Reconstructing the Legal Parameters Of “Very Urgent Reasons” Under Article 7(2) of Law No. 16 of 2019
A Structured Judicial Assessment Framework Based on the SDGs
DOI:
https://doi.org/10.24252/al-risalah.vi.72207Keywords:
Law No. 16 of 2019, Minimum Age for Marriage, Marriage Dispensation, Sustainable Development Goals (SDGs)Abstract
Law No. 16 of 2019 raised Indonesia’s minimum marriage age to 19, yet Article 7(2) still permits dispensation on “very urgent reasons” supported by sufficient evidence, which its Elucidation defines circularly as a situation with no other option. This article maps the sources of normative uncertainty in Article 7(2) and reconstructs parameters for assessing very urgent reasons using the official indicators of Sustainable Development Goals (SDGs) 1, 3, and 4 and Target 5.3 as reference measures. It is normative legal research with statutory, conceptual, and comparative (Jordan) approaches, using grammatical, systematic, and teleological interpretation. The uncertainty stems from a circular definition, the absence of substantive indicators of urgency, and the absence of a minimum age for dispensation. The proposed framework has four dimensions (economic vulnerability, maternal and child health, education, and free consent), a minimum age of 16, a mandatory professional recommendation for applicants under 18, and an explicit pathway for pregnancy outside marriage. The SDGs do not bind judges; the framework can bind only after institutionalisation through amendment of the PERMA and the law.
References
Book:
Sudiro, Amad, Mella Ismelina Farma Rahayu, Markoni, and Willy Arafah. Metodologi Penelitian Hukum: Panduan Komprehensif Untuk Penulisan Akademis Dan Praktis. Purbalingga: Diva Pustaka, 2025.
Zweigert, Konrad, and Hein Kötz. Introduction to Comparative Law. Oxford: Oxford University Press, 1998.
Legislation:
Charter of the United Nations And Statute Of The International Court Of Justice.
Committee on the Elimination of Discrimination against Women (Author); Committee on the Rights of the Child. “Joint General Recommendation No. 31 of the Committee on the Elimination of Discrimination against Women/General Comment No. 18 of the Committee on the Rights of the Child on Harmful Practices.” Joint General Recommendation. New York: United Nations, 2014. https://docs.un.org/en/CEDAW/C/GC/31/REV.1.
Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women.
Convention on the Rights of the Child.
Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 36 Tahun 1990 Tentang Pengesahan Convention On The Rights Of The Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak).
Kompilasi Hukum Islam.
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/Puu-Xv/2017 Perihal Pengujian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 Tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1984 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskiriminasi Terhadap Wanita (Convention on The Elimination of All Forms of Discrimanation Against Women).
Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.
Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang (UU) Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.
Journals
Afdhali, Dino Rizka, and Taufiqurrohman Syahuri. “Idealitas Penegakan Hukum Ditinjau Dari Perspektif Teori Tujuan Hukum.” Collegium Studiosum Journal 6, no. 2 (2023). https://doi.org/10.56301/csj.v6i2.1078.
Affan, Muhammad, and Muhammad Zainuddin Sunarto. “Ketidakefektifan Pencegahan Pernikahan Dini Di Indonesia: Analisis Sistem Hukum Lawrence M. Friedman.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 7, no. 2 (2026). https://doi.org/10.46773/gxf5zd52.
Ali, Abdul Rahman A., Fenty U. Puluhulawa, and Lusiana M. Tijow. “Form of Judge’s Consideration Against Dispensation Early Marriage.” Damhil Law Journal 1, no. 2 (2021). https://doi.org/10.56591/dlj.v1i2.1094.
Ashari, Hasan. “Rekonstruksi Pertimbangan Alasan Sangat Mendesak Pada Perkara Dispensasi Kawin Di Pengadilan Agama.” Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan 18, no. 2 (2024). https://doi.org/10.35931/aq.v18i2.3389.
Ayubi, Muhammad Kamaludin Al. “Studi Kualitatif Pernikahan Dini Di Wilayah Kota Yogyakarta 2024 (Perspektif Sosial Budaya).” PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora 4, no. 2 (2025). https://doi.org/10.56799/peshum.v4i2.7747.
Ayuningtyas, Nanda. “Rekonstruksi Kebijakan Publik Dan Hukum Islam Terkait Pernikahan Di Usia Dini Dalam Mencapai SDGs.” Pro Justicia: Jurnal Hukum Dan Sosial 3, no. 1 (2023). https://doi.org/10.55380/projus.v3i1.494.
