PENGARUH PDRB PER KAPITA, TENAGA KERJA FORMAL, DAN BELANJA PEMERINTAH SEKTOR KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI SUMATERA UTARA TAHUN 2016–2025

Penulis

  • Albi Sutandi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan
  • Respa Mellia Sirait Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan
  • Armin Rahmansyah Nasution Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v8i1.74311

Abstrak

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana PDRB per kapita, jumlah tenaga kerja formal, serta belanja pemerintah di bidang kesehatan mempengaruhi tingkat kemiskinan di Sumatera Utara dari tahun 2016 hingga 2025. Data sekunder berupa deret waktu dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan metode OLS melalui program EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB per kapita dan tenaga kerja formal memengaruhi tingkat kemiskinan secara negatif dan signifikan, sementara belanja pemerintah di sektor kesehatan tidak memengaruhi tingkat kemiskinan secara signifikan meskipun arahnya sesuai dengan teori. Secara bersamaan, ketiga variabel tersebut mempunyai pengaruh yang nyata dengan nilai Adjusted R squared mencapai 92,63%. Penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan strategi yang terpadu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas lapangan kerja formal, serta meningkatkan keakuratan alokasi anggaran kesehatan, agar dapat mempercepat penurunan jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara.

Kata Kunci Kemiskinan, PDRB Per Kapita, Tenaga Kerja Formal, Belanja Pemerintah Sektor Kesehatan

 

Diterbitkan

2026-11-04

Terbitan

Bagian

Volume 8 Nomor 1 Oktober 2026