ANALISIS PENERAPAN AKAD WADIAH DAN MUDHARABAH PADA PRODUK TABUNGAN BPRS DAYA ARTHA MENTARI LAWANG
ANALISIS PENERAPAN AKAD WADIAH DAN MUDHARABAH PADA PRODUK TABUNGAN BPRS DAYA ARTHA MENTARI LAWANG
DOI:
https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i2.62667Abstract
Abstrak
BPRS Daya Artha Mentari Lawang adalah salah satu bank syariah yang hanya menyediakan produk dan layanan sesuai dengan prinsip Al-Quran serta aturan syariat Islam, sehingga menghindari segala bentuk yang bertentangan. Bank ini menawarkan berbagai jenis tabungan yang berbasis pada dua kontrak pokok. Pertama, kontrak Mudharabah atau bagi hasil, yang diterapkan pada Tabungan At-Tiin, At-Taat, dan Umroh Reguler. Di sini, nasabah berperan sebagai penyedia dana (shahibul maal). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan akad Wadiah dan Mudharabah pada produk simpanan yang ditawarkan oleh BPRS Daya Artha Mentari Lawang. Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran penting dalam menyediakan layanan perbankan yang sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis karakteristik, mekanisme, serta implementasi kedua akad dalam berbagai jenis produk tabungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad Mudharabah diterapkan pada produk Tabungan At Tiin, At Taat, dan Umroh Reguler dengan sistem bagi hasil, sedangkan akad Wadiah digunakan pada produk Tabungan Haji dan Tabungan Qurban dengan prinsip titipan. Penerapan kedua akad tersebut telah disesuaikan dengan fatwa DSN-MUI, serta memberikan kemudahan dan manfaat bagi nasabah dalam melaksanakan kegiatan ibadah maupun investasi sesuai syariat Islam.
Kata Kunci: Akad Wadiah, Akad Mudharabah, Tabungan Syariah, BPRS, Perbankan Syariah
Abstract
BPRS Daya Artha Mentari Lawang is a sharia-compliant bank that provides products and services in accordance with the principles of the Quran and Islamic law, avoiding any conflict of interest. The bank offers various types of savings based on two main contracts. First, the Mudharabah contract, or profit-sharing, applies to At-Tiin, At-Taat, and Regular Umrah Savings. Here, the customer acts as the fund provider (shahibul maal). This study aims to examine in-depth the application of Wadiah and Mudharabah contracts in the savings products offered by BPRS Daya Artha Mentari Lawang. As a financial institution operating based on sharia principles, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) plays a crucial role in providing banking services in accordance with Islamic law. This study uses a qualitative descriptive method, focusing on analyzing the characteristics, mechanisms, and implementation of these two contracts in various types of savings products. The research results show that the Mudharabah contract is applied to the At Tiin, At Taat, and Regular Umrah Savings products with a profit-sharing system, while the Wadiah contract is used for the Hajj Savings and Qurban Savings products with a deposit principle. The implementation of both contracts has been adjusted to the DSN-MUI fatwa and provides convenience and benefits for customers in carrying out worship and investment activities in accordance with Islamic law.
Keywords: Wadiah Contract, Mudharabah Contract, Sharia Savings, BPRS, Sharia Banking.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eka Aprilia Dewitasari, Claudyea Fatimatuh Zuhro, Ifdlolul Maghfur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Once an article was published in the journal, the author(s) are:
- to retain copyright and grant to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead wider dissemination of the work, with an acknowledgement of its initial publication in this journal
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-NC-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work.





