RELASI KONFLIK RUANG DAN PERILAKU PENGGUNA PADA KAFETARIA KAMPUS BERBASIS ARSITEKTUR PERILAKU
Keywords:
Arsitektur Perilaku, Adaptasi Pengguna, Konflik Ruang, Toilet Campur, Zonasi MerokokAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik ruang (spatial conflict) dan perilaku adaptasi pengguna yang timbul akibat desain fasilitas toilet campur dan ketidakjelasan zonasi area merokok di Kafetaria samping Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Fasilitas publik di lingkungan pendidikan tinggi Islam seharusnya mencerminkan nilai kesehatan, privasi, dan norma kesopanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Arsitektur Perilaku (Behavioral Architecture). Teknik pengumpulan data meliputi observasi pemetaan perilaku, observasi jejak fisik, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan dua masalah utama: (1) Desain toilet campur tanpa vestibule menyebabkan tumpang tindih sirkulasi antar gender yang menurunkan rasa aman pengguna perempuan, dan (2) Ketiadaan zonasi tegas menyebabkan asap rokok menyebar ke seluruh area makan, memicu invasi teritorial. Solusi yang diusulkan adalah redesain fasilitas dengan pemisahan fisik area wastafel, penyediaan visual screening, dan pembuatan area merokok terisolasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan lingkungan kampus.
Kata Kunci : Arsitektur Perilaku, Adaptasi Pengguna,Konflik Ruang,Toilet Campur, Zonasi Merokok