JALUR KESENJANGAN MENUJU PERTUMBUHAN: ANALISIS MEDIASI RASIO GINI ATAS PENGANGGURAN, GENDER, DAN PENDIDIKAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.24252/icor.v5i02.72334Abstract
When discussing the concept of economic development, issues related to economic growth and income inequality are always interesting and important, especially in developing countries like Indonesia, where improving both economic growth and income distribution is a crucial priority. Therefore, this study aims to examine the factors influencing Indonesia's economic growth through the lens of income inequality. This research employs a quantitative approach using data sourced from the Indonesian Statistics Agency (BPS). Path analysis method is applied to analyze the relationships between variables, with the Gini ratio positioned as an intervening variable rather than a direct predictor, distinguishing this study from prior research that treats inequality solely as an independent determinant of growth. The statistical test results show that the open unemployment rate, gender development index, and average years of schooling have both partial and simultaneous significant effects on economic growth. Meanwhile, these variables partially do not affect the Gini ratio but collectively do influence it significantly. These findings imply that inclusive growth policy in Indonesia should prioritize expanding equitable access to education and gender-responsive employment programs, rather than relying solely on unemployment reduction, since education and gender development exert a stronger and more consistent influence on both income distribution and growth outcomes.
Keywords: Open Unemployment Rate, Gini Ratio, Gender Development, Economic Growth
Downloads
References
Adiningtyas, R. F., & Budyanra. (2020). Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah, Persentase Penduduk Miskin, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. Seminar Nasional Official Statistics.
Ahluwalia, M. S. (1976). Income Distribution and Development: Some Stylized Facts. American Economic Review, 66(2), 128-135.
Aktaria, E., & Handoko, B. S. (2012). Ketimpangan Gender dalam Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 12(2), 194.
Alesina, A., & Rodrik, D. (1994). Distributive Politics and Economic Growth. The Quarterly Journal of Economics, 109(2), 465-490. https://doi.org/10.2307/2118470
Amalia, S. (2014). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi terhadap Pengangguran Terbuka dan Kemiskinan di Kota Samarinda. Jurnal Ekonomi, 5(2), 173-182.
Angzila, F. D. (2020). Pengaruh IPM, Inflasi, Jumlah Penduduk Miskin, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Indeks Rasio Gini Jawa Timur 2013-2017 [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Arif, A. A. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketimpangan Distribusi Pendapatan Antarprovinsi di Pulau Sumatera Tahun 2014-2016 [Skripsi]. Universitas Islam Indonesia.
Arora, R. U. (2012). Gender Inequality, Economic Development and Globalization: A State Level Analysis of India. The Journal of Developing Areas, 46, 147-164.
Arsyad, L. (1999). Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. BPFE Yogyakarta.
Astuti, I. Y., Istiyani, N., & Yuliati, L. (2019). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Inflasi, dan Pertumbuhan Penduduk terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia. Jurnal Ekonomi, 18(1), 52-62.
Azwar. (2016). Pertumbuhan Inklusif di Provinsi Sulawesi Selatan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Indonesia, 9(2), 1-31.
Badan Pusat Statistik. (2020a). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2020.
Badan Pusat Statistik. (2020b). Pertumbuhan Ekonomi.
Badan Pusat Statistik. (2020c). Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Indonesia September 2020.
Badan Pusat Statistik. (2021a). Metadata Indikator Indeks Pembangunan Gender. https://sirusa.bps.go.id/sirusa/index.php/indikator/14
Badan Pusat Statistik. (2021b). Metadata Indikator Rasio Gini. https://sirusa.bps.go.id/sirusa/index.php/indikator/22
Badriah, L. S. (n.d.). Ketimpangan Distribusi Pendapatan Kaitannya dengan Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Sustainable Competitive Advantage, 232-248.
Baharuddin, A. H., Ismail, R. A. G., & Ghani, N. H. M. (2016). Economic Growth and Disparity Issues in Income and Education: A Causal Enquiry on ASEAN Countries. Institutions and Economies, 8(3), 1-36.
Barro, R. J. (2000). Inequality and Growth in a Panel of Countries. Journal of Economic Growth, 5(1), 5-32.
Becker, G. S. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education. Columbia University Press.
Boediono. (1999). Teori Pertumbuhan Ekonomi. BPFE Yogyakarta.
BPS. (2014). Kajian Indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Badan Pusat Statistik, 1-172.
