Interreligious Tolerance in the Perception of Maluku Muslim Society

Muhammad Amri, Risna Mosiba, Saidna Zulfiqar Bin-Tahir

Abstract


All religions teach peace and welfare to their adherents through tolerance. The religious teaching, however, can also be the trigger of interreligious conflicts as it happened in Ambon in 1999-2011. This study aims at determining whether or not the knowledge, education level, perception, and attitudes of the Ambones’ Muslim community affect the interreligious tolerance in Ambon. This research employed quantitative research using survey design. The sample of the study consisted of 100 Muslims in Ambon city. The data have been collected through a questionnaire distributed, and they have been analyzed descriptively and inferentially using the SPSS program. The results found that the knowledge, level of education, perception, and attitude of the Ambones’ Muslim community collectively had a positive impact on the interreligious tolerance amongst the Ambones’ community. However, this perception has no significant effect on tolerance partially. The results of this study contributed to prevent and manage further unpredictable of interreligious conflict in the city of Ambon, Maluku.

 

الملخص

تعلم جميع الأديان السلام والازدهار للمعتندين من خلال التسامح. ومع ذلك ، يمكن أن تكون التعاليم الدينية أيضًا محفزًا للصراع بين الأديان كما حدث في أمبون في 1999-2011. تهدف هذه الدراسة إلى تحديد ما إذا كانت المعرفة ، ومستوى التعليم ، وتصورات ومواقف المجتمع المسلم في أمبون تؤثر على التسامح بين الأديان في مالوكو. يستخدم هذا البحث البحث الكمي باستخدام تصميم المسح. تكونت عينة البحث من 100 مسلم في مدينة أمبون. تم جمع البيانات من خلال استبيان وتحليلها وصفيًا واستنتاجيًا باستخدام SPSS 19. ووجدت نتائج الدراسة أن معرفة ومستوى التعليم والإدراك وموقف المجتمع الإسلامي في أمبون بشكل جماعي كان لها تأثير إيجابي على التسامح بين الأديان بين شعب أمبون. ومع ذلك ، ليس لهذا التصور تأثير كبير على التسامح الجزئي. تساهم نتائج هذه الدراسة في منع وإدارة الصراع بين الأديان الذي لا يمكن توقعه أكثر في مدينة أمبون ، مالوكو.

الكلمات المفتاحية: التصور ، مسلمو مالوكو ، الموقف ، التسامح بين الأديان

                                                                         

Abstrak

Semua agama mengajarkan perdamaian dan kesejahteraan bagi penganutnya melalui toleransi. Namun, ajaran agama juga bisa menjadi pemicu konflik antaragama seperti yang terjadi di Ambon pada 1999-2011. Studi ini bertujuan untuk menentukan apakah pengetahuan, tingkat pendidikan, persepsi, dan sikap komunitas Muslim Ambon mempengaruhi toleransi antaragama di Maluku. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain survei. Sampel penelitian terdiri dari 100 Muslim di kota Ambon. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan program SPSS 19. Hasil penelitian menemukan bahwa pengetahuan, tingkat pendidikan, persepsi, dan sikap komunitas Muslim Ambon secara kolektif memiliki dampak positif pada toleransi antaragama di antara masyarakat Ambon. Namun, persepsi ini tidak berpengaruh signifikan terhadap toleransi secara parsial. Hasil dari penelitian ini berkontribusi untuk mencegah dan mengelola konflik antaragama yang tidak dapat diprediksi lebih lanjut di kota Ambon, Maluku.


Keywords


Muslim Perception, attitudes, inter religious tolerance

Full Text:

PDF

References


Abu-Bakar, A. 2006. Islam yang Paling Toleran: Kajian tentang Fanatisme dan Toleransi dalam Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Amri, M., Tahir, S. Z. A. B., & Ahmad, S. 2017. The Implementation of Islamic Teaching in Multiculturalism Society: A Case Study at Pesantren Schools in Indonesia. Asian Social Science, 13(6), 125.

Amri, M., Afifuddin, A., & Bin-Tahir, S. Z. 2018. Religious Pluralism of the Indonesian Traditional Islamic Education Institutions. The Journal of Social Sciences Research, 4(12), 446-450.

