INTENSITAS COPYING ANSWER PADA TES KEMAMPUAN MATEMATIKA

  • Nursalam Nursalam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

Abstract: A test taker would answer a test with three assumptions; she/he will answer the question items because of knowing, by guessing, and copying the answers from other participants (cheating). However, if the test taker does not have any access to cheat, she/he will only give answers using the first and second assumptions. This article discusses the intensity of cheating before conducting test, during taking the test, and when the tests are carried out suddenly. The results showed that the highest intensity of cheating is done by the test takers during examinations, then when the test is done suddenly and the last before taking the test.

Abstrak: Seorang peserta tes akan menjawab tes dengan tiga asumsi yaitu peserta tes akan menjawab suatu butir pertanyaan karena mengetahui, peserta menjawab tes dengan menebak, dan peserta menjawab tes karena menyalin jawaban dari peserta lain (menyontek). Akan tetapi jika peserta tes tidak memiliki akses untuk menyontek maka peserta hanya akan memberikan jawaban dengan asumsi pertama dan kedua. Artikel ini membahas intensitas menyontek sebelum pelaksanaan tes, pada saat pelaksanan tes, dan ketika tes dilaksanakan secara tiba-tiba.Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas menyontek paling tinggi dilakukan oleh peserta tes pada saat ujian berlansung kemudian ketika ujian dilakukan secara tiba-tiba atau mendadak dan terakhir adalah sebelum pelaksanaan tes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angoff, W.H., The Development of Statistical Indices for Detecting Cheaters, Journal of The American Statistical Association,69(345), 44– 49, 1974.

Bushway, A. & Nash, W. R., School Cheating Behavior, Review of Educational Research, 47(4), 623– 632, 1977.

Cizek, G. J., Cheating on tests: How to do it, detect it, and prevent it, Englewood Cliffs, NJ: Lawrence Erlbaum, 1999.

Chaplin, J.P.,Kamus Lengkap Psikologi, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1999.

Fishbein, M., dan Ajzen, I., Belief, Attitude, Intention and Behavior:: An Introduction to Theory and Research, California: Addison-Wesley Publishing, 1975.

Haryono, W., Hardjanta, G., dan Eriyani, P., Perilaku Menyontek Ditinjau dari Persepsi terhadap Intensitas Kompetisi dalam Kelas dan Kebutuhan Berprestasi, Psikodimensia. Kajian Imiah Psikologi, 2(1). 10-16. 2001.

Indarto, Y., dan Masrun, Hubungan Antara Orientasi Penguasaan dan Orientasi Performansi dengan Intensi Menyontek,Sosiosains, 17(3), 411-421. 2004.

Kartono, K., dan Gulo, D.,Kamus Psikologi, Bandung: CV. Pionir Jaya, 1987.

Poltorak, Y., Cheating Behavior among Students of Four Moscow Institutes, Higher Education, 30, 225– 246, 1995. Steiner, M. A., Cheating in School,The School Review, 40(7), 535– 546, 1932.

Sujana, Y.E., dan Wulan, R., Hubungan Antara Kecenderungan Pusat Kendali dengan Intensi Menyontek,Jurnal Psikologi, 21(2). 1-7, 1994.

Van der Linden, W.J., & Satoridona, L. A., Statistical Test for Detecting Answer Copying on Multiple-Choice Tests,Journal of Educational Measurement, 41(4), 361– 377. 2004.

Published
2012-07-01
How to Cite
Nursalam, N. (2012). INTENSITAS COPYING ANSWER PADA TES KEMAMPUAN MATEMATIKA. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 15(1), 32-40. https://doi.org/10.24252/lp.2012v15n1a3
Section
Vol. 15 No. 1
Abstract viewed = 445 times