarc). Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health. 1(2): 161-177.
Wahyuddin, P. P., Susilawaty, A., Azriful, A., & Basri, S. (2016). Risiko Paparan Sulfur Dioksida (SO2) pada Masyarakat yang Bermukim Disekitar PT. PLN (Persero) Sektor Tello Tahun 2014. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2(1), 8-14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with HIGIENE: Environmental Health Journal retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication.
By publishing in HIGIENE, authors grant the journal a non-exclusive right to publish, reproduce, distribute, archive, preserve, and disseminate the published article as part of the permanent scholarly record.
Unless otherwise stated, articles published in HIGIENE are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to:
-
share — copy and redistribute the material in any medium or format; and
-
adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose,
provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated.
If the material is remixed, transformed, or adapted, the resulting work must be distributed under the same or a compatible license.
Proper attribution should include, where available, the author(s), article title, journal title, year of publication, volume and issue, DOI, and applicable Creative Commons license.
Authors may deposit and disseminate the published version of their article through institutional repositories, personal or academic websites, scholarly networks, and other appropriate platforms, provided that the original publication in HIGIENE: Environmental Health Journal is properly acknowledged and the DOI or official article link is included where available.
Authors are responsible for obtaining permission to reproduce copyrighted material that is not owned by them. Third-party material included in an article may be subject to separate copyright or licensing conditions as indicated in the relevant credit line.
Copyright © The Author(s). Published by HIGIENE: Environmental Health Journal under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
