PERBUATAN MELANGGAR HUKUM OLEH PEMERINTAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA ISLAM

  • Miftahul Jannah Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
  • Fatmawati Fatmawati Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
Keywords: Islamic Constitutional Law;, Madzalim Institute;, Unlawful Acts by the Government

Abstract

The concept of a walfare state has implications for the broader functions of the state. The expansion and application of government duties and functions sometimes causes harm to society, especially in the realm of public law. This study aims to understand the concept of unlawful acts by the government and the process of solving them with a normative legal approach and a syar'i approach. Unlawful acts by the ruler or government are government decisions or actions in the realm of public law that are contrary to laws and regulations and general principles of Good Governance that harm the community or civil legal entities, either in the form of exceeding authority, mixing up authority, and/or acting arbitrarily. The settlement of disputes over unlawful acts by the government is the authority of the General Court, which has then shifted to the competence of the State Administrative Court since the enactment of Supreme Court Regulation Number 2 of 2019. In Islamic law, there are several judicial institutions with different authorities, such as the tahkim institution, the al-hisbah institution, the madzalim institution, the qadha institution, and the qadhil qudha institution. However, specifically for the handling of disputes involving rulers with people, it became the authority of the madzalim institution.

References

Jurnal

Angrayni, Lysa. “Hukum Pidana Dalam Perspektif Islam Dan Perbandingannya Dengan Hukum Pidana Di Indonesia.” Hukum Islam XV, no. 1 (2015).

Awaliah, Ummu dkk., “Political Configuration and Legal Products in Indonesia in Terms of Islamic Constitutional Law.” al-Risalah 21, no. 1 (2021).

Ernawati. “Wawasan Al-Qur’an Tentang Hukum.” Lex Jurnalica 13, no. 2 (2016).

Umar, Kusnadi. “Pasal Imunitas Undang- Undang ‘Corona’dan Kewenangan Badan Pemeriksa Keuangan dalam Menetapkan Kerugian Negara.” El-Iqtishady 2, no. 1 (2020).

Buku

Agustina, Rosa. Perbuatan Melawan Hukum. Jakarta: Program Pascasarja FHUI, 2003.

Ali, Mohammad Daud. Asas-Asas Hukum Islam (hukum Islam II): Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: CV. Raja Wali, 1991.

Aripin, Jaenal. Peradilan Agama dalam Bingkai Reformasi Hukum di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2008.

Ash-Shiddieqy, T. M. Hasbi. Peradilan dan Hukum Acara Islam. Bandung: Al-ma’rif.

Basah, Sjachran. Eksistensi dan Tolok Ukur Badan Peradilan Administrasi di Indonesia. Bandung: Alumni, 2010.

Basah, Sjachran. Perlindungan Hukum Terhadap Sikap-Tindak Administrasi Negara. Bandung: Penerbit Alumni, 1992.

Bustomi, T. Hukum Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara dalam Teori dan Praktik. Bandung: Alumni, 1994.

Diantha, I Made Pasek. Motodology Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Jakarta: Prenada Media Group, 2016.

Djalil, Basiq. Peradilan Islam. Jakarta: Amzah, 2012.

Jafar, Usman. Islam dan Politik. Makassar: Alauddin University Press, 2012.

Kementrian Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahan, Al-Hikamah.

Koto, Alaiddin. Sejarah Peradilan Islam. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2011.

Manan, Bagir dan Kuntara Magnar. Beberapa Masalah Hukum Tata Negara Indonesia. Bandung: Alumni, 1997.

Mahfud MD, Moh. Dasar dan Struktur Ketatanegaraan Indonesia. Yogyakarta: UII Press, 2001.

Makhfudz, M. Hukum Administrasi Negara, Cet-1. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.

Muchsan. Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia. Yogyakarta: 1982.

Nurnaningsih, Amriani. Mediasi Alternatif Penyelesaian Sengketa Perdata Di Pengadilan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2012.

Rahmiati. Terampil Menulis Karya Ilmiah. Makassar: Alauddin University Press, 2012.

Ridwan HR. Hukum Adinistrasi Negara. Jakarta: Rajawali Press, 2013.

Subekti dan Tjitrosudibio. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Cet. Ke-32. Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2002).

Yudha, Alda Kartika. Wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum (Studi Komparasi anatara Hukum Islam dan Hukum Nasional dalam Penyelesaian Sengketa Skonomi Syari’ah). Tesis: Universitasi Islam Indonesia, Yogyakarta, 2018.

Zaidah, Yusna. Penyelesaian Sengketa Melalui Peradilan dan Arbitrase Syari’ah di Indonesia. Yogyakarta: Aswaja Presindo, 2015.

‘Awdah, Abdul Qadir. al-Tasyri’ al-Jinaiy al-Islamiy, Jilid I. Beirut: Dar al-Katib al’Azliy, t.t.

Peraturan

Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Adminitrasi Pemerintahan.

Republik Indonesia, Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan dan Kewenangan Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan (onrechtmatige overheidsdaad).

Published
2022-01-26
How to Cite
Jannah, M., & Fatmawati, F. (2022). PERBUATAN MELANGGAR HUKUM OLEH PEMERINTAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA ISLAM. SIYASATUNA : JURNAL ILMIAH MAHASISWA SIYASAH SYAR’IYYAH, 3(1), 52-62. Retrieved from https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/siyasatuna/article/view/23263
Section
Artikel
Abstract viewed = 227 times