PERBANDINGAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DENGAN TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) PADA SISWA KELAS VII SMPN 8 BULUKUMBA

Rizki Amalia Nur

Abstract


Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan tipe Group Investigation (GI) pada siswa kelas VII SMPN 8 Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan desain pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 8 Bulukumba tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri dari tiga rombel. Dari populasi yang ada terpilih dua rombel, masing-masing rombel berjumlah 30 siswa yang mana menggunakan tekhnik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket untuk mengukur motivasi belajar siswa dengan pemberian tes hasil belajar untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa. Data dianalisis statistik secara deskriptif dan inferensial (menggunakan statistik uji-t dengan bantuan program SPSS 18.00 for windows), pada taraf signifikan lebih kecil dari 5 %  atau α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan tipe Group Investigation (GI) pada Kelas VII SMPN 8 Bulukumba. Hal ini didasarkan pada uji hipotesis dengan uji-t. hasil menunjukkan nilai thitung < ttabel = 0,002 < α (0,05). (2) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan melalui model pembelajaran kooperatif  tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan tipe Group Investigation (GI) pada Kelas VII SMPN 8 Bulukumba. Hal ini didasarkan pada uji hipotesis dengan uji-t. Hasil menunjukkan nilai thitung > ttabel = 0,312 > α (0,05).


Keywords


Two Stay Two Stray (TSTS), Group Investigation (GI), Motivasi dan Hasil Belajar, Siswa Kelas VII SMPN 8 Bulukumba

References


Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Berdiati, Ika. 2010. Model Pakem Pembelajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Widyaiswara BDK.

Churiyah, dkk. 2014. Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS). Jurnal Inspirasi Pendidikan. Universitas Kanjuruhan Malang.

Hamalik, Oemar. 2001. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Huda, Miftahul. 2014. Cooperatif Learning. Metode, Teknik, Struktur dan Model Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jufri. 2010. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe two stay – two stray (TSTS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta didik Materi Pokok Segi Empat Kelas VII C MTS Taqwal Ilah Tembalang Tahun Pelajaran 2009/2010. Skripsi. Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang

Johnson, DW & Johnson, RT. 1991. Learning Together And Alone, Cooperative, Competitive, and Individualistic Learning. (Third Edition). Boston: Allyn and Bacon.

Lie, Anita. 2008. Cooperatif Learning (Mempraktekkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas). Jakarta: Grasido.

Mirza, Faishal. 2008. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS) Untuk meningkatkan 5 unsur Pembelajaran Kooperatif dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X-B Semester II MAN 3 Malang. Skripsi. Malang: Program Studi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Tidak Diterbitkan.

Nurkhasanah, Lina. Dkk. 2013. Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dan Think Pair Square (TPSq) Melalui Pemanfaatan Peta Konsep Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Sistem Koloid Kelas XI SMA N 4 Magelang Tahun Ajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol.2 No. 2 Tahun 2013

Roger, E.W.B. Olsen, & S. Kagan. 1992. “About Cooperatif Learning: Cooperatif Languange Learning.” Kessler, C. (ed). Cooperatif Language Learning: A Teacher’s Resource Book. New Jersey: Prentice Hall. Inc. Hlm 8.

Sudjana, Nana. 1989. Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suprijono A. 2010. Cooperative Learning. Jakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Slavin, R. 2014. Cooperative Learning: Teori, Riset, and Praktis (Terjemahan dari Cooperative Learning: Theory, Research, dan Practice. Terjemahan oleh Yusron, Nurilita. Bandung: Nusa Media.

Uno, Hamzah B. 2009. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wena, M. 2009. Strategi Pembelajaran Kontemporer suatu tinjauan Konseptual Operasional. Bumi Aksara: Jakarta.

Yuniar, Irma. dkk. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray disertai Media Audio-Visual Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi Siswa Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Biologi. Volume 4, Nomor 1, 40-55 (http://ras-eko.blogspot.com/2011/05/model-pembelajaran-kooperatif -tipe-two.html




DOI: https://doi.org/10.24252/jbiotek.v6i1a9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Biotek

Jurnal Biotek is indexed by:


        ________________________________________________________

Jurnal Biotek

Jurusan Pendidikan Biologi (Department of Biology Education)

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

ISSN Print: 2354-9106 ISSN Online: 2581-1827

Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Email: jurnal.biotek@uin-alauddin.ac.id