BPS. (2020). Data Indonesia.
Cahyandito, M. F. (2010). Pembangunan Berkelanjutan, Ekonomi dan Ekologi, Sustainability Communication dan Sustainability Reporting. Jurnal Bisnis dan Manajemen.
Cholili, F. M. (2014). Analisis Pengaruh Pengangguran, Produk Domestik Regional Bruto, dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Jumlah Penduduk Miskin (Studi Kasus 33 Provinsi di Indonesia). Jurnal Ilmiah, 14.
City, M. (2021). Pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Indonesia. 32-44.
Connelly, R., Zhao, Y., & Jacobsen, J. (2018). The Care Economy in Post-Reform China: Feminist Research on Unpaid and Paid Work and Well-Being. Feminist Economics, 24(2), 1-30. https://doi.org/10.1080/13545701.2018.1441534
Dewi, L. (2013). Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Jumlah Penduduk, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jambi [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Dijkstra, A. G., & Hanmer, L. C. (2016). Measuring Socio-Economic Gender Inequality: Toward an Alternative to the UNDP Gender-Related Development Index. Feminist Economics, 6(2), 41-75.
Efriza, U. (2014). Analisis Kesenjangan Pendapatan Antarkabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur di Era Desentralisasi Fiskal. Jurnal Ilmiah, 16.
Elobeid, D. E. (2012). The Role of Institutions in Sustainable Development: The Experience of Sudan Economy. OIDA International Journal of Sustainable Development, 4(5), 53-68.
Fithrian, M., Syechalad, N., & Nasir, M. (2015). Analisis Pengaruh Agregat Demand dan Tingkat Pendidikan terhadap Ketimpangan Pendapatan di Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 3(3), 23-32.
Ganis, A. (2010). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesenjangan Pendapatan di Provinsi Jawa Tengah [Skripsi]. Universitas Diponegoro.
Gonzales, M., & Menendez, A. (2000). The Effect of Unemployment on Labor Earnings Inequality: Argentina in the Nineties (No. 216).
Hamid, M. (2017). Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan Antarkabupaten di Provinsi Sulawesi Barat [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Handayani, N. S., Bendesa, I. K. G., & Yuliarmi, N. N. (2016). Pengaruh Jumlah Penduduk, Angka Harapan Hidup, Rata-Rata Lama Sekolah dan PDRB per Kapita terhadap Pertumbuhan Ekonomi. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 10, 3449-3474.
Harahap, R. F. (2014). Analisis Pengaruh Ketimpangan Gender terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Tengah.
Harbison, F., & Myers, C. (1964). Education, Manpower, and Economic Growth. In Strategies of Human Resource Development.
Istikharoh, Prijanto, W. J., & Destiningsih, R. (2018). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Tingkat Pengangguran terhadap Ketimpangan Pendapatan di Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2008-2018. Directory Journal of Economic, 2, 109-125.
Iswanto, D. (2015). Ketimpangan Pendapatan Antarkabupaten/Kota dan Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ekonomi, 4(1), 41-66.
Jhingan, M. L. (2013). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan (15th ed.). PT Raja Grafindo Persada.
Klasen, S., & Lamanna, F. (2009). The Impact of Gender Inequality in Education and Employment on Economic Growth: New Evidence for a Panel of Countries. Feminist Economics, 15(3), 91-132.
Kuncoro, A. (2020). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Harian Kompas.
Kurniawan, W. (2019). Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah, Tenaga Kerja, dan Upah Minimum Kabupaten terhadap PDRB Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah Tahun 2010-2015.
Kustono, A. S., & Effendi, R. (2016). Earnings Management and Corporate Governance Case in Indonesia. Advanced Science Letters, 22, 2345-2347.
Kuznets, S. (1955). Economic Growth and Income Inequality. The American Economic Review, 45(1), 1-28.
Latifah, N., Rotinsulu, D. C., & Tumilaar, R. L. (2017). Effect of Economic Growth and Human Development Index on Unemployment Rate and Number of Poor People. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 17(2), 106-117.
Lewis, W. A. (1954). Economic Development with Unlimited Supplies of Labour. The Manchester School, 22(2), 139-191.
Mankiw, N. G. (2007). Makro Ekonomi. Erlangga.
Masruroh. (2020). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Pertumbuhan Ekonomi.
