ANALISIS KOMPARATIF ALGORITMA AES, BLOWFISH DAN PENDEKATAN HYBRID UNTUK MENJAGA KERAHASIAAN DOKUMEN PENGADILAN AGAMA
DOI:
https://doi.org/10.24252/instek.v11i1.67053Keywords:
avalanche effect, blowfish, entropy, symmetric key cryptography, digital document, advance encryption standardAbstract
Keamanan dokumen digital menjadi aspek penting dalam menjaga kerahasiaan informasi, khususnya pada dokumen berbasis PDF. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa algoritma kriptografi AES, Blowfish dan metode hybrid yang merupakan gabungan antara AES dan Blowfish dalam mengamankan dokumen yang ada di lingkungan pengadilan agama. Pada penelitan ini, menggunakan 6 dokumen dengan kisaran ukuran 261 KB - 1,7 MB serta proses enkripsi dan dekripsi dilakukan sebanyak 5 kali iterasi untuk memperoleh hasil yang konsisten. Adapun parameter evaluasi yang digunakan meliputi waktu eksekusi enkripsi dan dekripsi, entropi dan avalanche effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AES memiliki performa terbaik dalam segi kecepatan dengan rata-rata waktu enkripsi selama 0,078 ms dan dekripsi selama 0,052 ms, yang merupakan nilai terendah dibandingkan Blowfish dan hybrid yang rata-rata waktu enkripsinya mencapai 0,554 ms. Sedangkan dari segi keamanan ketiga pendekatan tersebut menghasilkan nilai entropi yang tinggi dan relatif sama. Namun, pada hasil avalanche effect, hybrid menghasilkan nilai tertinggi mencapai 0,153, lebih unggul dibandingkan AES dan Blowfish. Dengan demikian, AES lebih unggul dalam efisiensi waktu, sedangkan hybrid lebih unggul dalam aspek keamanan.
Downloads
References
[1] Wasis, “Caesar Chiper Algorithm in Message Security,” Jurnal Inotera, vol. 11, no. 1, hlm. 66–70, Feb 2026, doi: 10.31572/inotera.Vol11.Iss1.2026.ID578.
[2] H. A. Sharath, J. Vrindavanam, S. Dana, dan S. N. Prasad, “Quantum-Resilient Cryptography: A Survey on Classical and Quantum Algorithms,” IEEE Access, vol. 13, hlm. 172854–172877, 2025, doi: 10.1109/ACCESS.2025.3612982.
[3] M. Habib Maulana, M. Tahir, N. Farrohah, F. Maulana, dan R. Rurye Aprilianyani, “Perancangan Sistem Keamanan File Menggunakan Hybrid Encryption untuk Perlindungan Data,” Jurnal Restikom : Riset Teknik Informatika dan Komputer, vol. 7, no. 1, hlm. 87–96, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://restikom.nusaputra.ac.id
[4] D. Ramakrishna dan M. Ali Shaik, “A Comprehensive Analysis of Cryptographic Algorithms: Evaluating Security, Efficiency, and Future Challenges,” IEEE Access, vol. 13, hlm. 11576–11593, 2025, doi: 10.1109/ACCESS.2024.3518533.
[5] A. P. Indraka dan M. A. Romli, “Keamanan Arsip Kelurahan Bumijo Menggunakan Metode Advanced Encryption Standard (AES 128) Berbasis Web,” MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, vol. 5, no. 1, hlm. 232–241, Des 2024, doi: 10.57152/malcom.v5i1.1728.
[6] D. E. Ramadhani, P. Nurul Sabrina, dan H. Ashaury, “Implementasi Algoritma Enkripsi Blowfish dan Rijndael dalam Pengamanan File Text,” Jurnal Locus: Penelitian & Pengabdian, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl
[7] M. Zuna, A. Wulansari, dan A. B. Putra, “Perbandingan Algoritma Kriptografi Simetris dan Asimetris Dalam Keamanan Data Digital,” Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, vol. 10, no. 1, 2026.
[8] F. Dwi Insani dan M. Dwi Anggraeni, “Analisis Kinerja Algoritma Advanced Encryption Standard (AES) Encryption dan Algoritma Blowfish pada Proses Enkripsi dan Dekripsi,” Jurnal TRANSFORMASI, vol. 21, no. 2, hlm. 147–156, 2025.
[9] F. Rifaldy, H. P. Limbong, M. Firjatullah, R. A. Gading, I. Prayoga, dan I. Rusydi, “Perbandingan Algoritma DES, AES, IDEA, dan Blowfish Berdasarkan Panjang Kunci dan Ciphertext Sebagai Indikator Keamanan Data,” JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation, vol. 4, no. 1, 2026.
[10] P. Daffa Dwiyansah, F. Fathurrohman, N. Alfikry, dan J. Sunupurwa Asri, “A Comparative Analysis of the Advanced Encryption Standard (AES) 128-, 192-, and 256-Bit Algorithms in Digital Data Security,” Jurnal Multidisiplin Sahombu, vol. 6, no. 02, hlm. 176–182, 2026.
[11] R. Sabilillah Saputra dkk., “Analisis Komparasi Performansi Algoritma Kriptografi RSA dan AES pada Keamanan Data Teks,” 2026.
[12] N. Muzakki dan N. Rochmah Dyah Puji Astuti, “Optimasi Kunci Kriptografi XOR menggunakan Metode Hibrida Algoritma Genetika dan Simulated Annealing Optimization of XOR Cryptographic Keys using a Hybrid Genetic Algorithm and Simulated Annealing,” Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi, 2026, [Daring]. Tersedia pada: http://sistemasi.ftik.unisi.ac.id
[13] M. N. Z. Soleh, “Kriptografi Homomorfik dalam Anonimisasi Data untuk Pengolahan Data pada Sistem E-Voting,” Jurnal Masyarakat Informatika, vol. 15, no. 2, hlm. 107–124, Nov 2024, doi: 10.14710/jmasif.15.2.66317.
[14] K. Mohamed, M. N. M. Pauzi, F. H. H. M. Ali, dan S. Ariffin, “Analyse on Avalanche Effect in Cryptography Algorithm,” dalam Proceedings of the International Conference on Sustainable Practices, Development and Urbanisation (IConsPADU 2021), 16 November 2021, Universiti Selangor (UNISEL), Malaysia, European Publisher, Okt 2022, hlm. 610–618. doi: 10.15405/epms.2022.10.57.
[15] M. Adharis Adlani dan R. E. Putra, “Pengamanan Mnemonic Phrase Menggunakan Modified Advanced Encryption Standart,” Journal of Informatics and Computer Science, vol. 03, 2022.
[16] R. Fadlan Fahira Siregar, N. Dly, S. Wulandari, P. Kurni Wati, N. Agustina Siregar, dan I. Rusydi, “Comparative Analysis of Encryption and Decryption Speed of AES and Blowfish Algorithms on Various File Size,” IJGAM: Interdisciplinary Journal of Global and Multidisciplinary, vol. 2, no. 1, 2026.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasda Nuril Mala, Eko Riyanto, Sri Lestari Ratna Anugraheni, Eka Ardhianto, Aji Supriyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

