SOSIALISASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN RASIONAL SERTA MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMAN 2 MAJENE TERKAIT RESISTENSI BAKTERI
Rosnidar Sumardi, Anisa Dwirizky Abdullah, Neng Mira Atjo, Auliah Rahmi Latif, Widya Luthfiyah, Wisdayanti, Nadya Pratiwi, Azima1, Putri Ramdaniah, Ekasari Kartika Putri Wibowo
DOI:
https://doi.org/10.24252/pabbura.v3i1.66098Kata Kunci:
Antibiotik, Resistensi, Remaja, Pengetahuan, BakteriAbstrak
ABSTRAK
Resistensi antibiotik saat ini menjadi silent pandemic bagi masyarakat dan merupakan masalah yang serius bagi Kesehatan global akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Meskipun saat ini upaya pembatasan penjualan antibiotik secara bebas sudah diberlakukan tapi tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah, utamanya pada remaja. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman remaja tentang fungsi antibiotik, aturan penggunaan, serta risiko penyalahgunaan antibiotik yang dapat menyebabkan resistensi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan dan edukasi kesehatan yang meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pemberian contoh kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Materi yang disampaikan mencakup pengertian antibiotik, perbedaan antibiotik dan obat lainnya, aturan penggunaan antibiotik yang benar, serta dampak negatif penggunaan antibiotik yang tidak sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa-siswi terhadap penggunaan antibiotik yang baik dan benar. Peserta mampu menjelaskan kembali aturan dasar penggunaan antibiotik serta menunjukkan sikap lebih bijak dalam mengonsumsi obat. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk perilaku sehat sejak usia remaja dan mendukung upaya pencegahan resistensi antibiotik di Masyarakat.
Referensi
Afriliani, T., Azizah, H., Anjani, R. P., & Ridwan, S. (2024). Sosialisasi Penggunaan Antibiotik Yang Rasional Pada Siswa/Siswi MTS Al- Hannaniyah NW Praya.
Aryansyah, A. W., Priambodo, A. A., Nisa, H., Ul’Aufa, R., & Rusdiana, N. (2025). Sosialisasi Resistensi Antibiotik Dan Pencegahannya Serta Meningkatkan Pengetahuan Terkait Resistensi Antibiotik Pada Siswa SMKN 9 Kab. Tangerang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia, 2(2), 201–205. https://doi.org/10.63004/jpmwpc.v2i2.780
Emelda, A., Yuliana, D., Maulana, A., Kurniawati, T., & Utamil, W. Y. (2023). GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI PASAR NIAGA DAYA MAKASSAR. 5.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill
Joseph, J., Boby, S., Mooyottu, S., & Muyyarikkandy, M. S. (2025). Antibiotik potentiators as a promising strategy for combating antibiotik resistance. Npj Antimicrobials and Resistance, 3(1), 53. https://doi.org/10.1038/s44259-025-00112-4
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Rencana aksi nasional pengendalian resistensi antimikroba. Kemenkes RI
Kresnapati, I. N. B. A., Novitarini, N., Kurniawan, S. Y., & Pratiwi, B. Y. H. (2025). Sosialisasi Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Tidak Tepat sebagai Upaya Pencegahan Resistensi. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 6(3), 271–281. https://doi.org/10.51673/jaltn.v6i3.2606
World Health Organization, & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Strategi nasional pengendalian resistensi antimikroba. Kementerian Kesehatan RI.
Diterbitkan
Versi
- 2026-03-31 (2)
- 2026-03-31 (1)