TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK LELANG BENDA GADAI PADA PEGADAIAN SYARIAH (Studi Pada Pegadaian Syariah Cabang Hasanuddin Gowa)

Authors

  • Amalia Ramadhani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Suriyadi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.39385

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Bagaimana pandangan hukum islam terhadap praktik lelang benda pada pegadaian syariah cabang Hasanuddin Gowa.Penelitian ini  menggunakan metode Jenis penelitian yang dikategorikan kedalam jenis penelitian lapangan (field research) yaitu peneilitian yang dilakukan langsung turun kelapangan untuk mendapatkan data yang lengkap dan valid. Kemudian teknik pengumpulan data dalam skripsi ini adalah interview dan dokumentasi. Interview ini dilakukan untuk mendapatkan informasi-informasi dengan cara mewawancarai para informan-informan seperti kepala Manager Pegadaian Syariah Cabang Hasanuddin Gowa.adapun metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif yaitu dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lelang barang jaminan pada pegadaian syariah Hasanuddin Gowa telah sesuai dengan prinsip syariah setelah dikaji berdasarkan hukum Islam dan hukum positif dimana penjualan barang gadai pada dasarnya digunakan sebagai jaminan utang dan diatur di dalam Fatwa DSN MUI bahwa marhun bisa dijual untuk melunasi utang, sedangkan dalam hukum Islam barang gadai menjadi jaminan atas utang berdasarkan ketentuan KUHPerdata serta adanya instrumen perjanjian. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu dilakukan edukasi masyarakat khususnya kepada masyarakat muslim tentang instrumen gadai yang ditawarkan oleh Pegadaian Syariah Cabang Hasanuddin Gowa dan dilaksanakan telah sesuai dengan prinsip syariah dari penerapan akad rahn yang telah sesuai dengan fatwa DSN MUI, hal ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat tentang produk pegadaian syariah terutama gadai; perlunya pengawasan berkala dari lembaga yang kompeten terhadap ketaatan terhadap prinsip syariah dalam penawaran produk gadai yang ada pada Pegadaian Syariah Cabang Hasanuddin Gowa sebagai salah satu quality control untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Kata Kunci: rahn, jaminan, lelang

 

Abstract

This study aims to explain how Islamic law views the practice of auctioning objects at the Hasanuddin Gowa sharia pawnshop branch. . Then the data collection techniques in this thesis are interviews and documentation. This interview was conducted to obtain information by interviewing informants such as the Head Manager of the Sharia Pawnshop Hasanuddin Gowa Branch. The research methodology used is a qualitative methodology, namely by using interview and documentation techniques. The results of this study indicate that the auction of collateral items at the Hasanuddin Gowa sharia pawn shop is in accordance with sharia principles after being reviewed based on Islamic law and positive law where the sale of pawned goods is basically used as collateral for debt and is regulated in the DSN MUI Fatwa that marhun can be sold to pay off debt, whereas in Islamic law pawned goods are collateral for debts based on the provisions of the Civil Code and the existence of an agreement instrument. The implication of this research is that it is necessary to educate the public, especially to the Muslim community, about the pawn instruments offered by the Hasanuddin Gowa Branch Sharia Pawnshop and are carried out in accordance with sharia principles from the implementation of the rahn contract which is in accordance with the DSN MUI fatwa, this will increase public confidence about sharia pawn products especially pawnshops; the need for regular supervision from a competent institution regarding adherence to sharia principles in offering pawn products at the Hasanuddin Gowa Branch of Sharia Pawnshops as one of the quality controls to maintain public trust.

Keyboard: rahn, bail, auction.

Downloads

Published

2026-07-16

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026