Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset melalui Program Keagamaan, Pendidikan, dan Sosial di Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng
Abstract
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan secara multidisipliner. Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, memiliki aset sosial dan keagamaan yang memadai, namun menghadapi sejumlah persoalan berupa terbatasnya kader penghafal Al-Qur'an, rendahnya motivasi belajar anak-anak wilayah pesisir, rendahnya kesadaran lansia memanfaatkan posyandu, serta kurang aktifnya organisasi kepemudaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat pada bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial melalui program kerja yang disusun bersama pemerintah kelurahan. Pendekatan yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan pendekatan pemecahan masalah (problem-solving approach), dengan tahapan observasi, seminar program kerja, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan dilengkapi analisis SWOT. Sembilan program kerja terlaksana seluruhnya, meliputi Festival Anak Shaleh tingkat kecamatan, Raudhatul Jannah, yasinan rutin, pendampingan belajar pada empat satuan pendidikan, penyuluhan kesehatan lansia di tiga posyandu, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta bakti sosial. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterlibatan anak dan remaja pada aktivitas keagamaan, tumbuhnya motivasi belajar peserta didik, serta menguatnya interaksi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Pendekatan berbasis aset terbukti relevan diterapkan pada wilayah dengan modal sosial yang kuat namun keterbatasan sarana pendukung.







