Graduate Profile: Collection of Regional Folktales from Riau Province
Keywords:
cerita rakyat Riau, profil lulusanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerita rakyat daerah se-Provinsi Riau serta mengkaji keterkaitannya dengan delapan dimensi profil lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data berupa kutipan yang mengandung nilai profil lulusan dalam bentuk kata, frasa, kalimat, dan paragraf. Sumber data pada penelitian ini adalah kumpulan cerita rakyat s- provinsi Riau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, simak, dan catat. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 cerita rakyat ditemukan sebanyak 150 kemunculan nilai yang terdistribusi dalam delapan dimensi profil lulusan, yaitu keimanan dan ketakwaan (38 temuan), kewargaan (18), penalaran kritis (16), kreativitas (15), kolaborasi (20), kemandirian (14), kesehatan (12), dan komunikasi (17). Nilai keimanan dan ketakwaan menjadi yang paling dominan, diikuti oleh kolaborasi dan kewargaan. Penalaran kritis dan kreativitas tampak dalam kemampuan tokoh menganalisis situasi dan menghasilkan solusi, sementara kemandirian, kesehatan, dan komunikasi melengkapi pembentukan dimensi profil lulusan secara holistik. Temuan ini menunjukkan bahwa cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penanaman dimensi profil lulusan yang kontekstual dan komprehensif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep delapan dimensi profil lulusan berbasis kebijakan terbaru serta pemanfaatan cerita rakyat Riau melalui pendekatan interdisipliner pendidikan dan sastra. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran berbasis kearifan lokal yang mendukung pembentukan nilai profil lulusa peserta didik secara utuh.
Downloads
References
Abidin, Y., Mulyati, T., Yuniarti, Y., & Nurhuda, T. (2023). The effects of integrating folklore and mixed reality toward student’s cultural literacy. International Journal of Society, Culture and Language, 11(1), 307–319. https://doi.org/10.22034/ijscl.2023.1995761.2963
Affandy, H., Aminah, N. S., & Supriyanto, A. (2019). The correlation of character education with critical thinking skills as an important attribute to success in the 21st century. Journal of Physics: Conference Series, 1153(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1153/1/012132
Alber, dkk. (2025). Analisis profil pelajar Pancasila dalam teks narasi berbasis local wisdom di Riau. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(1).
Ariyani, L. F., Pamungkas, A. H., Pratama, C. B., Widjaja, S. U. M., Wahyono, H., & Haryono, A. (2021). Conformity between the choices of entering majors with employment after graduation. Journal of Physics: Conference Series, 1807(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1807/1/012027
Arjanto, P., Bafadal, I., Atmoko, A., Sunandar, A., & Senduk, F. F. W. (2023). Optimizing Indonesian education through national standards. Frontiers in Education Conference. https://doi.org/10.1109/FIE58773.2023.10342981
Arwansyah, Y. B., & Winarni, R. (2023). The functions of folklore Gunung Gamping in Indonesia. ISVS E-Journal, 10(11), 206–220. https://doi.org/10.61275/ISVSEJ-2023-10-11-14
Barnad, B., & Tedjokusumo, E. P. (2023). Reorientasi profil lulusan dan reformasi kurikulum. Jurnal Bisnis Terapan, 7(2), 230–240. https://doi.org/10.24123/jbt.v7i2.5621
Becker, D., Matz, F., & Römhild, R. (2024). Teachers as change agents. In Teacher Education in Post-Digital Times (pp. 41–57).
Berkowitz, M. W., & Hoppe, M. A. (2009). Character education and gifted children. High Ability Studies, 20(2), 131–142. https://doi.org/10.1080/13598130903358493
Bronner, S. J. (2016). Folklore: The basics. Taylor & Francis. https://doi.org/10.4324/9781315688381
Burrison, J. A. (2019). Folklore as cultural resource. https://doi.org/10.4324/9780429047817-5
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia. Pustaka Utama Grafiti.
Dillenbourg, P. (2021). Collaborative learning. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104200
Ennis, R. H. (2018). Critical thinking. Routledge.
Facione, P. A. (2020). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.
Ferdi Hasan, M., & Monita, D. (2024). Revitalisation of local wisdom. https://doi.org/10.1080/03004279.2024.2318246
Fitriani, Y., et al. (2020). Project-based learning untuk meningkatkan kreativitas siswa. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.484
Handayani, E., & Suparno. (2023). Customary law and sustainability. https://doi.org/10.22495/clgrv5i1p3
Hidayat, A., & Prasetyo, B. (2020). Peran kegiatan keagamaan dalam membentuk solidaritas sosial. Jurnal Pendidikan Sosial, 8(2), 120–130. https://doi.org/10.1234/jps.v8i2.2020
Hidayat, R., Sari, M., & Putra, A. (2020). Pembelajaran kolaboratif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 123–135. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v9i2.24567
Hindaryatiningsih, N., et al. (2025). Local wisdom in school culture. https://doi.org/10.62754/joe.v4i1.5892
Kemendikbud. (2020). Profil pelajar Pancasila. https://kurikulum.kemdikbud.go.id
Kemendikdasmen. (2025). Profil pelajar Pancasila. Jakarta.
Lestari, D., & Fauzan, A. (2020). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.23887/jpi.v9i1.2020
Lickona, T. (2013). Character education. https://doi.org/10.4324/9781410603784-32
Mu’ti, A., & Amirrachman, A. (2025). Local wisdom-based education.
Pratama, R., et al. (2021). Pendidikan kesehatan berbasis lingkungan. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.923
Rahman, F., Siregar, H., & Putri, N. (2022). Religiusitas dan perilaku prososial. Jurnal Psikologi Sosial, 10(2), 134–145. https://doi.org/10.1111/jps.v10i2.2022
Reynolds, D. F. (2015). Folklore. https://doi.org/10.1017/CCO9781139021708.016
Runco, M. A. (2020). Creativity: Theories and themes. Elsevier.
Sari, R., & Nugroho, T. (2021). Rasa syukur dan karakter religius. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 77–89. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.2021
Sternberg, R. J. (2021). The nature of creativity. Cambridge University Press.
Sudjarwo, et al. (2021). Values in folklore. https://doi.org/10.22559/folklor.1633
Sukadari, et al. (2020). Character education through local wisdom.
Swastiwi, A. W., et al. (2024). Symbolic meaning of Semah Laut. https://doi.org/10.1051/bioconf/202413407002
Usmeldi, & Amini, R. (2020). Integrated learning based on local wisdom. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1470/1/012028
Wibowo, A., Santoso, D., & Rahayu, L. (2021). Pendidikan kewargaan berbasis lingkungan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 201–212. https://doi.org/10.17977/jip.v27i3.2021











