EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 11 MAKASSAR

  • Besse Intan Permatasari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep matematika pada siswa yang diajar melalui penerapan model Pembelajaran Superitem di kelas X SMAN 11 Makassar, mengetahui tingkat pemahaman konsep matematika pada siswa yang diajar tanpa melalui penerapan model Pembelajaran Superitem di kelas X SMAN 11 Makassar, mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMAN 11 Makassar Tahun melalui diterapkannya model pembelajara superitem dan tanpa diterapkannya model pembelajaran superitem. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model Pembelajaran Superitem berada pada kategori tinggi, yaitu 72,46, sedangkan pada kelas yang diajar tanpa model Pembelajaran Superitem berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 62,16. Hasil analisis infrensial data menunjukkan bahwa nilai sign yang diperoleh adalah 0,027 dalam artian bahwa sign < (0,027 < 0,05) hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan diterapkannya model pembelajaran Superitem dengan siswa yang diajar tanpa diterapkannya model pembelajaran Superitem. dimana hasil belajar pada siswa yang diajar dengan model pembelajaran Superitem lebih tinggi dibanding dengan siswa yang diajar tanpa diterapkan model pembelajaran Superitem.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. (1990). Kamus besar bahasa indonesia (KBBI). Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2009). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Cet XIII. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Depdiknas. Pedoman umum sistem pengujian hasil belajar. http://www.google.com (26 Juli 2011).

Djamarah, S. B. (2008). Psikologi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hariwijaya. (2009). Meningkatkan kecerdasan matematika.Yogjakarta: Tugu.

Hasan, I. (2008). Pokok-pokok materi statistic 2. Cet Kedua. Jakarta: Bumi Aksara.

Herdian. (2009). Model pembelajaran superitem. Blog Edukasi.htm (8 Januari 2011) .

Julekha, S. (2007). Pengaruh penerapan pembelajaran berkelompok menggunakan tugas superitem terhadap peningkatan kemampuan pemahaman relasional matematik siswa sekolah menengah pertama (studi ekperimen terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Bandung). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Karmila. (2006). Pengaruh penerapan tugas bentuk superitem terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika (suatu penelitian eksperimen terhadap siswa kelas X SMAN 9 Bandung). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Lian, L. H., Wun, T. Y., & Noraini, I. (2010). Superitem test: an alternative assessment tool to assess students’ algebraic solving ability. International Journal for Mathematics Teaching and Learning (Oktober 185). [Online]: <http://www.cimt.plymouth.ac.uk/journal/default.htm>. (2011.01.28).

Masruroh, S. (2007). analisis taksonomi solo (the structure of the observed learning outcome) pada soal ujian akhir sekolah mata pelajaran fisika Di SMS Negeri Kutowinangun Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2006/2007. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Morteza, M. (2009). Teori belajar kognitif. Hasanah Weblog, diakses dari internet, tanggal 29/01/2011.

Muhkal, M. (2009). Hakikat matematika dan hakikat pendidikan matematika. Makassar: UNM.

Riduwan. (2008). Belajar mudah penelitian oleh guru-karyawan dan peneliti pemula. Cet Kelima Bandung: Alfabeta.

Rustaman, N. Y. et al., eds.,. Strategi belajar mengajar biologi. Edisi Revisi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sabri, A. (2010). Strategi belajar mengajar micro teaching. Cet ketiga. Ciputat: Quantum Teaching.

Safar, G. Tulisan yang terkait ‘mann whiteney’. www.google.com. (13 Agustus 2011).

Sahabuddin. (1999). Mengajar dan belajar. Makassar: UNM.

Slameto. (2003). Belajar dan factor-faktor yang mempengaruhinya. Cet keempat. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2004). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Cet VII. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sugiyono. (2005). Metode penelitian administrasi. Edisi XII. Bandung: Alfabeta.

Suherman, E . (2003). Strategi pembelajaran matematika kontemporer .Bandung: JICA-IMSTEP.

Supranto. (2000). Metode penelitian hukum dan statistik. Cet I. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.

Tim Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam/Direktorat Pembinaan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Umum. 2002. Metodologi pendidikan agama islam. Penerbit: Tim Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam/Direktorat Pembinaan Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren.

Tiro, M. A. (2007). Dasar-dasar statistika. Cet. XIII. Makassar: State Univesrsity of Makassar Press.

Usman, H. (2003). Pengantar statistik. Cet Ketiga. Yogyakarta: Bumi Aksara.

Published
2014-06-12
Section
Articles
Abstract viewed = 1083 times