STRATEGI PEMASARAN UMKM SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL (Studi pada Rumah Seni Santi Batik Kota Bengkulu)

Penulis

  • Sri Wahyuni Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Astri Rahma Yustianah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ade Agus Setiawan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ramdan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Uswatun Hasanah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.69500

Abstrak

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Salah satu UMKM yang berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di Kota Bengkulu adalah Rumah Seni Santi Batik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Rumah Seni Santi Batik Kota Bengkulu serta mengkaji kontribusinya terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha, karyawan, dan konsumen yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Seni Santi Batik menerapkan strategi pemasaran berdasarkan konsep bauran pemasaran (marketing mix), yang meliputi strategi produk, harga, promosi, dan distribusi. Strategi produk dilakukan melalui pengembangan batik khas Bengkulu dengan motif Besurek yang dipadukan dengan desain modern. Strategi harga diterapkan secara fleksibel berdasarkan kualitas bahan dan tingkat kerumitan motif. Strategi promosi memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business serta partisipasi dalam berbagai pameran UMKM dan kegiatan budaya. Sementara itu, strategi distribusi dilakukan melalui penjualan langsung, pemesanan daring, dan kerja sama dengan berbagai instansi. Penerapan strategi pemasaran tersebut memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja lokal, pelestarian budaya daerah, serta penguatan sektor ekonomi kreatif Kota Bengkulu. Dengan demikian, strategi pemasaran yang tepat tidak hanya mampu meningkatkan daya saing UMKM, tetapi juga berperan sebagai instrumen dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci: strategi pemasaran, UMKM, pemberdayaan ekonomi lokal, batik Besurek, ekonomi kreatif.

 

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in driving national and regional economic growth. One of the MSMEs contributing to the development of a local culture-based creative economy in Bengkulu City is Rumah Seni Santi Batik. This study aims to analyze the marketing strategies implemented by Rumah Seni Santi Batik in Bengkulu City and examine its contribution to local economic empowerment. The study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Research informants consisted of business owners, employees, and consumers selected using purposive sampling techniques. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldaña model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Rumah Seni Santi Batik implements a marketing strategy based on the marketing mix concept, which encompasses product, pricing, promotion, and distribution strategies. The product strategy is implemented through the development of Bengkulu batik with Besurek motifs combined with modern designs. The pricing strategy is applied flexibly based on the quality of the material and the complexity of the motif. The promotional strategy utilizes social media platforms such as Instagram, Facebook, and WhatsApp Business, as well as participation in various MSME exhibitions and cultural events. Meanwhile, the distribution strategy is carried out through direct sales, online ordering, and collaboration with various agencies. The implementation of this marketing strategy has a positive impact on local economic empowerment by increasing community income, absorbing local labor, preserving regional culture, and strengthening Bengkulu City's creative economy sector. Thus, an appropriate marketing strategy not only increases the competitiveness of MSMEs but also plays a role in supporting sustainable local economic development.

 

Keywords: marketing strategy, MSMEs, local economic empowerment, Besurek batik, creative economy.

Diterbitkan

2026-06-22

Terbitan

Bagian

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026