ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN SANTRIWATI BERBASIS DIGITAL DI TMI AL-AMIEN PRENDUAN PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

Penulis

  • Labibah Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Al-Amien Prenduan
  • Nurul Hidayati Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Al-Amien Prenduan

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.69285

Abstrak

Abstrak

Penggunaan uang tunai dalam aktivitas santriwati di pesantren masih menimbulkan berbagai permasalahan, seperti risiko kehilangan uang, kurang efektifnya pengawasan penggunaan dana, serta pencatatan transaksi yang membutuhkan ketelitian dan waktu lebih lama. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan keuangan santriwati berbasis digital di TMI Al-Amien Prenduan dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem E-Money yang terintegrasi dengan aplikasi SAS TMI, barcode, dan fingerprint mampu mempermudah transaksi, meningkatkan efisiensi waktu, mengurangi kesalahan pencatatan, serta memperkuat transparansi dan pengawasan keuangan santriwati. Ditinjau dari perspektif ekonomi syariah, sistem ini telah mencerminkan prinsip amanah, transparansi, dan kemaslahatan serta tidak ditemukan unsur riba dalam pelaksanaannya. Meskipun masih terdapat kendala teknis seperti gangguan jaringan, barcode yang rusak, dan fingerprint yang tidak terbaca, sistem ini dinilai efektif dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah. Oleh karena itu, pihak pesantren disarankan untuk terus meningkatkan kualitas sistem dan pendampingan pengguna guna mengoptimalkan pelaksanaannya.

Kata Kunci: ekonomi syariah, E-Money, pengelolaan keuangan digital, pesantren.

Abstract

The use of cash in Islamic boarding schools often creates risks of money loss, ineffective fund supervision, and inefficient transaction recording. This study aims to analyze the digital-based financial management system for female students at TMI Al-Amien Prenduan from an Islamic economics perspective. This research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the E-Money system integrated with the SAS TMI application, barcode, and fingerprint technology facilitates transactions, improves time efficiency, reduces recording errors, and strengthens transparency and financial supervision. From the perspective of Islamic economics, the system reflects the principles of trustworthiness, transparency, and public benefit, and no element of riba was found in its implementation. Although several technical obstacles were identified, such as network disruptions, damaged barcodes, and unreadable fingerprints, the system is considered effective and in accordance with Islamic economic principles. Therefore, the pesantren is encouraged to continuously improve system quality and user assistance to optimize its implementation.

Keywords: digital financial management, E-Money, Islamic economics, pesantren, system effectiveness.

Diterbitkan

2026-08-10

Terbitan

Bagian

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026