Benih Kesatuan Nusantara pada Abad Ke-17 Melalui Ajaran Tasawuf (Sebuah Studi Peran Ulama)

Abd. Rahim Yunus

Abstract


Kerajaan-kerajaan yang dibesarkan dan membesarkan Islam pada awal proses Islamisasi di Nusantara pada abad ke-16, dan ke-17 itu tidak memiliki kesatuan politik, bahkan satu dengan yang lainnya sering saling menyerang. Namun demikian, dalam beberapa aspek, mereka memiliki jaringan hubungan dan kesamaan yang mempersatukannya. Dalam tulisan ini akan dikemukakan corak ajaran Islam yang dikembangkan oleh para ulama pada abad ke-17 sebagai faktor penghubung dan persatu antara berbagai kerajaan di Nusantara

Keywords


Kerajaan Nusantara; Abad Ke-17; Ajaran Islam

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Adabiyah is indexed by:

       MAS             

Creative Commons License

This work is licensed under BY-NC-SA

__________________________________________________________
Jurnal Adabiyah
Fakultas Adab & Humaniora UIN Alauddin
ISSN Print : 1412-6141 ISSN Online : 2548-7744

Jl.H.M.Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan
Phone: (0411)841879 Fax: (0411) 8221400
Email: jurnal.adabiyah@uin-alauddin.ac.id