Pabrikasi dan Karakterisasi Termal pada Briket Berbahan Limbah Tempurung Kelapa dengan Campuran dari Serai dan Cengkeh

Penulis

  • Sartika Mulyani Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Silvi Trisna Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Aidhia Rahmi Universitas PGRI Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.24252/jft.v12i2.50772

Kata Kunci:

cengkeh, serai, tempurung kelapa

Abstrak

Briket berpotensi sebagai pengganti bahan bakar fosil (minyak bumi) karena dapat diperbarui dalam waktu singkat, berbeda dengan minyak bumi yang terbentuk dari fosil makhluk hidup selama jutaan tahun.  Briket merupakan sumber energi alternatif dan briket dapat dibuat dalam waktu singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan briket aromaterapi dari tanaman serai dan cengkeh, serta untuk mengetahui ketahanan briket menggunakan tanaman serai dan cengkeh. Desain yang digunakan pada penelitian ini berupa eksperimen murni (true experimen). Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu rasio massa tempurung kelapa terhadap serai dan cengkeh dengan jenis perekat briket berupa tepung tapioka. Tahapan penelitian ini berupa mempersiapkan bahan baku, karbonisasi, pembriketan, dan anlisa produk. Hasil penelitian ini  diperoleh untuk  nilai kadar air pada sampel serai sebesar 1,38%, kadar abu sebesar 2,5%, dan ketahanan sebesar 27,33kgf. Pada sampel cengkeh nilai kadar air sebesar 1,36%, kadar abu 2,2%, dan ketahanan sebesar 61,22 kgf . Pada sampel campuran serai dan cengkeh nilai kadar air sebesar 1,31%, kadar abu sebesar 2,8%, ketahanan sebesar 48,6 kgf.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Ditjenbun, Statistik Perkebunan Non Unggulan Nasional. Book Statistik Perkebunan Indonesia.

[2] BPS Kab Padang Pariaman, “Data Statistik Perkebunan.”

[3] M. Marlita H, T. Vilma L, and G. Nureny, “Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang sebagai Bahan Bakar Alternatif Di Desa Kamarian Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat,” J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 2, pp. 148–157, 2022, doi: https://doi.org/10.55984/hirono.v2i2.114.

[4] F. Arkan, “Pemanfaatan tempurung kelapa untuk pembuatan briket arang sebagai potensi energi baru pengganti bahan bakar gas di desa zed kabupaten bangka,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Univ. Bangka Belitung, vol. 4, no. 2, pp. 41–45, 2017, doi: https://doi.org/10.33019/jpu.v4i2.

[5] Y. S. Alfian, Y. Tatik, and S. Saepudin, “Pengelolaan Pemanfaatan Arang Tempurung Kelapa Menjadi Briket Sederhana,” Kraith-Abdimas, vol. 6, no. 2, pp. 154–160, 2023, doi: https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v6i2.2421.

[6] Y. Haqqul, M. Muhammad, Z. Zulnazri, M. Agam, and l U. Raudhatu, “Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang Dengan Menggunakan Perekat Tepung Durian,” Chem. Eng. J. Storage (CEJS, vol. 5, no. 5, 2025, doi: https://doi.org/10.29103/cejs.v5i05.19491.

[7] A. Imam, Y. P. Arief, and Y. Sari, “Analisis Nilai Kalor Berbagai Jenis Briket Biomassa Secara Kalorimeter,” J. Reasearch Educ. Chem., vol. 4, no. 2, pp. 120–133, 2022, doi: https://doi.org/10.25299/jrec.2022.vol4(2).10735.

[8] S. C. Beneti, E. Rosset, M. L. Corazza, C. D. Frizzo, M. Di Luccio, and J. V. Oliveira, “Fractionation of citronella (Cymbopogon winterianus) essential oil and concentrated orange oil phase by batch vacuum distillation,” J. Food Eng., vol. 102, no. 4, pp. 348–354, Feb. 2011, doi: 10.1016/J.JFOODENG.2010.09.011.

[9] P. Tiadeka, “Aplikasi Biobriket Sebagai Aromaterapi Untuk Memberantas Nyamuk,” J. Herbal, Clin. Pharm. Sci., vol. 3, no. 01, p. 26, 2021, doi: 10.30587/herclips.v3i01.3100.

[10] A. S. Novianto et al., “Pemanfaatan limbah kelapa sebagai bahan baku pembuatan briket arang,” J. Pembelajaran Pemberdaya. Masy., vol. 4, no. 4, pp. 791–797, 2023, doi: 10.33474/jp2m.v4i4.20648.

