Analisis Pengelolaan Repositori Institusi pada Lembaga Penelitian dengan Status Pusat Unggulan Iptek (PUI)

Tupan Tupan, Noorika Retno Widuri, Rochani Nani Rahayu, Mohamad Djaenudin, Cahyo Trianggono

Abstract


Artikel ini mengkaji tentang pengeloaan repositori di Lembaga Penelitian dengan Status PUI. Data diperolah melalui wawancara dan kuesioner. Wawancara dilakukan terhadap pengelola repositori yang mempunyai kapasitas dan kemampuan dalam mengelola repositri. Sedangkan kuesioner disebarkan melalui email Lembaga Penelitian dengan status PUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga penelitian dengan status PUI sebagian besar sudah memiliki repositori. Repositori berfungsi tempat penyimpanan data dan karya ilmiah untuk jangka panjang dalam bentuk digital. Repositori memudahkan orang untuk menelusur atau merujuk data dan karya penelitian lain. Ketersediaan repositori institusi dapat memfasilitasi antar disiplin ilmu. Faktor yang mendorong penggunaan repositori adalah tampilan web repositori menarik, dilengkapi dengan fasilitas penyimpanan dan pencarian data serta mudah diakses. Sedangkan faktor yang menghambat penggunaan repositori adalah lembaga penelitian belum mewajibkan peneliti untuk menyimpan data penelitian dalam repositori. Faktor lain yang menghambat penggunaan repositori adalah perilaku peneliti yang tidak melakukan backup data. Untuk meningkatkan pengelolaan repositori di lembaga penelitian diperlukan kebijakan yang mewajibakan peneliti menyimpan datanya di repositori serta memberikan sanksi kepada peneliti yang tidak menyimpan datanya di repositori. Diperlukan sosialisasi yang dilakukan secara berkala agar para peneliti sadar akan pentingnya data dan karya hasil penelilitian.

ABSTRACT

The article examines the management of repositories at Research Institutions with PUI Status. The data were obtained through interviews and questionnaires. The interviews were conducted with repository staff who had the capacity and ability to manage repositories. While the questionnaire was distributed via e-mail Research Institute with PUI status. The results showed that most research institutions with PUI status already had its repository. The repository functions for long-term storage of data and scientific work in digital form. Repositories make it easy for people to search or refer to data and other research works. The availability of institutional repositories can facilitate interdisciplinary fields. The factors that encourage the use of repositories are attractive web appearance, equipped with data storage and search facilities, and easily accessed. While the factors that inhibit the use of repositories are research institutions that do not require researchers to store research data in repositories. Another factor that inhibit the use of repositories is the behavior of researchers who did not back up the data. To improve the management of repositories in research institutes a policy is required that requires researchers to store their data in the repository and impose sanctions on researchers who do not store their data in the repository. The periodic socialization is needed so that researchers are aware of the importance of data and research results.


Keywords


Repositori institusi; pengelolaan data penelitian; lembaga penelitian

Full Text:

PDF

References


Asmad, C. C., Mathar, T., Akbar, A. K., Arifin, N., Hijrana., Haruddin., Irmawati., Irawati., & Satriani. (2018). Tren perkembangan open access institutional repository pada perguruan tinggi di Indonesia . Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan. 6(2), 168-180.

Abrizah, A., Noorhidawati, A., & Kiran, K. (2010). Global visibility of Asian universities’ Open Access institutional repositories. Malaysian Journal of Library & Information Science, 15(3): 53-73.

Kumar, N., Ashok. (2009). Institutional Repositories in India. In National Seminar on Strategic Information Management in the Digital Era, Tamil Nadu (India), 26-27 March 2009. [Conference paper], diakses dari http://hdl.handle.net/10760/17511; pada 20 Februari 2019

Directory of Institutional Repositories in Malaysia (2019). diakses dari:

(https://umlib.um.edu.my/scontents.asp?tid=31&cid=144&p=1&vs=en), Tanggal 26 Februari 2019.

Ernaningsih, D. N. (2017). Kebijakan Akses Institutional Repository: Studi Kasus di Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Record and Library Journal Volume 3, Nomor 1, Januari – Juni 2017

Harliansyah, F. (2016). Institutional Repository Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah yang Sustainable dan Reliable. Pustakaloka Vol 8, No 1 (2016

Jain, S. J., & S, Anurag. (2018). Academic institutional repositories in India : Global visibility for institution’s scholarly communication.Diakses dari ResearchGate dengan alamat ; http: www.researchgate.net/publication/279663182. ; tanggal 25 Februari 2019.

Kumar Roy, B., Mukhopadhyay, P., & Chandra Biswas, S. (2012). "An Analytical Study of Institutional Digital Repositories in India". Library Philosophy and Practice (e-journal). 692. http://digitalcommons.unl.edu/libphilprac/692, diaskes 25 Februari 2019.

Prayesti, M., Iswanda, F., Satibi., Rizki, A., Soraya, D., Anggraini., & Novi. (2017) Faktor Pengembangan Repositori Institusi Di Pemerintah Daerah: Studi Kasus pengembangan Repositori Institusi Di Kabupaten Pamekasan. Seminar Nasional & Call for Papers Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Muhamadiyah Malang 2017. Rekonstruksi Peran Perpustakaan dan Pustakawan Di Era Informasi” Malang, 30 Agustus 2017 - Isbn : 978-602-60077-1-1

Rifqi, A. N. (2018). Implementasi Sistem Institutional Repository Hasil Karya Ilmiah Sivitas Akademika Politeknik Negeri Malang (Studi Pengembangan Sistem Menggunakan System Development Life Cyle: SDLC. JURNAL PUBLIS 2(1): 2018.

Sutedjo, M. (2014). Pengelolaan Repositori Perguruan Tinggi dan Pengembangan Repositori Karya seni. Makalah disampaikan pada “Seminar Nasional Digital Local Content: Strategi Membangun Repository Karya Seni,” di GKU FSR ISI Yogyakarta, 21 Mei 2014.

Siaran Pers Ristekdikti Siaran Pers, Nomor : 343/SP/HM/BKKP/XII/2018 (2018). Diakses dari: https://ristekdikti.go.id/siaran-pers/pemerintah-berikan-penghargaan-ke-101-lembaga-penelitian-termasuk-lembaga-penelitian-sosial-dan-perusahaan/#0VhDlto5AhwM36pi.99 . Diakses tanggal 25 Februari 2019.

Sugiono. (2008) Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta

Sukmadinata, N. S. (2006). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ulum , A. (2015). Evaluasi website repositori institusi universitas Surabaya. Pustakaloka. 7(1).

Yaniasih. (2015). Analisis dan Desain Konseptual Repositori Institusi yang Mendukung Swaarsip Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Bogor.




DOI: https://doi.org/10.24252/kah.v8i1a5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan is indexed by:

            

Creative Commons License web
stats View Stats
________________________________________________________
Office Address:

Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan is published by Jurusan Ilmu Perpustakaan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

E-mailkhizanahalhikmah@uin-alauddin.ac.id
Contact Person: +6281277777543

ISSN Print: 2354-9629 ISSN Online: 2549-1334