Pengaruh Penambahan Daun Nangka (Artocarpus Heterophyllus Lam.) Ke Dalam Ransum Ternak Ruminansia Terhadap Kualitas Fisik Pakan Fermentasi
Kata Kunci:
Daun Nangka, Pakan fermentasi, Kualitas FisikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) ke dalam ransum ternak ruminansia terhadap kualitas fisik pakan fermentasi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pakan Ternak Jurusan Ilmu Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Pada bulan November hingga Desember. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari variasi penambahan daun nangka sebesar P0 (0%), P1 (10%), P2 (15%), dan P3 (20%) dalam ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun nangka berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap kualitas fisik pakan fermentasi, terutama pada parameter warna, aroma dan Ph, sedangkan tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap tekstur. Pakan fermentasi dengan penambahan daun nangka 10% menunjukkan kualitas terbaik dengan karakteristik warna hijau kekuningan, aroma segar dan pH yang optimal. Penelitian ini memberikan alternatif hijauan pakan yang dapat meningkatkan kualitas pakan ternak.
Unduhan
Referensi
Chalisty, V. D. (2021). The Effect Of Adding Molasses, Lactobacillus Plantarum, Trichoderma Viride, And Their Combination On The Chemical Composition Of Total Forage Silage. Jurnal Sains Peternakan Nusantara, 01(1), 29–36.
Ermawati, N., Yanza, Y. R., Susilawati, I., & Saefulhadjar, D. (2025). Karakteristik Fisik Dan Ph Silase Pueraria Montana Var . Lobata Dengan Penambahan Tebon Jagung , Ampas Tahu Dan Akselerator. Composite: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 10–19.
Farda, F. T., Tantalo, S., Mirandy, M., & Sirat, P. (2023). Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Pelatihan Fermentasi Pakan Rumput Pakchong Dan Daun Singkong Dengan Metode Silase Sebagai Pakan Sapi Potong Di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Jurnal Pengabdian Fakultas Per. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian, 02(02), 1–12.
Mustofa, A., Hidayat, N., & Budiarto, A. (2023). Pengaruh Kombinasi Penambahan Inokulum Effictive Microorganisme-4 (Em4) Dan Waktu Inkubasi Terhadap Kualitas Fermentasi Tongkol Jagung. Jurnal Pertanian Agros, 25(1), 676–682.
Ningsih, I. S., Chatri, M., Advinda, L., & Violita. (2023). Flavonoid Active Compounds Found In Plants Senyawa Aktif Flavonoid Yang Terdapat Pada Tumbuhan. Serambi Biologi, 8(2), 61.
Rahmawati, I., Widjaja, N., Nurjannah, S., Suryanah, S., & Permana, H. (2024). Uji Organoleptik, Jamur, Dan Ph Silase Rumput Pakchong Yang Diberi Suplemen Organik Cair Herbal. Composite: Jurnal Ilmu Pertanian, 6(2), 112–119.
Romadhon, W. (2022). Kualitas Organoleptik Silase Perpaduan Rumput Pakchong ( Pennisetum Purpureum Cv Thailand) Dan Dedak Aromatik Pada Konsentrasi Yang Berbeda.
Simanjutak, M. C. (2020). Kualitas Fisik Silase Batang Pisang Terhadap Lama Fermentasi Yang Berbeda. Jurnal Ilmu Peternakan, 1(2), 40–48.
Utomo, R. (2020). Konservasi Hijauan Pakan Dan Peningkatan Kualitas Bahan Pakan Bersih Tinggi. Gajah Mada University Press.
Wijaya, A. I., Tullah, N., Lena, M., Aditama, R. S., Prasetia, M. A., Anggriani, R., & Risfani. (2024). Analisis Pengaruh Penambahan Daun Elor Pada Kualitas Fisik Dan Kimia Silase Limbah Pertanian. Jurnal Agroristek, 7(2), 53–62.
Zambro, D. S. (2022). Kualitas Fisik Silase Berbagai Sumber Hijauan Dengan Penambahan Bahan Aditif Berbeda. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru.
