ANALISIS KEBIJAKAN ASSET LIABILITY MANAGEMENT DALAM PENGENDALIAN MISMATCH ASET DAN LIABILITAS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA

Authors

  • Dera Meliana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Tri Wahyu Indah Lestari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Yani Aguspriyani UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.68100

Abstract

Abstrak

Semakin berkembangnya perbankan syariah di Indonesia membuat risiko likuiditas semakin kompleks karena ketidaksesuaian aset dan liabilitas. Stabilitas keuangan bank syariah dapat terganggu jika ada ketidaksesuaian jatuh tempo antara dana pihak ketiga jangka pendek dan pembiayaan jangka menengah dan panjang. Studi ini menyelidiki cara perbankan syariah di Indonesia menggunakan Asset Liability Management (ALMA) untuk mengatasi ketidaksesuaian aset dan liabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan studi kepustakaan dengan sumber data seperti buku, jurnal ilmiah, dan laporan resmi. Penelitian menunjukkan bahwa ALMA sangat penting untuk mengontrol risiko likuiditas, menjaga keseimbangan aset dan liabilitas, dan meningkatkan stabilitas operasi bank syariah. Asset and Liability Committee (ALCO), kualitas manajemen risiko, pengelolaan gap jatuh tempo, dan keadaan makroekonomi adalah semua faktor yang memengaruhi kinerja ALMA. Studi ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan ketahanan perbankan syariah di tengah perubahan ekonomi, diperlukan penguatan kebijakan ALMA yang terintegrasi dan responsif.

Kata Kunci: Asset Liability Management (ALMA), mismatch aset dan liabilitas, risiko likuiditas, perbankan syariah, stabilitas keuangan.

 

Abstract

The growing development of Islamic banking in Indonesia has made liquidity risk increasingly complex due to mismatches between assets and liabilities. The financial stability of Islamic banks can be compromised if there is a maturity mismatch between short-term third-party funds and medium- and long-term financing. This study investigates how Islamic banks in Indonesia use Asset Liability Management (ALMA) to address asset-liability mismatches. This study uses a descriptive qualitative approach, conducting a literature review using data sources such as books, scientific journals, and official reports. The research shows that ALMA is crucial for controlling liquidity risk, maintaining a balance between assets and liabilities, and enhancing the operational stability of Islamic banks. The Asset and Liability Committee (ALCO), risk management quality, maturity gap management, and macroeconomic conditions are all factors that influence ALMA performance. This study suggests that to increase the resilience of Islamic banking amidst economic changes, strengthening integrated and responsive ALMA policies is necessary..

Keywords: Asset Liability Management (ALMA), asset and liability mismatch, liquidity risk, Islamic banking, financial stability.

Downloads

Published

2026-06-07

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026