Megawangi, R. (2005). Membiarkan Berbeda? Sudut Pandang Baru tentang Relasi Gender. Mizan Media Utama.
Miftha, Z. (2020). Menelusuri Relasi Indikator Indeks Pembangunan Gender terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Ekonomi, 7, 110-129. https://doi.org/10.24252/ecc.v7i1.13919
Mulasari, F. D. (2015). Peran Gender Perempuan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008. Jurnal Ekonomi Pembangunan.
Murni, A. (2006). Ekonomika Makro. PT Refika Aditama.
Nugraheni, H. R., & Sudarwati, N. (2021). Kontribusi Pendidikan dalam Pembangunan Ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6(1).
Nugroho, S. (2014). Pengaruh Pendidikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 29(2).
Nurwijayati, N. (2017). Pengaruh Indikator Komposit Pembangunan Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi DIY. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 6(6).
Okun, A. M. (1962). Potential GNP: Its Measurement and Significance. Proceedings of the Business and Economic Statistics Section, American Statistical Association, 98-104.
Padang, L., & Murtala. (2019). Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomika Indonesia, 8(2).
Palindangan, J., & Bakar, A. (2021). Analisis Pengaruh Tingkat Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Tingkat Pengangguran di Kabupaten Mimika. Jurnal Kritis, 5(1).
Putri, I. A., & Soesatyo, Y. (2016). Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengangguran terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Surabaya. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4(16).
Putro, P. B. W., Mintarti, S., & Wijaya, A. (2017). Analisis Determinasi Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan. INOVASI, 13(2), 121-126.
Retnosari, D. (2006). Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.
Rianto, M. N. (2014). Pengaruh Pendidikan terhadap PDRB di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(1). https://doi.org/10.15408/sjie.v3i1.2062
Rutherford, M. (2001). Institutional Economics: Then and Now. Journal of Economic Perspectives, 15(3), 170-194.
Sachs, J. D. (2015). The Age of Sustainable Development. Columbia University Press.
Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (1991). Makro Ekonomi (14th ed.). Erlangga.
Santosa, P. B. (2010). Kegagalan Aliran Ekonomi Neoklasik dan Relevansi Aliran Ekonomi Kelembagaan dalam Ranah Kajian Ilmu Ekonomi.
Schultz, T. W. (1961). Investment in Human Capital. The American Economic Review, 51(1), 1-17.
Schultz, T. W. (1982). Investing in People: The Economics of Population Quality.
Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.
Setianingtias, R., Baiquni, M., & Kurniawan, A. (2019). Pemodelan Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 27(2).
Siallagan, D. Y. S. (2019). Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat [Skripsi]. Universitas Siliwangi Tasikmalaya.
Sihombing, P. R. (2018). Pemetaan Masalah Pembangunan Berkelanjutan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Indonesia: Implementasi Analisis Kluster.
Simanjuntak, F. N. (2017). Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. JDP, 10(2), 169-195.
Sitorus, A. V. Y. (2016). Dampak Ketimpangan Gender terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Sosio Informa, 2(1).
Solichin, M. R. (2013). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Perekonomian Kabupaten Mojokerto. 131-144.
Sudaryono, D. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method (2nd ed.). Rajawali Pers.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sukirno, S. (2004). Makro Ekonomi Teori Pengantar. PT Raja Grafindo Persada.
Supriyantoro, G. (2005). Analisis Ketimpangan Pendapatan Antarkabupaten-Kota di Provinsi Jawa Tengah [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.
Surya, R. Z. (2018). Pemetaan Keselarasan Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs pada Rencana Pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir. 4(1), 8-18.
Syafri, & Nadya, A. (2019). Pengaruh Faktor Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, dan Pengangguran terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Indonesia. Media Ekonomi, 27(1), 37-52.
Todaro, M. P. (2006). Pembangunan Ekonomi. Erlangga.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Economic Development. Addison Wesley.
Wahyuni, R. N. T., & Monika, A. K. (2016). Pengaruh Pendidikan terhadap Ketimpangan Pendapatan Tenaga Kerja di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 11(1), 15-28.
Whiteford, A., & Van Seventer, D. (2000). South Africa's Changing Income Distribution in the 1990's. Studies in Economics and Econometrics, 24(3), 7-30.
Widodo, H. (2015). Potret Pendidikan di Indonesia dan Kesiapannya dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia. Cendekia, 13(2).




