PRUDENTIAL SYARIAH DALAM PERSPEKTIF FIQH MU‘ĀMALAH: STUDI TERHADAP AKAD DAN MEKANISME PENGELOLAAN DANA

Authors

  • Zulfadli Sultan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ramdani Nur Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sulaeman Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Lince Bulutoding Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.65012

Abstract

Abstrak

Perkembangan asuransi syariah di Indonesia mendorong lahirnya berbagai produk berbasis akad syariah, salah satunya melalui Prudential Syariah sebagai pelaku utama industri takaful nasional. Meskipun demikian, penggunaan multi-akad serta mekanisme pengelolaan dana peserta masih memerlukan kajian normatif untuk menilai kesesuaiannya dengan prinsip fiqh mu‘āmalah dan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis akad yang digunakan dalam produk Prudential Syariah, mengkaji mekanisme pengelolaan dana peserta dan dana tabarru’, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip fiqh mu‘āmalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis dokumen terhadap polis, RIPLAY, serta laporan tahunan Prudential Syariah. Analisis dilakukan secara normatif–fiqhiyah dan komparatif terhadap fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prudential Syariah pada umumnya telah menerapkan akad tabarru’, wakālah bil ujrah, dan mudhārabah secara sesuai dengan prinsip syariah. Namun demikian, diperlukan penguatan pada aspek transparansi ujrah, literasi akad bagi peserta, serta tata kelola surplus underwriting agar lebih sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah.

Kata kunci: Asuransi Syariah; Prudential Syariah; Fiqh Mu‘āmalah; Akad; Pengelolaan Dana; DSN-MUI.

 

Abstract

The development of sharia insurance in Indonesia has encouraged the birth of various sharia contract-based products, one of which is through Prudential Syariah as the main player in the national takaful industry. However, the use of multi-contracts and the mechanisms for managing participant funds still require normative studies to assess their conformity with the principles of mu'āmalah fiqh and the DSN-MUI fatwa. This research aims to analyze the types of contracts used in Prudential Syariah products, examine the mechanism for managing participant funds and tabarru' funds, and assess their conformity with the principles of mu'āmalah fiqh. This research uses a qualitative approach with literature study methods and document analysis of policies, RIPLAY, and Prudential Syariah annual reports. The analysis was carried out normatively – fiqhiyah and comparatively against the DSN-MUI fatwa. The research results show that Prudential Syariah has generally implemented the tabarru', wakālah bil ujrah, and mudhārabah contracts in accordance with sharia principles. However, strengthening aspects of ujrah transparency, contract literacy for participants, and underwriting surplus management are needed to better align with the maqāṣid al-syarī‘ah.

Keywords: Sharia Insurance; Prudential Syariah; Fiqh Mu‘āmalah; Contracts; Fund Management; DSN-MUI.

 

Downloads

Published

2026-06-23

Issue

Section

Volume 7 Nomor 3 April 2026