ANALISIS PENERAPAN AKAD WADIAH DAN MUDHARABAH PADA PRODUK TABUNGAN BPRS DAYA ARTHA MENTARI LAWANG

ANALISIS PENERAPAN AKAD WADIAH DAN MUDHARABAH PADA PRODUK TABUNGAN BPRS DAYA ARTHA MENTARI LAWANG

Penulis

  • Eka Aprilia Dewitasari Universitas Yudharta Pasuruan
  • Claudyea Fatimatuh Zuhro Universitas Yudharta Pasuruan
  • Ifdlolul Maghfur Universitas Yudharta Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i2.62667

Abstrak

BPRS Daya Artha Mentari Lawang adalah salah satu bank syariah yang hanya menyediakan produk dan layanan sesuai dengan prinsip Al-Quran serta aturan syariat Islam, sehingga menghindari segala bentuk yang bertentangan. Bank ini menawarkan berbagai jenis tabungan yang berbasis pada dua kontrak pokok. Pertama, kontrak Mudharabah atau bagi hasil, yang diterapkan pada Tabungan At-Tiin, At-Taat, dan Umroh Reguler. Di sini, nasabah berperan sebagai penyedia dana (shahibul maal).
            Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan akad Wadiah dan Mudharabah pada produk simpanan yang ditawarkan oleh BPRS Daya Artha Mentari Lawang. Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran penting dalam menyediakan layanan perbankan yang sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis karakteristik, mekanisme, serta implementasi kedua akad dalam berbagai jenis produk tabungan.
            Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad Mudharabah diterapkan pada produk Tabungan At Tiin, At Taat, dan Umroh Reguler dengan sistem bagi hasil, sedangkan akad Wadiah digunakan pada produk Tabungan Haji dan Tabungan Qurban dengan prinsip titipan. Penerapan kedua akad tersebut telah disesuaikan dengan fatwa DSN-MUI, serta memberikan kemudahan dan manfaat bagi nasabah dalam melaksanakan kegiatan ibadah maupun investasi sesuai syariat Islam.

Diterbitkan

2026-01-29

Terbitan

Bagian

Volume 7 Nomor 2 Januari 2026