Peningkatan Pemahaman Masyarakat Desa Terhadap Kesehatan Melalui Kegiatan Edukasi Bahaya Minuman Berpemanis Berkemasan di Desa Pattinoang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman masyarakat Desa Pattinoang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, mengenai bahaya minuman berpemanis berkemasan melalui kegiatan edukasi. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif, penelitian ini melibatkan 100 responden dari berbagai kelompok usia. Sebelum intervensi edukasi, hanya 35% responden yang memahami risiko konsumsi gula berlebih, dan 75% di antaranya mengonsumsi minuman berpemanis lebih dari tiga kali seminggu. Setelah edukasi, pemahaman masyarakat meningkat menjadi 85%, dan frekuensi konsumsi minuman berpemanis berkurang menjadi 40%. Selain itu, 25% responden berhasil mengurangi atau menghentikan konsumsi minuman berpemanis, dan kesadaran membaca label gizi meningkat dari 20% menjadi 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Meskipun masih terdapat tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap produk alternatif yang sehat, intervensi berkelanjutan sangat diperlukan untuk mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat.







