Pekerja Sosial Sebagai Pendamping dalam Perlindungan Lansia

Penulis

  • sri mardianti universitas islam negeri alauddin makassar

Abstrak

Lansia merupakan kelompok usia yang menghadapi berbagai perubahan dalam aspek fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi sebagai bagian dari proses penuaan. Perubahan tersebut dapat menimbulkan berbagai tantangan, seperti menurunnya kondisi kesehatan, berkurangnya kemampuan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, keterbatasan dalam memperoleh layanan yang dibutuhkan, hingga munculnya perasaan kesepian akibat berkurangnya interaksi sosial. Dalam situasi ini, pekerja sosial memiliki peran yang penting dalam memberikan perlindungan dan dukungan bagi lansia agar tetap dapat menjalani kehidupan yang layak dan sejahtera. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran pekerja sosial dalam upaya perlindungan lansia melalui kegiatan pendampingan, konseling, advokasi, serta membantu lansia memperoleh akses terhadap berbagai layanan sosial dan kesehatan. Penulisan artikel dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai referensi yang berkaitan dengan kesejahteraan lansia dan praktik pekerjaan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pekerja sosial berperan sebagai fasilitator, mediator, advokat, dan pendamping yang membantu lansia memenuhi kebutuhan hidupnya serta mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Melalui peran tersebut, pekerja sosial dapat mendukung peningkatan kualitas hidup lansia sehingga mereka mampu hidup dengan lebih mandiri, aman, dan bermartabat. Oleh karena itu, penguatan peran pekerja sosial perlu terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas profesional serta dukungan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan lansia.

 

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-16

Terbitan

Bagian

Artikel