AKAD IJARAH PADA SEWA LAPAK PEMANCINGAN DI KOLAM GALATAMA: PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH/DSN-MUI

Authors

  • Anip Andryansyah Universitas Al-Qolalm Malang
  • Ahmad Muhtar Syarofi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Al-Qolam Malang

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.71203

Abstract

Abstract. The practice of renting fishing stalls in galatama fishing ponds represents a form of community economic activity that can be examined from the perspective of the ijarah contract. This study aims to analyze the practice of fishing stall rentals at Kolam Pancing Rilis, Sumbertaman Brongkal, and to assess its conformity with the provisions of the ijarah contract from the perspective of Islamic Economic Law. This research employed a qualitative approach using an empirical juridical research. Primary data were obtained through interviews and observations involving the fishing pond manager and stall renters, while secondary data were collected from literature on Islamic commercial jurisprudence (fiqh muamalah), the Compilation of Sharia Economic Law (Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah), DSN-MUI Fatwas, and other relevant scholarly sources. Data were analyzed descriptively using the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the practice of renting fishing stalls at Kolam Pancing Rilis generally fulfills the pillars and requirements of an ijarah contract, including the existence of contracting parties, clarity of the leased benefit, determination of ujrah (rental payment), the contract statement (sighat), and certainty regarding the period of utilization. Nevertheless, improvements in administrative aspects, particularly concerning cancellation mechanisms, stall transfers, and facility usage regulations, are still necessary to strengthen legal certainty and support the implementation of justice principles within Islamic Economic Law..

Keywords: Ijarah Contract, Fishing Stall Rental, Islamic Economic Law, Galatama Fishing.

 

Abstrak. Praktik penyewaan lapak pemancingan pada kolam galatama merupakan salah satu bentuk aktivitas ekonomi masyarakat yang berpotensi dikaji dalam perspektif akad ijarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik sewa lapak pemancingan di Kolam Pancing Rilis Sumbertaman Brongkal serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan akad ijarah dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan penelitian yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap pengelola serta penyewa lapak, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur fikih muamalah, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, Fatwa DSN-MUI, dan sumber ilmiah lainnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sewa lapak pemancingan di Kolam Pancing Rilis secara umum telah memenuhi rukun dan syarat akad ijarah, meliputi keberadaan para pihak, kejelasan objek manfaat, besaran ujrah, sighat akad, serta kepastian jangka waktu pemanfaatan. Meskipun demikian, penguatan aspek administratif, terutama terkait mekanisme pembatalan, perpindahan lapak, dan tata tertib penggunaan fasilitas, masih diperlukan guna meningkatkan kepastian hukum dan mendukung implementasi prinsip keadilan dalam Hukum Ekonomi Syariah.

 

Kata kunci: Akad Ijarah, Sewa Lapak, Kolam Galatama, Hukum Ekonomi Syariah.

 

Downloads

Published

2026-08-31

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026