PENINGKATAN KOMPENTESI PROFESIONAL DOSEN: STUDI KUALITATIF PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.24252/ip.v11i1.67279Keywords:
Dosen, Motivasi, Komitmen. Kompetensi, dan Profesional.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Pengembangan kompetensi profesional dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar; 2) Motivasi Dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar; 3) Meningkatkan kompetensi profesionalnya Komitmen Dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus (case study approach) Sumber data penelitian ini adalah 1. unsur manusia dan 2. unsur non manusia, Instrumen penelitian adalah Peneliti sendiri berfungsi sebagai instrumen kunci. Data penelitian kualitatif bersifat narasi dan teknik analisis data yang diterapkan melalui tiga jalur yaitu:1. reduksi data,2. penyajian data, dan 3. penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan empat kriteria pengujian, yaitu 1. Kredibilitas, 2. Dependabilitas, 3. Transferabilitas, dan 4. Konfirmabilitas. Temuan penelitian adalah; 1. Model Motivasi dosen yang dapat meningkatkan kompetensi profesionanya, yaitu karena adanya dorongan dari dalam diri dosen dan dari luar diri dosen. Dorongan dari dalam diri dosen adalah kejelasan karir dosen dalam jabatan structural, dan juga jabatan fungsional dosen. Sedangkan dorongan dari luar diri dosen yang sangat berpengaruh dalam hal berprestasi dan menguasai kompetensi profesional adalah Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. 2) Model komitmen seorang dosen yang dapat meningkatkan kompetensi professional mereka adalah dedikasi dan layanan landasan komitmen. Oleh karena itu untuk menciptakan komitmen seorang dosen menjadi bagunan sinergi dan utu maka Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar harus memberdayakan seluru dosen, yaitu dengan melibatkan dosen dalam pengambilan keputusan yang penting melalui senat Fakultas. 3) Peningkatan kompetensi professional dosen akan bermanfaat langsung untuk meningkatkan profesionalismenya dalam memperbaiki kualitas pendidikan. Oleh karena itu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) juga dipandang sangat berperan dalam meningkatakan komptensi professional seorang dosen. Seorang dosen perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampialan baru agar dosen tersebut dapat menghasilkan output yang kualitas
Downloads
References
Anom. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Anom. (2011). Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Anom. (2011). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Biklen, Sari Knopp and Casella, Ronnie. (2007). A Practical Guide to the Qualitative Dissertation. New York: Teachers College Press.
Bogdan, Robert C. and Biklen, Sari Knopp. (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. New York: Pearson Education, Inc.
Buchori, Muchtar. (1996). Mana yang Lebih Utama: Mengajar atau Meneliti. Jakarta: UHAMKA Press.
Creswell, John W. (2008). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. New Jersey: Pearson Education, Inc., Upper Saddler River.
Gibson, James L., at al. (2006). Organizational; Behavior, Strukture, Processes. Twelfth Edition. New York: McGraw Hill.
Ismail, M., Ilyas. (2013). Pengaruh Sarana Prasarana Akademik dan Kualitas Mengajar Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Laporan PenelitianUIN Alauddin Makassar.
Ismail, M., Ilyas, (2013). Pengaruh Kinerja Dosen Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Ismail, M., Ilyas. (2014). Pemanfaatan Aneka Sumber Belajar: Studi Kasus Pada Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Kreitner, Robert dan Angelo Kinicki, (2007). Organizational; Behavior. Seventh Edition. New York: McGraw Hill.
Marshall, Catherine, Rossman, Gretchen B. (2006). Designing Qualitative Research. London: Sage Publications.
Mcshane, Steven L., dan Mary Ann von Glinow. (2008). Organizational Behavior. New York: McGraw Hill Companies, Inc.
Miles, Mathew B and Huberman, A. Michael. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. London: Sage Publications.
Palan, R., (2007). Competenncy Management; Teknik Mengimplementasikan Manajemen SDM Berbasis Kompetensiuntuk Meningkatkan Daya sain Organisasi. Terjemahan Octa Melia Jalal. Jakarta: PPM.
Pristiwaluyo, Triyanto. (2009). Analisis Kualitas Layanan Perguruan Tinggi dan Harapan Mahasiswa Setelah Menyelesaikan Studi Di Universitas UNM. Disertasi, Universitas Negeri Jakarta.
Rosyada, Dede. (2007). Paradikma Pendidikan demokratis: sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Prenada Media. Miles, Mathew B and Huberman, A. Michael. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. London: Sage Publications.
Semiawan, Conny R. (1999). PendidikanTtinggi: Peningkatan Kemampuan Manusia Sepanjang Hayat Seoptimal Mungkin. Jakarta: Grasindo.
Silverman, David. (2001). Interpreting Qualitative Data: Methods for AnalysingTalk, Text and Interaction. London: SAGE Publications.
Sudjana, Nana. (2004). Penilaian Hasil Proses Balajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudjana S., H. Djudju. (2000). Strategi Pembelajaran. Bandung: Falah Production.
Suhadi. (2012). Pengaruh Iklim Organisasi, Motivasi Berprestasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Keinovatifan Dosen pada Asian Banking Finance, Perbanas Jakarta.Sinopsis Disertasi.Universitas Negeri Jakarta.
Tilaar, H. A. R., (1998). Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional. Dalam Perspektif Abad 21. Magelang: Tera Indonesia.