Arends, I.R. 2007. Teaching To Teach, seventh edition. New York. Mc Graw Hill Companies, Inc 1221 Avenue of the Americas

Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, 8th Edition. Jakarta: Rineka Cipta.

Badawi, A.Z. 1982. Mu`jam Musthalahat al-`Ulum al-Ijtima`iyat. Beirut: Maktabah Lubnan. p. 426.

Bahari, H. 2010. Toleransi Beragama Mahasiswa (Studi tentang Pengaruh Kepribadian, Keterlibatan Organisasi, Hasil Belajar Pendidikan Agama, dan Lingkungan Pendidikan terhadap Toleransi Mahasiswa Berbeda Agama pada 7 Perguruan Tinggi Umum Negeri). Ed 1 (1). Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Banawiratma, J.B. 2010. Toleransi Beragama Mahasiswa. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Bin-Tahir, S. Z., & Rinantanti, Y. 2016. Multilingual lecturers’ competence in english teaching at the university of Iqra Buru, Indonesia. Asian EFL Journal, 5, 79-92.

Bin-Tahir, S. Z., Bugis, R., & Tasiana, R. 2017. Intercultural Communication of a Multicultural Family in Buru Regency. Lingual: Journal of Language and Culture, 9(2), 8.

Bin-Tahir, S.Z. 2015. The Attitude of Santri and Ustadz toward Multilingual Education at Pesantren. International Journal of Language and Linguistics. Vol. 3, No. 4, 2015, pp. 210-216. doi: 10.11648/j.ijll.20150304.13.

Djaali, H. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. 2008. p. 3.

El-Fadl, K.A. 2003. Cita dan Fakta Toleransi Islam: Puritanisme versus Pluralisme. Bandung: Arasy.

Fatimah, E. 2006. Psikologi Perkembangan. Bandung: Pustaka Setia.

Gularnic, D.G. 1959. Webster’s World Dictionary of American Language. New York: The World Publishing Company. 1959. p. 799.

Hisyam, M, Baroto E, Husein M.K. 2006. Budaya Kewargaan Komunitas Islam di Daerah Rentan Konflik. Jakarta: LIPI Press.

Jalaluddin, R. 2008. Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2008. p. 191.

Madjid, N. 1993. Pandangan Dunia Al-Qur’an: Ajaran Tentang Harapan Kepada Allah dan Seluruh Ciptaan,” in Ahmad Syafii Maarif & Said Tuhulelei, Al- Qur’an dan Tantangan Modernitas. Cet. II, Yogyakarta: SIPRESS.

Madjid, N. 2004. Indonesia Kita, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Malik, G.F. 2001. Effords of Muslim Communities to Apply the Qur’anic Values towards World Peace: A Historical Perspective”, International Conference Presentation, at Sahid Hotel of Makassar, 1-3 Juni 2001.

Mujani, S. 2005. Benturan Peradaban: Sikap dan Perilaku Islamis Indonesia terhadap Amerika Serikat. Jakarta: Nalar. 2005. p. 92.

Munawir, A.W. 1994. Kamus al-Munawir. Yogyakarta: PP Krapyak. 1994. p. 702.

Reese, W.L. 1999. Dictionary of Philosophy and Religion: Eastern and Western Thought. Expanded Edition. New York: Humanity Books. 1999. p. 774-775.

Syarbini, A. 2011. Al-Qur’an dan Kerukunan Hidup Umat Beragama, Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sarwono, S.W. 2006. Psikologi Prasangka Orang Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2006. p. 92.

Siagian, S.H. 1993. Agama-agama di Indonesia. Semarang: Satya Wacana.

Singaribuan M. & Effendi S. 1989. Metode Penelitian Survei, Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial. Jakarta:LP3ES.

Sugiyono. S. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Taher, T. 1997. Aspiring for the Middle Path: Religious Harmony in Indonesia. Jakarta: CENSIS.




DOI: https://doi.org/10.24252/jad.v17i120i1a8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Adabiyah is indexed by:

       MAS             

Creative Commons License

This work is licensed under BY-NC-SA

__________________________________________________________
Jurnal Adabiyah
Fakultas Adab & Humaniora UIN Alauddin
ISSN Print : 1412-6141 ISSN Online : 2548-7744

Jl.H.M.Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan
Phone: (0411)841879 Fax: (0411) 8221400
Email: jurnal.adabiyah@uin-alauddin.ac.id