OPTIMALISASI INDUSTRI MAKANAN HALAL DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA MAKASSAR (KASUS DI KAWASAN BTP)

Penulis

  • Juanda Zulqadri Sekolah Tinggi Agama Islam AGH. Sanusi Baco
  • Darnayanti Sekolah Tinggi Agama Islam AGH. Sanusi Baco
  • Imaniar Nur Fajriany S Sekolah Tinggi Agama Islam Al Bayan Sulawesi Selatan

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i2.65399

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi industri makanan halal dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Makassar, khususnya di Kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP). Makanan halal memiliki potensi besar dalam perekonomian daerah, mengingat permintaan yang tinggi dari pasar domestik maupun internasional, terutama di daerah dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Kota Makassar. Namun, sektor industri makanan halal di Kawasan BTP masih menghadapi berbagai kendala, seperti terbatasnya fasilitas produksi, rendahnya kapasitas produksi, dan kurangnya kebijakan yang mendukung pengembangan industri ini.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemerintah daerah, pelaku industri makanan halal, dan ahli ekonomi. Selain itu, penelitian ini juga melakukan observasi langsung di Kawasan BTP untuk mengidentifikasi potensi dan kendala yang dihadapi oleh pelaku industri makanan halal. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa meskipun terdapat potensi besar di Kawasan BTP, kontribusi sektor ini terhadap PAD Kota Makassar masih terbatas. Beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan untuk pengoptimalan sektor ini antara lain peningkatan infrastruktur, dukungan kebijakan yang lebih kuat, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran dan distribusi produk halal.

Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah meningkatkan fasilitas produksi, mempercepat proses sertifikasi halal, memberikan insentif kepada pelaku industri makanan halal, serta menyediakan pelatihan untuk UMKM di sektor ini. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan industri makanan halal di Kawasan BTP dapat berkontribusi lebih besar terhadap PAD dan mendorong perekonomian daerah secara berkelanjutan.

 

Diterbitkan

2026-02-06

Terbitan

Bagian

Volume 7 Nomor 2 Januari 2026