A Phenomenological Study: Perceptions of 2025-Cohort Early Childhood Islamic Education (PIAUD) Students at UIN Sunan Kalijaga Regarding the Importance of the Ulumul Hadis (Hadith Sciences) Course for Prospective Early Childhood Educators

Authors

  • Muchtar Falahain Universitas Negeri Islam Sunan Kalijaga
  • Suismanto UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Muh. Wasith Achadi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Keywords:

Ulumul Hadis, PIAUD, studi fenomenologi, persepsi mahasiswa, calon pendidik PAUD, literasi keagamaan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Sunan Kalijaga Angkatan 2025 terhadap urgensi mata kuliah Ulumul Hadis bagi calon pendidik PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif (the lived experience) mahasiswa selama mengikuti perkuliahan Ulumul Hadis. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka (open-ended questionnaire) yang melibatkan mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang beragam, baik dari sekolah umum maupun lembaga pendidikan keagamaan. Analisis data dilakukan melalui tahapan horizonalisasi, reduksi dan eliminasi, klasterisasi tema, serta penyusunan deskripsi tekstural dan struktural.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami dinamika persepsi yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan mereka. Mahasiswa berlatar belakang non-keagamaan pada awalnya memandang Ulumul Hadis sebagai mata kuliah yang kurang relevan dengan bidang PAUD, sedangkan mahasiswa berlatar belakang pesantren dan madrasah menunjukkan respons yang lebih positif. Seiring proses pembelajaran, terjadi pergeseran kognitif yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam memahami validitas hadis dan bersikap kritis terhadap informasi keagamaan yang beredar di era digital. Meskipun demikian, mahasiswa masih menghadapi berbagai tantangan, terutama hambatan linguistik bahasa Arab, kesenjangan antara materi teoritis dengan praktik PAUD, serta keterbatasan metode pembelajaran yang aplikatif. Seluruh responden menilai bahwa penguasaan Ulumul Hadis memiliki urgensi profesional yang tinggi bagi calon guru PAUD Islam karena berkaitan dengan tanggung jawab akademik dan teologis dalam menyampaikan ajaran agama kepada anak usia dini. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum Ulumul Hadis berbasis hadis terapan (applied hadith) yang lebih kontekstual, interaktif, dan relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qaththan, S. M. (2018). Pengantar Studi Ilmu Al-Qur’an. Pustaka Al-Kautsar.

Aulia, H., Anwar, A., & Hadi, K. (2022). Nilai integrasi Islam dan sains di lembaga pendidikan Islam di Indonesia: Sekolah Islam terpadu, madrasah dan pesantren. Tafhim Al-’Ilmi, 14(1), 110–125.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016a). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016b). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Firdaus, M. T., & Suryadilaga, M. A. (2019). Integrasi Keilmuan Dalam Kritik Matan Hadis. TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 18(2), 153–176.

Formen, A. (2022). Calon Guru Paud dan Tantangan Masa Depan: Temuan Awal Pandangan Mahasiswa tentang Pendidikan Abad 21. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 17(1), 26–42.

Hardianti, E., & Listiadi, A. (2021). Pengaruh Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional Terhadap Kinerja Pengenalan Lapangan Persekolahan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 9(1), 95–103.

Husserl, E., & Moran, D. (2012). Ideas: General introduction to pure phenomenology. Routledge. https://api.taylorfrancis.com/content/books/mono/download?identifierName=doi&identifierValue=10.4324/9780203120330&type=googlepdf

Istiana, Y. (2014). Konsep-konsep dasar pendidikan anak usia dini. DIDAKTIKA: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 20(2), 90–98.

Kuantitatif, P. P. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 102–107.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. Sage publications.

Rosyad, S., & Alif, M. (2023). Hadis di era digital: Tantangan dan peluang penggunaan teknologi dalam studi hadis. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 24(2), 185–197.

Suyadi, S. (2019a). Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam perspektif neurosains: Robotik, akademik, dan saintifik. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13(2), 273–304.

Suyadi, S. (2019b). Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam perspektif neurosains: Robotik, akademik, dan saintifik. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13(2), 273–304.

Ulfah, M., Pd, M., & Windarta, L. R. P. (2025). Manajemen paud.

Yunita, Y., & Mujib, A. (2021). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam. TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 78–90.

Published

2026-10-19

How to Cite

Muchtar Falahain, Suismanto and Muh. Wasith Achadi (2026) “A Phenomenological Study: Perceptions of 2025-Cohort Early Childhood Islamic Education (PIAUD) Students at UIN Sunan Kalijaga Regarding the Importance of the Ulumul Hadis (Hadith Sciences) Course for Prospective Early Childhood Educators”, Inspiratif Pendidikan, 15(2). Available at: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Inspiratif-Pendidikan/article/view/69358 (Accessed: 23 October 2026).

Issue

Section

Artikel