Penguatan Literasi dan Nilai Sosial Anak Melalui Program “Literasi Ceria” di Dusun Dukuh, Sleman, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.24252/khidmah.v6i2.68861Kata Kunci:
literasi anak, nilai sosial, pendidikan nonformal, permainan tradisional, pengabdian masyarakatAbstrak
Rendahnya keterlibatan anak dalam aktivitas membaca dan dominannya penggunaan gawai pada waktu luang menjadi masalah pendidikan nonformal di Dusun Dukuh, Kalurahan Pandowoharjo, Kabupaten Sleman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat keterlibatan literasi, kreativitas, dan nilai sosial anak melalui Program Literasi Ceria. Program dilaksanakan pada 31 Juli-30 Agustus 2025 dengan sasaran 15-20 anak usia sekolah dasar pada setiap pertemuan. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan bersama masyarakat, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi dan refleksi. Aktivitas program meliputi membaca bersama, mendongeng, menggambar, mewarnai, menyanyi, menari, permainan tradisional edukatif, dan bimbingan belajar. Ketercapaian program dievaluasi menggunakan lembar observasi, angket sederhana orang tua, wawancara informal, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Selama kegiatan, anak menunjukkan keterlibatan yang semakin konsisten dalam membaca bergiliran, menyimak dan menceritakan kembali isi cerita, mengajukan pertanyaan, mengekspresikan gagasan melalui karya seni, serta bekerja sama dan mematuhi aturan permainan. Orang tua dan tokoh masyarakat memberikan tanggapan positif dan menilai program sebagai alternatif kegiatan akhir pekan yang edukatif. Program ini menunjukkan bahwa integrasi literasi, seni, permainan tradisional, dan pendampingan belajar berpotensi menciptakan pengalaman belajar berbasis komunitas yang menyenangkan, meskipun dampak jangka panjang belum dapat disimpulkan karena durasi kegiatan terbatas.
Unduhan
Referensi
Ali, M. (2021). Traditional Games and Social Skills of Children in the Pandemic Era. JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 7(1). https://doi.org/10.30870/jpsd.v7i1.10345
Bus, A. G., van IJzendoorn, M. H., & Pellegrini, A. D. (1995). Joint Book Reading Makes for Success in Learning to Read: A Meta-Analysis on Intergenerational Transmission of Literacy. Review of Educational Research, 65(1), 1-21. https://doi.org/10.3102/00346543065001001
Clay, M. M. (2001). Change Over Time in Children’s Literacy Development. Portsmouth, NH: Heinemann.
Dalman. (2021). Keterampilan Membaca. Depok: Rajawali Pers.
Dowdall, N., Melendez-Torres, G. J., Murray, L., Gardner, F., Hartford, L., & Cooper, P. J. (2020). Shared Picture Book Reading Interventions for Child Language Development: A Systematic Review and Meta-Analysis. Child Development, 91(2), e383–e399. https://doi.org/10.1111/cdev.13225
Irmansyah, J., Lumintuarso, R., Sugiyanto, F. X., & Sukoco, P. (2020). Children’s Social Skills Through Traditional Sport Games in Primary Schools. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 39(1), 39–53. https://doi.org/10.21831/cp.v39i1.28210
Jannah, M., Febrianti, F., Maulana, S., Maharani, M., Novita, N., Oktafia, E., Karzai, I., Ramzin, R., & Ilmiawan, I. (2025). Penguatan Literasi Membaca Melalui Program Pojok Literasi Sekolah dalam PLP2 Terintegrasi KKN Pendidikan. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 9(3), 496–503. https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i3.10175
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Komalasari, M. D., Wibowo, A., & Anggraeni, D. (2018). Pendampingan Gerakan Literasi Sekolah dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(1), 58–66. https://doi.org/10.30737/jaim.v2i1.236
Lubis, M., Dewi, R. S., Ghani, F. R. A., & Paturohman, P. (2024). Asistensi Pembelajaran Literasi Bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(3), 676–684. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i3.21985
Madigan, S., Browne, D., Racine, N., Mori, C., & Tough, S. (2019). Association Between Screen Time and Children’s Performance on a Developmental Screening Test. JAMA Pediatrics, 173(3), 244–250. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2018.5056
Merga, M. K. (2017). What Would Make Them Read More? Insights from Western Australian Adolescents. Asia Pacific Journal of Education, 37(3), 409–424. https://doi.org/10.1080/02188791.2017.1352381
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd Ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Mol, S. E., Bus, A. G., de Jong, M. T., & Smeets, D. J. H. (2008). Added Value of Dialogic Parent–Child Book Readings: A Meta-Analysis. Early Education and Development, 19(1), 7–26. https://doi.org/10.1080/10409280701838603
Niklas, F., Cohrssen, C., & Tayler, C. (2016). The Sooner, The Better: Early Reading to Children. SAGE Open, 6(4), 1–11. https://doi.org/10.1177/2158244016672715
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Rahmiati, R., & Sukmawati, W. (2024). Pendampingan Gerakan Literasi Membaca Bagi Guru Sekolah Dasar. Martabe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7.
Riadi, F. S. (2021). The Effectiveness of Traditional Games on the Social Development of Elementary School Students in the Digital Age. Indonesian Journal of Primary Education, 5(2), 223–231. https://doi.org/10.17509/ijpe.v5i2.34838
Slameto. (2019). Belajar dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Snow, C. E., Burns, M. S., & Griffin, P. (Eds.). (1998). Preventing Reading Difficulties in Young Children. Washington, DC: National Academy Press. https://doi.org/10.17226/6023
Stiglic, N., & Viner, R. M. (2019). Effects of Screentime on the Health and Well-Being of Children and Adolescents: A Systematic Review of Reviews. BMJ Open, 9(1), e023191. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2018-023191
Subhananto, A., Helminsyah, H., Sari, M. D., Is, Z., & Wahyuni, R. (2024). Pendampingan Gerakan Literasi Sekolah dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 58–66. https://doi.org/10.47776/praxis.v2i1.835
Sénéchal, M., & LeFevre, J. A. (2002). Parental Involvement In The Development Of Children’s Reading Skill: A Five-Year Longitudinal Study. Child Development, 73(2), 445–460. https://doi.org/10.1111/1467-8624.00417
UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education, A Tool on Whose Terms? Paris: UNESCO.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Widaningsih, L., Malihah, E., & Adriany, V. (2022). Pendekatan Participatory Rural Appraisal dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Bagi Masyarakat di Desa Cibeureum Wetan, Sumedang. Jurnal Abmas, 22(1), 15–22. https://doi.org/10.17509/abmas.v22i1.47585
Wijayanti, S. H., Utami, N. R., & Pramesti, D. (2022). Penguatan Budaya Literasi Melalui Pengelolaan Pojok Baca Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 115-124.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







