TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK SEWA MENYEWA TANAMAN HIAS DI KULTUR JARINGAN MA’HAD AL ZAYTUN

Authors

  • Naffisa Ulya Safitri Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia
  • Rizal Maulana Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia
  • Ahmad Asrof Fitri Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i2.62418

Abstract

Abstrak

Ma’had Al-Zaytun sebuah institusi pendidikan Islam, menawarkan layanan sewa tanaman hias untuk berbagai acara. Sistem sewa-menyewa ini dirancang untuk membantu mempercantik acara dan menciptakan suasana yang lebih alami. Sistem ini tidak hanya mencakup prosedur administrasi yang ketat, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap tahapannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk praktik sewa menyewa tanaman hias di kultur jaringan Ma’had Al-Zaytun dan tinjauan fikih muamalah tentang praktik sewa menyewa tanaman hias di kultur jaringan Ma’had Al-Zaytun. Metode penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) yang dipadukan dengan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan praktik sewa menyewa tanaman hias di Kultur jaringan Ma’had Al-Zaytun dilaksanakan dengan prosedur yang jelas dan terstruktur, mencakup pengajuan, persetujuan, Penyerahan, perawatan, hingga pengembalian tanaman. Sistem ini didukung oleh komunikasi yang baik dan panduan perawatan untuk mengatasi kendala yang mungkin muncul. Dari perspektif fikih muamalah, praktik ini telah memenuhi rukun dan syarat akad ijarah sesuai prinsip-prinsip syariat Islam, seperti adanya kerelaan kedua belah pihak, kejelasan objek sewa, serta kesepakatan harga dan tanggung jawab. Hal ini menunjukkan bahwa praktik sewa menyewa tanaman hias di Kultur Jaringan tidak hanya efektif secara operasional, tetapi juga sah secara hukum Islam..

Kata Kunci: Tinjauan Fikih muamalah, Sewa Menyewa, Kultur Jaringan Ma’had Al- Zaytun.

 

Abstract

rental services for various events. This rental system is designed to help enhance the beauty of events and create a more natural atmosphere. It not only includes strict administrative procedures but also upholds the values of honesty and responsibility at every stage. The purpose of this research is to practice the leasing of ornamental plants in the ornamental plant breeding team Kultur jaringan of Ma'had Al-Zaytun and the review of muamalah Fikih on the practice of leasing ornamental plants in the ornamental plant breeding team Kultur jaringan) of Ma'had Al-Zaytun. This research method uses field research combined with library research with a qualitative approach. The data collection procedures carried out are interviews, observation, and documentation. The results show that the ornamental plant rental practice at Kultur Jaringan Ma’had Al-Zaytun is carried out with clear and structured procedures, covering application, approval, maintenance, and return of the plants. The system is supported by good communication and care guidelines to address potential issues. From the perspective of Fikih muamalah, this practice meets the essential elements and conditions of a valid ijarah (rental) contract according to Islamic principles, such as mutual consent, clarity of the rental object, agreed price, and defined responsibilities. This indicates that the plant rental practice at Kultur Jaringan is not only operationally effective but also compliant with Islamic law.

Keywords: Review of Fikih muamalah, Lease, Kultur Jaringan Ma'had Al-Zaytun

Downloads

Published

2026-01-29

Issue

Section

Volume 7 Nomor 2 Januari 2026