Dinamika Peradaban Islam Barat Baghdad: Kajian Historis Dinasti Idrisiyah, Aghlabiyah, Fatimiyah, Ayyubiyah dan Mamluk
DOI:
https://doi.org/10.24252/rihlah.v14i01.63644Kata Kunci:
peradaban, Dinamika, Tradisi, Cioko, Dinasti Abbasiyah; Kekhalifahan Umayyah; Asabiyah; Abu Ja'far al-Mansur; Baghdad; Legitimasi keagamaan; Konteks sejarah, Shalahuddin Al-Ayyubi, kepemimpinan Islam, Yerusalem, perang salib, Dinasti Ayyubiyah, strategi militer.Abstrak
Kajian ini mengulas dinamika peradaban Islam di kawasan Barat Baghdad melalui studi historis terhadap Dinasti Idrisiyah, Aghlabiyah, Fatimiyah, Ayyubiyah, dan Mamluk yang menjadi pondasi penting perkembangan Islam di wilayah Maghrib dan Mesir. Setiap dinasti memiliki corak kepemimpinan dan orientasi politik yang berbeda, namun secara kolektif berperan besar dalam memperluas cakrawala intelektual, kebudayaan, dan sistem pemerintahan Islam di luar pusat kekuasaan Abbasiyah. Idrisiyah menandai awal Islamisasi di Afrika Utara dengan corak lokal yang kuat; Aghlabiyah menjadi motor kemajuan arsitektur dan militer di Ifriqiya; Fatimiyah mengangkat peran intelektualisme Ismailiyah serta mendirikan pusat ilmu di Kairo; Ayyubiyah menghadirkan sintesis antara kekuatan militer dan semangat keagamaan; sementara Mamluk memperkokoh warisan politik dan keilmuan hingga menjadi benteng penting Islam klasik. Melalui pendekatan historis-sosiologis, penelitian ini menegaskan bahwa dinamika politik dan intelektual di Barat Baghdad bukan sekadar cerminan ekspansi kekuasaan, melainkan juga proses dialog peradaban antara Islam dan kultur lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan peradaban Islam di kawasan tersebut bergerak dalam pola sinergis antara otoritas politik, tradisi ilmiah, dan daya adaptasi sosial, menjadikannya episentrum penting dalam sejarah Islam global.
Referensi
Amin, Samsul Munir, Sejarah Peradaban Islam (Amzah, 2024).
Awaad, Rania, Merve Nursoy-Demir, Abdullah Khalil, and Hosam Helal, ‘Islamic Civilizations and Plagues: The Role of Religion, Faith and Psychology during Pandemics’, Journal of Religion and Health, 62 (2023), 1379–93 <https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10943-023-01765-z>.
Bhattarai, Keshav, and Mahmoud Yousef, ‘Urbanization and Sustainability in MENA: Challenges and Pathways to Smart Cities’, in The Middle East: Past, Present, and Future (Springer, 2025), pp. 167–216.
Bosanquet, Antonia, ‘Changing Patterns of Rebellion in Aghlabid Ifriqiya’, in Between Rebels and Rulers in the Early Islamicate World: Power, Contention and Identity (Edinburgh University Press, 2024), pp. 239–62.
Darwish, Mahmoud Ahmed, ‘The Fatimid Palaces and Houses in Cairo and Fustat, Archaeological and Analytical Study’, International Journal of Cultural Inheritance & Social Sciences ISSN: 2632-7597, 5 (2023), 83–114.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Once an article was published in the journal, the author(s) are:
- granted to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead wider dissemination of the work.
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-NC-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work.




