PENGARUH UPAH MINIMUM, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI DKI JAKARTA

Penulis

  • Ainun Ridhayani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Baso Iwang Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sitti Aisyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Bustan Ramli Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/icor.v7i01.70874

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Pengangguran terhadap Ketimpangan Pendapatan di DKI Jakarta. Data yang digunakan merupakan data sekunder time series periode 2005–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Upah Minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0486, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan tidak signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,9393, serta Tingkat Pengangguran berpengaruh negatif dan tidak signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,5020 terhadap ketimpangan pendapatan di DKI Jakarta. Secara simultan, variabel Upah Minimum, IPM, dan Tingkat Pengangguran berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan upah minimum cenderung meningkatkan ketimpangan pendapatan karena manfaatnya lebih banyak dirasakan oleh pekerja sektor formal dibandingkan sektor informal. Sementara itu, peningkatan kualitas pembangunan manusia dan perubahan tingkat pengangguran belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengurangi ketimpangan pendapatan. Oleh karena itu, pemerintah disarankan untuk merumuskan kebijakan upah yang lebih merata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, serta memperluas kesempatan kerja guna mewujudkan distribusi pendapatan yang lebih adil dan merata di DKI Jakarta.

 

Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan, Upah Minimum, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andrianto, B., & Setiawan, E. (2025). Income distribution inequality in Central Java 2020–2024: A panel data analysis of the role of economic growth, education, unemployment, and wages. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(6), 775–785.

Ardiani, D. R. (2024). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia terhadap ketimpangan pendapatan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Wilayah, 4, 52–62.

Ashari, N. R., Gunawan, S., & Irwan, W. (2024). Pengaruh pendidikan, pengangguran, dan kemiskinan terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Intelektualita, 13(2). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v13i2.25139

Asman, J. R. (2024). Pengaruh IPM terhadap ketimpangan pendapatan. Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan (JSEP), 1(3), 76–83.

Badan Pusat Statistik. (2025). Rasio gini Provinsi DKI Jakarta 2025. BPS Provinsi DKI Jakarta.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. Columbia University Press.

Bunga, A. (2026). Pengaruh upah minimum terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 11(204), 1228–1247.

Christono, N. A. S. A. (2023). The effect of provincial minimum wages and open unemployment rate on poverty in DKI Jakarta 2016–2023. Jurnal Wacana Ekonomi, 22(2), 1–12.

Doeringer, P. B., & Piore, M. J. (1971). Internal labor markets and manpower analysis. D.C. Heath and Company.

Emyliana. (2025). Pengaruh tingkat pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(1), 1–10.

Fatonah, A. A., & Setiawan, A. F. (2024). Indeks Pembangunan Manusia, dana alokasi umum, dan angkatan kerja. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Daerah, 8(1), 87–96.

Feriyanti, N., & Handayani, D. (2021). Pengaruh upah minimum terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 10(2), 145–160.

Filiasari, A. (2021). Pendidikan terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Banten tahun 2002-2019. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 10, 1–10.

Firdaus, M. I., Marseto, M., & Sishadiyati, S. (2021). Analisis dampak integrasi ekonomi terhadap FDI di ASEAN. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(9), 1497–1510. https://doi.org/10.36418/jiss.v2i9.404

Haerunisa, I. (2025). Pengaruh upah minimum terhadap ketimpangan dan kemiskinan di Pulau Jawa. Jurnal Ekonomi Regional, 2(11), 240–252.

Irawan, D. (2024). Investasi dan pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(3), 623–633.

Kuznets, S. (1955). Economic growth and income inequality. The American Economic Review, 45(1), 1–28.

Mer, N., & Izzati, R. Al. (2025). Minimum wage policy and poverty in Indonesia. The World Bank Economic Review, 39(1), 191–210. https://doi.org/10.1093/wber/lhae022

Okun, A. M. (1962). Potential GNP: Its measurement and significance. Proceedings of the Business and Economic Statistics Section, American Statistical Association, 98–104.

Putri, A. S. (2024). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum dan tingkat pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan di Kota Tanjungpinang. Jurnal Ekonomi Kepulauan, 7(2), 1–12.

Putri, A. E., & Susilowati, D. (2024). Determinants of the Human Development Index. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(1), 1–15.

Rahmi, J. (2022). Dampak upah minimum terhadap produktivitas tenaga kerja: Studi kasus industri manufaktur Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 13(1), 1–12.

Schultz, T. W. (1961). Investment in human capital. The American Economic Review, 51(1), 1–17.

Shapiro, C., & Stiglitz, J. E. (1984). Equilibrium unemployment as a worker discipline device. The American Economic Review, 74(3), 433–444.

Solow, R. M. (1979). Another possible source of wage stickiness. Journal of Macroeconomics, 1(1), 79–82.

Wulandari, D. A. (2025). Pengaruh upah minimum kabupaten terhadap ketimpangan. Jurnal Ekonomi Regional, 3(11), 513–520.

Wulandari, F. (2023). Pengaruh upah minimum terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Jurnal Dinamika Ekonomi dan Studi Sosial, 2(3), 539–549.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-09

Cara Mengutip

Ridhayani, A., Iwang, B., Aisyah, S., & Ramli, B. (2026). PENGARUH UPAH MINIMUM, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI DKI JAKARTA. ICOR: Journal of Regional Economics, 7(01), 25–36. https://doi.org/10.24252/icor.v7i01.70874

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama