Analisis Nilai Koefisien Absorpsi Bunyi Material Akustik Dari Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) Sebagai Pengendali Kebisingan Menggunakan Metode Tabung Impedansi
DOI:
https://doi.org/10.24252/jft.v12i2.59154Kata Kunci:
Koefisien Absorbsi Bunyi, Kulit Kacang Tanah, Tabung Impedansi, Peredam Suara, Material akustikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai koefisien absorpsi bunyi dari komposit berbahan dasar kulit kacang tanah menggunakan metode tabung impedansi. Komposit diuji dalam tiga variasi ketebalan, yaitu 1 cm, 2 cm, dan 3 cm, untuk mengetahui pengaruh ketebalan terhadap kemampuan material dalam menyerap gelombang bunyi pada rentang frekuensi 200–1600 Hz. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan material berbanding lurus dengan peningkatan nilai koefisien absorpsi. Pada ketebalan 1 cm, nilai maksimum α sebesar 0,11 meningkat menjadi 0,34 pada ketebalan 2 cm dan mencapai 0,78 pada ketebalan 3 cm. Material akustik tersebut menunjukkan performa terbaik pada frekuensi 1600 Hz dengan ketebalan 3 cm. Hal ini menunjukkan bahwa kulit kacang tanah memiliki potensi sebagai bahan alternatif akustik ramah lingkungan
Unduhan
Referensi
[1] Karki, T. B., Manandhar, R. B., Neupane, D., Mahat, D., & Ban, P. (2024). Critical Analysis of Noise Pollution and Its Effect on Human Health. International Journal of Educational and Life Sciences, 2(2), 161–176. https://doi.org/10.59890/ijels.v2i2.1372
[2] Thompson, R., Smith, R. B., Bou Karim, Y., Shen, C., Drummond, K., Teng, C., & Toledano, M. B. (2022). Noise pollution and human cognition: An updated systematic review and meta-analysis of recent evidence. In Environment International, 158. Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.envint.2021.106905
[3] Münzel, T., Daiber, A., Engelmann, N., Röösli, M., Kuntic, M., & Banks, J. L. (2024). Noise causes cardiovascular disease: it’s time to act. Journal of Exposure Science and Environmental Epidemiology, 35, 24-33 https://doi.org/10.1038/s41370-024-00732-4
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Khesya Namira Imdani, Nurlaela Rauf

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