[11] R. Rifdah, N. Herawati, and F. Dubron, “Making Biobriquettes From Corn Cob Waste Boiled Corn Traders And Households As Renewable Energy Fuel With Carbonization Process,” J. Distilasi, vol. 2, no. 2, p. 39, 2018.

[12] D. Sakti Putra et al., “Analisis Nilai Kalor Briket Berbahan Baku Serai Sebagai Bahan Bakar Alternatif Analysis of Calorific Value of Briquettes Made From Citronella Waste As an Alternative Fuels,” vol. 5, no. 2, pp. 197–203, 2023, [Online]. Available: http://vomek.ppj.unp.ac.id

[13] A. Muhyi, R. A. Prahmana, D. G. C. Alfian, D. J. Silitonga, and D. Supriyadi, “Aplikasi Penggunaan Serah Wangi Sebagai Bioaditif Alami untuk Karakterasi Unjuk Kerja dari Mesin Diesel,” J. Sci. Appl. Technol., vol. 3, no. 1, p. 37, 2019, doi: 10.35472/jsat.v3i1.194.

[14] B. B. Ari and W. Widi, “Pengaruh Tekanan Kompaksi dan Perekat terhadap Karakteristik Briket Limbah Daun Cengkeh,” J. Inov. Mesin, vol. 4, no. 2, pp. 2–7, 2019, doi: DOI:10.15294/jim.v3i2.52796.

[15] I. B. D. Kapelle, H. J. Sohilait, and M. L. Haluruk, “Analysis of Essential Oils from Clove Flowers and Stems (Syzygium aromaticum L.) from Saparua Island, Maluku,” Teknotan, vol. 17, no. 2, pp. 131–136, 2023, doi: 10.24198/jt.vol17n2.7.

[16] S. M. Ridjayanti, R. A. Bazenet, W. Hidayat, I. S. Banuwa, and M. Riniarti, “Pengaruh Variasi Kadar Perekat Tapioka Terhadap Karakteristik Briket Arang Limbah Kayu Sengon ( Falcataria Mollucana ),” Teknotan, vol. 6, no. 1, pp. 38–46, 2022, doi: DOI 10.24198/jt.vol17n2.7.

[17] Peraturan Menteri ESDM, Pedoman Pembuatan Dan Pemanfaatan Briket Batubara Dan Bahan Bakar Padat Berbasis Batubara. No. 47/Permenesdm/47/2006. 2006.

[18] N. S. Harahap and E. Jumiati, “Analisis Sifat Fisika dan Kimia terhadap Pembuatan Briket Arang Limbah Biji Salak dengan Variasi Perekat Tepung Tapioka dan Tepung Sagu,” J. Fis. Unand, vol. 12, no. 1, pp. 116–124, 2022, doi: 10.25077/jfu.12.1.115-123.2023.

[19] S. D. A. Febriani, F. W. Kusuma, D. E. Rahmanto, and D. A. Prasetyo, “Analisis Kualitas Briket Arang Kulit Kacang Tanah Dengan Perekat Biji Nangka,” J. Tek. Terap., vol. 1, no. 2, pp. 42–46, 2022, doi: 10.25047/jteta.v1i2.19.

[20] A. A. I. M. Dharmadewi, K. Y. Suryatini, I. G. A. Rai, I. W. Suanda, G. A. G. Wiadnyana, and I. G. A. T. Jayantika, “Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Apergillus Niger,” JST (Jurnal Sains dan Teknol., vol. 14, no. 2, pp. 211–217, 2025, doi: 10.23887/jst-undiksha.v14i2.96348.

[21] H. Iyabu, “Analisis Kandungan Minyak Atsiri Pada Kulit Buah Langsat Dengan Metode Kromatografi Gas-Spektrometer Massa,” Jambura J. Chem., vol. 4, no. 1, pp. 10–16, 2022, doi: 10.34312/jambchem.v4i1.10817.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Sartika Mulyani, Silvi Trisna, & Aidhia Rahmi. (2025). Pabrikasi dan Karakterisasi Termal pada Briket Berbahan Limbah Tempurung Kelapa dengan Campuran dari Serai dan Cengkeh. JFT : Jurnal Fisika Dan Terapannya, 12(2), 266–279. https://doi.org/10.24252/jft.v12i2.50772

Terbitan

Bagian

Artikel