PEMBANGUNAN PERMUKIMAN KOLONIAL BELANDA DI JAWA : SEBUAH TINJAUAN TEORI

Dimas Wihardyanto, Ikaputra Ikaputra

Abstract


Abstrak_Kota-kota di Indonesia yang tumbuh dan berkembang pada masa pendudukan Belanda memiliki pola permukiman yang khas yaitu memiliki pembagian wilayah permukiman berdasar penggolongan etnis. Warga Belanda dan kaum kulit putih sebagai warga kelas satu mendapatkan prioritas untuk menikmati kawasan permukiman yang tertata dan memiliki infrastruktur yang relatif lengkap untuk jamannya. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) dan Pemerintah Kolonial Belanda merupakan pemilik kewenangandari Kerajaan Belanda dalam melakukan pendudukan terhadap Indonesia yang memiliki perbedaan zaman, karakter dan cara pandang. Pada tulisan kali ini akan dibahas perbedaan karakteristik pembangunan permukiman kolonial Belanda pada masa VOC dan Pemerintah Kolonial Belanda melalui metode konten analisis. Dari kajian yang dilakukan diketahui bahwasanya terdapat perbedaan pendekatan pembangunan permukiman kolonial Belanda berdasarkan visi dan misi penjajahan dari VOC atau Pemerintah Kolonial Belanda di Indonesia.Pada masa VOC, permukiman dibangun secara mandiri untuk memenuhi aspek keamanan dalam perdagangan, berbeda pada masa Pemerintah Kolonial Belanda yang mulai bekerjasama dengan swasta dan lebih memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan selain keamanan guna melanggengkan usaha kolonialisasi disemua bidang dalam kehidupan. Selain itu didapatkan pula karakteristik umum yaitu terpisah dari permukiman etnis lain, memiliki teritori atau batas yang jelas, memiliki infrastruktur yang relatif lebih lengkap dan tertata jika dibandingkan dengan permukiman untuk etnis lain, serta berbentuk atau cenderung menggunakan pola grid untuk menata permukiman tersebut.

Kata kunci: Pembangunan Permukiman; Karakteristik Permukiman Kolonial; Kajian Literatur; VOC; Pemerintah Kolonial Belanda.

 

Abstract_ Cities in Indonesia that grew and developed during the Dutch occupation had a distinctive pattern of settlements that is the division of settlements based on ethnic classification. Dutch citizens and white people as first-class citizens get priority to enjoy the settlement area that is arranged and has a relatively complete infrastructure for its era. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) and the Dutch Colonial Government are the owners of the authority of the Kingdom of the Netherlands in occupying Indonesia which has different times, characters and perspectives. This article discusses the different characteristics of the construction of Dutch colonial settlements during the VOC and the Dutch Colonial Government through content analysis methods. From the study conducted it is known that there are differences in the approach of the construction of Dutch colonial settlements based on the vision and mission of the occupation of the VOC or the Dutch Colonial Government in Indonesia. During the VOC, settlements were built independently to meet security aspects in trade, in contrast to the Dutch Colonial Government who began working with the private sector and paid more attention to health and comfort aspects other than security in order to perpetuate colonial efforts in all areas of life. In addition, there are also general characteristics that are separate from other ethnic settlements, have clear territories or borders, have the relatively more complete infrastructure and are organized when compared to settlements for other ethnic groups, and are shaped or tend to use grid patterns to organize these settlements.

Keywords : Settlement Development; Characteristics of Colonial Settlements; Literature Review; VOC; Dutch Colonial Government


Keywords


Settlement Development; Characteristics of Colonial Settlements; Literature Review; VOC; Dutch Colonial Government

References


Cor, Passchier. 2007. Arsitektur Kolonial Di Indonesia Rujukan Dan Perkembangan.” In Masa Lalu Dalam Masa Kini : Arsitektur Indonesia. Jakarta: Netherland Architecture Institute: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Gill, Ronald. 1998. Country Houses in the 18th Century.” In Indonesian Heritage Book 6 : Architecture. Singapore: Archipelago Press.

Handinoto. 2010. Arsitektur Dan Kota-Kota Di Jawa Pada Masa Kolonial. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Leushuis, Emile. 2014. Panduan Jelajah Kota-Kota Pusaka Di Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Nas, Peter, and Martien De Vletter. 2009. Masa Lalu Dalam Masa Kini: Arsitektur Di Indonesia. PT Gramedia Pustaka Utama.

Passchier, Cor. 2012. Mencari Arsitektur Indonesia Yang Utama Pada Masa Akhir Kolonial.” In Tegang Bentang Seratus Tahun Perspektif Arsitektural Di Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Raap, Olivier Johannes. 2015. No Title. Kota Di Djawa Tempo Doeloe. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Sidharta, Amir. 2012. No Title. Ketengangan Dan Perdebatan Dalam Sejarah Arsitektur Modern Indonesia.” In Tegang Bentang Seratus Tahun Perspektif Arsitektural Di Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Silas, Johan. 2005. No TitlePerjalanan Panjang Perumahan Indonesia Dalam Dan Sekitar Abad XX.” In Kota Lama Kota Baru Sejarah Kota-Kota Di Indonesia. Yogyakarta: NIOD Netherland – Penerbit Ombak.

Soekiman, Djoko. 2011. Kebudayaan Indis Dari Zaman Kompeni Sampai Revolusi. Jakarta: Komunitas Bambu.

Suptandar, Pamuji. 2001. Arsitektur Indisch Tinggal Kenangan. Harian Kompas.

Surjomihardjo, Abdurrahman. 2008. Sejarah Perkembangan Kota Yogyakarta 1880-1930. Jakarta: Yayasan Untuk Indonesia.

Widodo, Johannes. 2007. Arsitektur Indonesia Modern : Transplantasi, Adaptasi, Akomodasi, Dan Hibridisasi.” In Masa Lalu Dalam Masa Kini : Arsitektur Di Indonesia. Jakarta: Netherland Architecture Institute – PT. Gramedia Pustaka Utama.




DOI: https://doi.org/10.24252/nature.v6i2a5

Refbacks



_____________________________________

SUPPORTED BY

 

INDEXED BY: See Google Scholar profile by clicking here.

               

Nature : National Academic Journal of Architecture, Department of Architecture, Faculty of Science and TechnologyAlauddin Islamic State University of Makassar is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, p-ISSN: 2302-6073, e-ISSN: 2579-4809

Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36, Gowa, South Sulawesi, Indonesia
Phone : +6281-241-183-51, +6285-343-616-133, Post Office: 92113
Email  : jurnalnature@uin-alauddin.ac.id