Analysis of Difficulties in Memorizing Juz 30 of the Quran Among Students at the Madin Darussalam Al-Quran Education Center (TPQ) Adiluwih District
DOI:
https://doi.org/10.24252/ip.v15i1.65570Keywords:
Faktor eksternal, Faktor internal, Juz 30, Kesulitan menghafal, Tahfiz Al-Qur’an.Abstract
Menghafal Al-Qur’an Juz 30 sering dianggap mudah karena berisi ayat-ayat pendek, namun pada kenyataannya banyak peserta didik yang masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan, faktor penyebab, serta strategi guru tahfiz dalam mengatasi kesulitan menghafal Al-Qur’an pada peserta didik TPQ Madin Darussalam Kecamatan Adiluwih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi yang dilakukan pada Desember 2025 – Januari 2026.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa surah-surah awal di Juz 30 seperti An-Naba', An-Nazi’at, Al-Muthaffifin, dan At-Takwir memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi disebabkan karena kemiripan ayat atau lafaz yang serupa, menurunnya konsentrasi akibat kelelahan dan penguasaan tajwid-makhraj yang lemah. Faktor internal yang memengaruhi kesulitan hafalan, seperti motivasi yang tidak stabil, rasa malas, muraja'ah yang tidak konsisten, dan kemampuan membaca Al-Qur’an yang belum baik. Sementara itu faktor eksternal, seperti lingkungan yang tidak kondusif, manajemen waktu yang kurang baik, penggunaan handphone berlebihan, dan kurangnya dukungan orang tua. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan pemberian motivasi peserta didik, menerapkan metode talaqqi, muraja’ah, dan tasmi’, pengaturan waktu belajar, penguatan dukungan orang tua dan peningkatan kualitas lingkungan yang nyaman dan kondusif
Downloads
References
Agusta, R. S., & Putri, E. Y. (2025). Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar dalam mengikuti mata pelajaran dasar-dasar busana siswa kelas X busana SMKN 8 Padang. Jurnal Balitbangda Lampung, 13(3), 1–12.
Agustina, M., & Y. N. (2023). Strategi peningkatan minat menghafal Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Arrahmah Curup. Jurnal Kependidikan, 14(1), 9–13.
Al-Hafidz, A. W. (2005). Bimbingan praktis menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Bumi Aksara.
Andika, R. R., et al. (2024). Kesulitan mahasiswa Prodi PAI dalam menghafal Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2(2), 360–368.
Fathurrohman, A. (2022). Strategi meningkatkan motivasi tahfiz Al-Qur’an pada pondok pesantren. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 20(1), 76–90. https://doi.org/10.37216/tadib.v20i1.542
Hasibuan, I. D., & Ilmi, D. (2023). Kesulitan siswa dalam menghafal ayat di SMP Negeri 2 Sungai Pua. Masaliq, 3(2), 215–230. https://doi.org/10.58578/masaliq.v3i2.891
Hasibuan, N. F., & Handayani, A. P. (2025). Analisis faktor-faktor penyebab siswa kesulitan dalam menghafal. Intelek Insan Cendikia, 2(4), 6470–6477.
Kusnan, et al. (2025). Sosialisasi metode cara cepat menghafal Al-Qur’an untuk anak usia dini di Yayasan Kelas Cerdas Satria Mekar Tambun Utara Bekasi. Kajian Agama Islam, 9(1), 44–50.
Mauliddiyah, N. L. (2021). Perkembangan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) di Kebon Sikep Gedangan Sidoarjo tahun 1990–2015. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(2), 1–6.
Masagus, & F., Y. H. A. (2015). Quantum tahfidz: Metode cepat dan mudah menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Emir.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). California: SAGE Publications.
Mustolih, P. S., & Warlizasusi, J. (2022). Analisis kesulitan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an (Studi pada siswa di SD Negeri 120 Rejang Lebong). Jurnal Pendidikan Guru, 4(1). https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v4i1.443
Putra, B., & Hayati, H. (2023). Problematika peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an di MAN 3 Agam Kubang Putih. Anwarul, 3(1), 97–104. https://doi.org/10.58578/anwarul.v3i1.848
Putri, R. H. (2022). Analisis kesulitan menghafal Al-Qur’an pada siswa di SDIT Cahaya Makkah Kabupaten Pasaman Barat (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Batu Sangkar.
Rahim, A., & Siregar, B. (2025). Analisis metode guru tahfiz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 5, 6035–6043.
Septrianto, W., et al. (2025). Pendampingan metode 4T 1 IM (tasmi’, tilawah, tafhim, tikrar, dan murojaah) untuk peningkatan hafalan Al-Qur’an peserta didik TPA Jannatul Firdaus Siman Ponorogo. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 561–567.
Slameto. (1988). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Bina Aksara.
Sodiq, A. M., & Widjanarko, M. (2023). Strategi coping pada santri penghafal Al-Qur’an 30 juz di Kudus. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 8(3), 186–192.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syamsuddin, E., Satrio, M., Sawaluddin, A., & Damayanti, S. (2024). Problematika peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an di Lembaga Tahfiz Al-Qur’an Tunas Hafizah Sihitang Padangsidimpuan. Jurnal Al-Qur’an dan Hadis, 1(3).
Utami, T. (2020). Problematika santri dalam menghafal Al-Qur’an di Pesantren Tahfiz Alif Ciputat Tangerang (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Viktorini. (2024). Pengaruh hafalan Juz Amma terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas IX SMP Telkom Purwokerto (Skripsi). Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Wahdini, S. R., et al. (2023). Problematika menghafal Al-Qur’an mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Wiyanda, M. W. I., & Nurfajriani, V. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 10(17), 823–826.
Yusuf, M., et al. (2024). Pendampingan pengelolaan administrasi TPQ-Madin menuju lembaga nonformal berkualitas di Desa Talun Rejoso Nganjuk. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 10–27.
Zulfa, W., Zahra, I., Ifadah, L., & Suwandi, M. A. (2025). Optimizing Juz 30 memorization through traditional Qur’anic methods: Tasmi’ and muroja’ah at Baitul Huda. Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 2, 63–68.











