POWER MOTIVATION GURU PAI DALAM MENANAMKAN AKHLAK SISWA: STUDI KASUS DI SDN KARDULUK I SUMENEP
DOI:
https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v8i1.73708Abstrak
ABSTRAK
Penanaman akhlak pada siswa sekolah dasar membutuhkan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memberikan arahan, keteladanan, dan pembinaan secara konsisten. Dalam pelaksanaannya, guru memiliki kewenangan dan pengaruh yang dapat menjadi kekuatan pedagogis apabila digunakan secara tepat dan tidak bersifat dominatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk power motivation guru PAI dalam menanamkan akhlak siswa, mengkaji rekonstruksi need for power menjadi socialized power, serta menganalisis penerapannya berdasarkan nilai-nilai pendidikan Islam di SDN Karduluk I Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai penggunaan pengaruh dan kewenangan guru dalam proses penanaman akhlak siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa power motivation guru PAI diwujudkan melalui keteladanan, pembiasaan, pendekatan personal, penerapan aturan, teguran secara santun, serta pemberian pujian dan apresiasi terhadap perilaku positif siswa. Power motivation tersebut direkonstruksi menjadi socialized power dengan mengarahkan kewenangan guru untuk membimbing, melayani, dan memberdayakan siswa melalui kegiatan sosial dan pembiasaan positif. Penerapannya juga berlandaskan nilai rahmah, al-'adl, al-hikmah, dan at-tawadhu' sehingga kewenangan guru digunakan secara edukatif, humanis, adil, dan bijaksana. Dengan demikian, power motivation guru PAI dapat menjadi kekuatan konstruktif dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan akhlak terpuji siswa.
Kata kunci: Power Motivation, Guru PAI, Akhlak Siswa, Socialized Power, Pendidikan Islam.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Masohabatul Firdausiyah, Muru'atul Afifah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Once an article was published in the journal, the author(s) are:
- to retain copyright and grant to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead wider dissemination of the work, with an acknowledgement of its initial publication in this journal
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-NC-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work.





