PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP KENYAMANAN FASILITAS RUANG TERBUKA PUBLIK FORT ROTTERDAM

Ibrahim Tuahena, Triyatni Martosenjoyo, Abdul Mufti Radja

Abstract


Abstrak_Ruang terbuka publik sekitar Fort Rotterdam sering terlihat sepi dari pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengunjung dan faktor yang mempengaruhi persepsi pengunjung terhadap kenyamanan fasilitas ruang terbuka publik Fort Rotterdam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Variabel fasilitas yang diamati dalam penelitian diantaranya paving, tanaman, kios, tempat sampah, lampu, penanda, dan bangku. Variabel kenyamanan yang diamati adalah kenyamanan fisik yaitu kondisi fisik dan kajian antropometri pada fasilitas, kenyamanan psikospiritual yang dapat dicapai dengan adanya sarana untuk relaksasi, kenyamanan sosiokultural yaitu kenyamanan dalam interaksi sosial, dan kenyamanan lingkungan seperti aroma/bau-bauan, sirkulasi, daya alam, kebisingan, bentuk, keindahan, kebersihan, keamanan dan penerangan kawasan. Dalam penelitian digunakan kajian literatur untuk menganalisis variabel penelitian, dan menggunakan skala likert untuk menghitung hasil persepsi dari tiga puluh tiga responden yang dipilih secara acak. Penelitian dilakukan enam jam sehari pada hari sabtu, minggu, dan senin selama tiga bulan yakni bulan September sampai November 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas pada ruang terbuka publik ini sudah nyaman karena dominan persepsi pengunjung adalah baik. Faktor pengaruh yang telah dikelompokan berdasarkan variabel kenyamanan diantaranya kenyamanan fisik yang belum baik, kenyamanan psikospiritual belum baik, kenyamanan sosiokultural sudah baik dan kenyamanan lingkungan yang sudah baik.

Kata kunci: Ruang Terbuka Publik; Fort Rotterdam; Kenyamanan; Fasilitas.

 

Abstrak_Public open spaces around Fort Rotterdam often look deserted by visitors, This study aims to understand visitor perceptions and factors that influence visitors' perceptions of Fort Rotterdam's public comfort facilities. The research method used is a qualitative method with descriptive analysis. Facility variables invited in the study discussed paving, shade plants, kiosks, trash bins, lights, markers, and benches. The convenience variables discussed are physical comfort, namely physical studies and anthropometric studies on facilities, psychospiritual comfort that can be achieved by considering the comfort of air, plants, and good regional transportation, sociocultural comfort, namely comfort, social, and comfort such as aroma, circulation, climate, climate, security, security, regional lighting. In this study literature studies were used to analyze the research variables, then using the Likert scale to calculate the results of the evaluations of thirty-three respondents randomly selected. The study was conducted for six hours on Saturday, Sunday, and Monday for three months from September to November 2018. The results showed that Fort Rotterdam's public open space facilities were comfortable because the dominant perception of visitors was good. comfort factors that have been grouped based on comfort variables, namely physical comfort yet, psychospiritual comfort is not good, sociocultural comfort is good and environmental comfort is good.

Keywords: Public Open Space; Fort Rotterdam; Comfort; Facilities.


Keywords


Ruang Terbuka Publik; Fort Rotterdam; Kenyamanan; Fasilitas.

References


Hildayanti, A, dan Wasilah. 2017. “Karakteristik Benteng Fort Rotterdam sebagai Urban Artefact Kota Makassar.” In , 019–026. Seminar Heritage IPLBI.

“Peraturan Menteri Pekerjaan Umum NO: 03/PRT/M/2014.” n.d.

Rustam, Hakim. 2012. Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap. 2 ed. Jakarta: Bumi Aksara.

Santosa, Muhammad Ardli, Rasdyana, Ahmad Syauki, dan Lexsi Yosua Masseleng. 2018. “Kualitas Perancangan Taman Benteng Roterdam Makassar.” Nature : National Academic Journal of Architecture 5 (1): 59–61. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/nature.v5i1a6.

Whyte, H. W. 1980. The Social Life Of Small Urban Spaces. New York: Project for Publik Spaces.

Wiharnanto, S. 2006. “Pengaruh Disain Arsitektur Elemen-Elemen Ruang Publik Terhadap Kunjungan Pengguna Kawasan.” Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro. Semarang.

Wijayaningsih, R. 2007. “Keterkaitan Pedagang Kaki Lima Terhadap Kualitas Dan Citra Ruang Publik Di Koridor Kartini Semarang Pada Masa Pra-Pembongkaran.” Program Pascasarjana Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro. Semarang.




DOI: https://doi.org/10.24252/nature.v6i1a6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_____________________________________

SUPPORTED BY

 

INDEXED BY: See Google Scholar profile by clicking here.

               

Nature : National Academic Journal of Architecture, Department of Architecture, Faculty of Science and TechnologyAlauddin Islamic State University of Makassar is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, p-ISSN: 2302-6073, e-ISSN: 2579-4809

Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36, Gowa, South Sulawesi, Indonesia
Phone : +6281-241-183-51, +6285-343-616-133, Post Office: 92113
Email  : jurnalnature@uin-alauddin.ac.id