PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA PRODUK BERBASIS DATA: EVALUASI RISIKO, KEAMANAN PRODUK, DAN TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA ATAS KERUGIAN DIGITAL DI PAREPARE

Authors

  • Muhammad Hasim Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Zainal Said Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Muhammad Fat Murtadha Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Muhammad Ikmal Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Muhammad Rifqi Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Muh Tri Muamar Institut Agama Islam Negeri Parepare

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.68192

Abstract

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi dan transformasi ekonomi menuju era data-driven economy telah melahirkan berbagai produk dan layanan berbasis data yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, namun juga menimbulkan risiko baru yang mengancam hak dan keamanan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan mekanisme evaluasi risiko, standar keamanan produk digital, serta konstruksi tanggung jawab hukum pelaku usaha atas kerugian digital yang dialami konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, yang dikombinasikan antara penelitian lapangan dan studi kepustakaan, dilaksanakan di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang ada saat ini belum secara spesifik mengatur standar teknis evaluasi risiko dan keamanan produk digital, sehingga menimbulkan kekosongan norma yang merugikan konsumen, terutama dalam hal pembuktian kesalahan dan ganti rugi atas kerugian non-fisik. Berdasarkan analisis menggunakan teori tanggung jawab produk, teori perlindungan konsumen, teori manajemen risiko, dan teori tanggung jawab mutlak, penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penyempurnaan regulasi yang lebih rinci, penegakan hukum yang tegas, serta peningkatan literasi hukum dan digital masyarakat untuk mewujudkan perlindungan konsumen yang adaptif, komprehensif, dan berkeadilan di era ekonomi digital. Perkembangan teknologi informasi dan transformasi ekonomi menuju era data-driven economy telah melahirkan berbagai produk dan layanan berbasis data yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, namun juga menimbulkan risiko baru yang mengancam hak dan keamanan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan mekanisme evaluasi risiko, standar keamanan produk digital, serta konstruksi tanggung jawab hukum pelaku usaha atas kerugian digital yang dialami konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, yang dikombinasikan antara penelitian lapangan dan studi kepustakaan, dilaksanakan di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum yang ada saat ini belum secara spesifik mengatur standar teknis evaluasi risiko dan keamanan produk digital, sehingga menimbulkan kekosongan norma yang merugikan konsumen, terutama dalam hal pembuktian kesalahan dan ganti rugi atas kerugian non-fisik. Berdasarkan analisis menggunakan teori tanggung jawab produk, teori perlindungan konsumen, teori manajemen risiko, dan teori tanggung jawab mutlak, penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penyempurnaan regulasi yang lebih rinci, penegakan hukum yang tegas, serta peningkatan literasi hukum dan digital masyarakat untuk mewujudkan perlindungan konsumen yang adaptif, komprehensif, dan berkeadilan di era ekonomi digital.

Kata Kunci: Perlindungan Konsumen; Produk Berbasis Data; Evaluasi Risiko; Keamanan Produk; Tanggung Jawab Hukum; Kerugian Digital

 

Abstract

The development of information technology and the economic transformation toward a data-driven economy have given rise to various data-based products and services that provide convenience for the public, but also pose new risks that threaten consumer rights and security. This study aims to analyze the forms and mechanisms of risk evaluation, digital product security standards, and the construction of business actors' legal liability for digital losses experienced by consumers. The study used a qualitative approach with descriptive analytical methods, combining field research and literature review, and was conducted in Parepare City, South Sulawesi. The results indicate that the current legal framework does not specifically regulate technical standards for risk evaluation and digital product security, resulting in a normative vacuum that is detrimental to consumers, particularly regarding proving fault and compensation for non-physical losses. Based on an analysis using product liability theory, consumer protection theory, risk management theory, and strict liability theory, this study concludes that more detailed regulatory improvements, firm law enforcement, and increased legal and digital literacy are needed to realize adaptive, comprehensive, and equitable consumer protection in the digital economy era. The development of information technology and the economic transformation towards a data-driven economy have given rise to various data-based products and services that provide convenience for the public, but also pose new risks that threaten consumer rights and security. This study aims to analyze the forms and mechanisms of risk evaluation, digital product security standards, and the construction of business actors' legal liability for digital losses experienced by consumers. The study used a qualitative approach with descriptive analytical methods, combining field research and literature review, and was conducted in Parepare City, South Sulawesi. The results indicate that the current legal framework does not specifically regulate technical standards for risk evaluation and digital product security, resulting in a normative vacuum that is detrimental to consumers, particularly regarding proving fault and compensation for non-physical losses. Based on analysis using product liability theory, consumer protection theory, risk management theory, and strict liability theory, this study concludes that more detailed regulatory improvements, firm law enforcement, and increased legal and digital literacy are needed to achieve adaptive, comprehensive, and equitable consumer protection in the digital economy era.

Keywords: Consumer Protection; Data-Driven Products; Risk Evaluation; Product Security; Legal Liability; Digital Loss

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026