Sosialisasi Bahaya Penggunaan Gadget Secara Berlebihan pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Babang Kecematan Larompong Kabupaten Luwu
Abstract
Meningkatnya durasi penggunaan gawai (gadget) secara tidak terkontrol pada anak usia dini di Desa Babang, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, menjadi perhatian serius karena berdampak pada kesehatan fisik dan konsentrasi belajar siswa. Minimnya edukasi mengenai literasi digital di lingkungan sekolah dan keluarga sering kali membuat anak-anak terpapar konten negatif serta mengalami penurunan interaksi sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya penggunaan gadget berlebihan serta mendorong pola penggunaan teknologi yang lebih sehat dan produktif bagi siswa SD dan MI.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di 3 Sekolah Dasar dan 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Babang dengan menggunakan pendekatan edukasi dan partisipatif. Program ini mencakup pemberian materi tentang dampak radiasi layer, risiko gangguan psikologis seperti kecanduan, hingga pentingnya pendampingan orang tua dalam aktivitas digital anak. Melalui metode diskusi interaktif dan simulasi edukatif, siswa diajak untuk mengenali Batasan waktu ideal dalam berinteraksi dengan perangkat digital.
Metode yang digunakan meliputi dua tahap utama: pertama, presentasi edukatif mengenai dampak negatif gadget bagi tumbuh kembang anak; kedua, simulasi manajemen waktu penggunaan gawai. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa akan bahaya penggunaan gadget yang berlebihan, yang ditandai dengan komitmen mereka untuk lebih memprioritaskan kegiatan belajar dan interaksi sosial secara langsung demi menjaga kesehatan serta kualitas tumbuh kembang mereka di masa depan.







