The Effectiveness of Serving Court Summonses by Registered Mail at the Pangkajene Religious Court

Authors

  • Fahmiah Asaf Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Rusdaya Basri Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Rahmawati Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Sudirman L Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Saidah Institut Agama Islam Negeri Parepare

DOI:

https://doi.org/10.24252/al-qadau.v13i1.67657

Keywords:

Legal Effectiveness, Registered Mail, Court Summons

Abstract

The lawful and proper service of court summonses is essential to safeguarding the parties’ rights and ensuring the validity of judicial proceedings. This study aims to analyze the legal mechanism and procedure for serving court summonses by registered mail at the Pangkajene Religious Court and to identify the factors supporting and hindering its effectiveness. This research is a field study employing an empirical juridical approach and a descriptive qualitative method. The data consist of primary data obtained through interviews and observations, as well as secondary data derived from legislation, court documents, and relevant literature. Data were collected through interviews, observation, and documentation and were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing using the perspectives of legal effectiveness, public service, and legal certainty. The findings indicate that the service of court summonses by registered mail has a clear legal basis and has been implemented in accordance with the principles of lawful and proper summonses under civil procedural law. The procedure has been carried out systematically, beginning with the determination of the hearing date, preparation of the summons by the bailiff, delivery through a postal service provider, and administration of proof of receipt. The use of registered mail provides several benefits, including legal validity, traceability, time efficiency, and reduced service costs. However, its empirical effectiveness remains affected by inaccurate addresses, delivery delays, geographical conditions, limited efforts to trace recipients, and suboptimal coordination among the court, postal service provider, and local authorities.

References

A, Deassy J. Metode Penelitian. Bandung: Penerbit Widina Bhakti Persada, 2023.

Ananda Santoso. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Alumni, 2010.

Ardianto, Syahuri, and Chandra. “Pemenuhan Asas Peradilan Sederhana, Cepat Dan Biaya Ringan Dalam Penyelesaian Perkara Melalui Aplikasi E-Court Dan E-Litigasi.” Jurnal Sosial Dan Budaya Syari 8, no. 5 (2021). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v8i5.22620

Basri, Rusdaya, Suhartina, and Saidah. “The Analysis of an Islamic Family Law to Saqinah Family of Expatriate Husband.” Marital, 2022.

Dahmadin dan Hasanuddin. Peradilan Agama Di Indonesia. Wonosobo: Mangku Bumi Media, 2020.

Dewantoro. “Efektivitas Pemanggilan Surat Tercatat Dalam Menciptakan Peradilan Yang Sederhana, Cepat, Dan Biaya Ringan: Pasca Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022.” Jurnal Hukum Caraka Justitia 3, no. 2 (2022).

Dkk, Dewi Wahyuni. “Analisis Hukum Tentang Pelaksanaan Relaas Panggilan Pada Perkara Gaib Yang Dilakukan Oleh Pengadilan Agama Sengkang.” LEGAL: Journal of Law 2, no. 1 (2023).

Harahap, Yahya. Hukum Acara Perdata Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian Dan Putusan Pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika, 2005.

Herman, and et al. Tohari, M., & Hutomo, “Efektivitas Mekanisme Pemanggilan Pihak Berperkara Dengan Surat Panggilan Tercatat (POS) Dalam Persidangan Perdata Di Pengadilan Negeri Ungaran,. Yogyakarta: CV. Ananta Vidya, 2022.

L, Oktavia. “Pengenalan Proses Gugatan Dalam Hukum Acara Perdata.” Media Hukum Indonesia 2, no. 4 (2024) https://doi.org/10.5281/zenodo.14307286

L, Sudirman. Hukum Acara Peradilan Agama. Parepare: IAIN Parepare Nusantara Press, 2021.

Laksmi, Anggia Debora Sitompul dan Anindita Sri. “Peran Pt Pos Indonesia (Persero) Dalam Implementasi Surat Tercatat Sebagai Media Panggilan Dan Pemberitahuan Perkara Di Era Digital.” Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 5, no. 4 (2025). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i4.3808

“Laporan Tahunan Pengadilan Agama Pangkajene,” n.d.

Marwiah. “Wawancara Dengan Panitera Pengadilan Agama Pangkajene.” tanggal 12 Januari 2026, jam 10:30 wita di Pengadilan Agama Pangkajene, 2026.

Nurlaeli. “Transformasi Teknologi Digital Dalam Pelayanan Pengadilan Dan Tantangan Implementasi E-Court Di Indonesia.” Cakrawala Hukum: Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma 23, no. 1 (2021) DOI: 10.51921/chk.v23i1.138 .

Raharjo Punto. Konsep Efektivitas. Yogyakarta: Erlangga, 2014.

Rahmawati. Penerapan Sita Jaminan Atas Harta Bersama Dalam Perkara Perceraian Nomor:417/Pdt.G/2016/Pa.Prg (Studi Pengadilan Agama Pinrang). Parepare: IAIN PAREPARE, n.d.

Saf’at, Rasji Rheina Aini. “Kedudukan Dan Kewenangan Mahkamah Agung Dalam Menyelenggarakan Kekuasaan Kehakiman Di Indonesia.” Kewarganegaraan 8, no. 1 (2024).

Sari, Nurmina Sri. “Hakim Pengadilan Agama Pangkajene.” wawancara pada tanggal 2 Februari 2026, jam 14.30 di Pengadilan agama Pangkajene, 2026.

Satjipto Rahardjo. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2012.

Sunarto. Peran Aktif Hakim Dalam Perkara Perdata. Jakarta: Prenadamedia Group, 2019.

Supandi. Modernisasi Peradilan Tata Usaha Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Untuk Mendorong Kemajuan Peradaban Hukum Indonesia. Semarang: UNDIP Press, 2019.

Sutantio, Retno Wulan, and Iskandar Oeripkartawinata. Hukum Acara Perdata Dalam Teori Dan Praktek. Bandung: Mandar Maju, 2002.

Tahir, Eri. Hukum Yang Adil Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia. Yogyakarta: Laksbang Pressindo, 2010.

Tugapae, I. R, A.P Tohari, and Hutomo. “Efektivitas Mekanisme Pemanggilan Pihak Berperkara Dengan Surat Panggilan Tercatat (POS) Dalam Persidangan Perdata Di Pengadilan Negeri Ungaran.” Jurnal Multidisiplin 7, no. 4 (2025) https://doi.org/10.38035/rrj.v7i4.1566 .

Published

2026-06-28

How to Cite

Fahmiah Asaf, Basri, R., Rahmawati, L, S., & Saidah. (2026). The Effectiveness of Serving Court Summonses by Registered Mail at the Pangkajene Religious Court. Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 13(1), 25–37. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v13i1.67657

Issue

Section

Artikel