TINJAUAN MASLAHAH TERHADAP PROGRAM SPBUN DALAM MENDUKUNG KEBUTUHAN NELAYAN KOTA SURABAYA

Penulis

  • Zulfatus Sa’diah Universitas Darussalam Gontor
  • Salsabila Faldelia Putri Universitas Darussalam Gontor
  • Rezki Kaulan Maisurah Universitas Darussalam Gontor

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.69376

Abstrak

Laut telah menyediakan kekayaan dan potensi sumber daya alam yang melimpah. Selain dari alat tangkap, proses pengisian perbekalan melaut adalah salah satu aktivitas penting di pelabuhan perikanan. Hal ini disebabkan oleh aktivitas tersebut akan sangat menentukan dalam keberhasilan operasi penangkapan ikan oleh nelayan. Kebutuhan perbekalan melaut yang diperlukan oleh nelayan salah satunya adalah BBM. Jenis Penelitian ini kualitatif (Field Research), dengan pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan Teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pelaksaan Program SPBUN sudah berkontribusi pada penurunan biaya operasional saat melaut. Para nelayan mengungkapkan bahwa pengeluaran mereka untuk BBM kini lebih terkelola, sehingga beban biaya harian dapat diminimalisir. Dalam sehari nelayan dibatasi untuk membeli BBM di SPBUN 5liter perhari hal ini sangat selaras dengan yang dibutuhkan para nelayan untuk sekali melaut yaitu membutuhan 5liter. Ditinjau dari maslahah, BBM ini merupakan kebutuhan yang pokok bagi para nelayan, sehingga masuk dalam tingkatan Dharuriyah yaitu kebutuhan yang sangat mendasar bagi kehidupan manusia apabila kebutuhan dhoruriyah ini tidak terpenuhi, maka manusia itu akan mengalami kerusakan dan ketidak seimbangan. Kemaslahatan tersebut telah tercermin dalam lima prinsip utama yaitu Hifz ad-Din, Hifz an-Nafs, Hifz al-‘Aql, Hifz an-Nasl, dan Hifz al-Mal.

Diterbitkan

2026-07-14

Terbitan

Bagian

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026