ANALISIS KEPATUHAN KOPERASI KELUARGA KESEHATAN SEJAHTERA SYARIAH TERHADAP PRINSIP PRINSIP SYARIAH DALAM OPERASIONALNYA ( STUDI PADA KOPERASI TANJUNG SARI KEC. JAMBI TIMUR KOTA JAMBI )
DOI:
https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i2.62339Abstrak
Abstrak
Koperasi Keluarga Kesehatan Sejahtera Syariah Jambi merupakan lembaga keuangan berbasis syariah yang menjalankan kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana spembelian barang dengan menggunakan akad murabahah, mudharabah, dan istisna. Seluruh proses layanan ini diarahkan untuk memastikan bahwa transaksi yang dilakukan memenuhi prinsip-prinsip syariah, khususnya larangan riba, keadilan dalam transaksi, serta transparansi dalam pengelolaan dana anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme dalam kegiatan operasionalnya dan untuk menilai tingkat kepatuhan koperasi dalam menjaga prinsip-prinsip syariah meskipun belum memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) secara formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi telah menjalankan operasional sesuai ketentuan syariah, tidak terdapat unsur riba, serta seluruh proses transaksi disampaikan secara jelas kepada anggota. Meskipun belum mempunyai DPS, koperasi tetap menjaga kepatuhan melalui pemahaman internal, evaluasi rutin, sehingga operasionalnya tetap berada dalam koridor syariah dan mampu menjaga kepercayaan anggota
Kata kunci : Dewan Pengawas Syariah, Kepatuhan Syariah, Koperasi Syariah
Abstract
Koperasi Keluarga Kesehatan Sejahtera Syariah Jambi is a sharia-based financial institution that conducts fund collection and financing activities for the purchase of goods using murabahah, mudharabah, and istisna contracts. All service processes are designed to ensure that transactions comply with sharia principles, particularly the prohibition of riba, fairness in transactions, and transparency in the management of members’ funds. This study aims to understand the mechanisms of the cooperative’s operational activities and to assess the level of compliance in upholding sharia principles despite the absence of a formal Sharia Supervisory Board (Dewan Pengawas Syariah/DPS). The research uses a descriptive qualitative method with a field research approach through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the cooperative has operated in accordance with sharia requirements, contains no elements of riba, and ensures that all transaction processes are clearly communicated to members. Although it does not yet have a DPS, the cooperative maintains compliance through internal knowledge and regular evaluations, thereby ensuring that its operations remain within the framework of sharia and continue to uphold member trust.
Keywords: Sharia Cooperative, Sharia Supervisory Board, Sharia Compliance
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Amelia Cyntia Putri, Nurida Isnaeni, Muhammad Roihan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Once an article was published in the journal, the author(s) are:
- to retain copyright and grant to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead wider dissemination of the work, with an acknowledgement of its initial publication in this journal
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-NC-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work.