Bastomi, Hasan. “Pernikahan Dini Dan Dampaknya (Tinjauan Batas Umur Perkawinan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Perkawinan Indonesia).” YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam 7, no. 2 (2016). https://doi.org/10.21043/yudisia.v7i2.2160.
Bendor, Ariel L., and Zeev Segal. “The Judicial Discretion of Justice Aharon Barak.” Tulsa Law Review 47, no. 2 (2013). https://digitalcommons.law.utulsa.edu/tlr/vol47/iss2/10.
Elfani, Azzahra Hanurita, and Alif Muarifah. “Regulasi Emosi Pasangan Pernikahan Dini Akibat Kehamilan Yang Tidak Diinginkan (KTD) Di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 10, no. 2 (2022). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i2.7561.
Faisal, Akbar. “Dinamika Pernikahan Dini Dan Stabilitas Rumah Tangga: Analisis Kasus Perceraian Di Kota Yogyakarta.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 1, no. 1 (2025). https://doi.org/10.64845/jimi.v1i1.52.
Fitriahadi, Enny, Thuy Hong Nguyen, Endang Koni Suryaningsih, Evi Wahyuntari, and Yekti Satriyandari. “Strategies for Child Marriage Prevention in Indonesia: A Case Study.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 21, no. 1 (2025). https://doi.org/10.15294/kemas.v20i3.13732.
Friska, Junita, Diana Agatha Nainggolan, Ira Syafitri Siregar, Ismaina Hamda Siregar, Sri Dina Br Purba, and Theresia Agustine Tuka. “Analisis Sosial Ekonomi Dampak Pernikahan Dini Dikalangan Remaja.” Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora 2, no. 1 (2025). https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i1.636.
Hajrah, Haeruddin, and Abd Malik. “Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pendidikan Anak Di Dusun Lokayya Desa Tompobulu Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros.” JURNAL ALMANAR 2, no. 1 (2025).
Hasan, Noorhaidi, Moh. Mufid, Nina Mariani Noor, Halili Rais, and Zezen Zainul Ali. “Adaptive Discretion in Child Marriage Prevention: Street-Level Bureaucracy in Indonesia’s Islamic Marriage Administration.” Journal of Islamic Law 7, no. 1 (2026). https://doi.org/10.24260/jil.v7i1.5265.
Hikmah, Ahmadi Hasan, Jalaluddin, and Muhammad Nafi. “Disparitas Penafsiran Hakim Tentang Makna Urgensi Dalam Alasan Dispensasi Kawin.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan 19, no. 2 (2025). https://doi.org/10.35931/aq.v19i2.4816.
Hutchinson, Terry, and Nigel Duncan. “Defining and Describing What We Do: Doctrinal Legal Research.” Deakin Law Review 17, no. 1 (2012). https://doi.org/10.21153/dlr2012vol17no1art70.
Jenuri, and Ariz Najib. “Pernikahan Dini Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Di Indonesia.” Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial 11, no. 2 (2023). https://doi.org/10.30868/am.v11i02.4519.
Judiasih, Sonny D., Betty Rubiati, Deviana Yuanitasari, Elycia F. Salim, and Levana Safira. “Efforts to Eradicate Child Marriage Practices in Indonesia: Towards Sustainable Development Goals.” Journal of International Women’s Studies 21, no. 6 (2020). https://vc.bridgew.edu/jiws/vol21/iss6/8.
Judiasih, Sonny Dewi, Susilowati Suparto Dajaan, and Bambang Daru Nugroho. Kontradiksi Antara Dispensasi Kawin Dengan Upaya Meminimalisir Perkawinan Bawah Umur Di Indonesia. 3, no. 2 (2020). https://jurnal.fh.unpad.ac.id/index.php/acta/article/view/221.
Kania, Dede, and Siti Nur Fatoni. “Protecting Children’s Rights in Marriage Dispensation Cases: Evidence from Religious Courts in Indonesia.” Asy-Syari’ah 25, no. 2 (2023). https://doi.org/10.15575/as.v25i2.43846.
Kaplow, Louis. “Rules Versus Standards: An Economic Analysis.” Duke Law Journal 42 (1992). https://scholarship.law.duke.edu/dlj/vol42/iss3/2.
Listya, Endah Purda, Nurul Fatimah Susanti, and Hasrita Octaliana. “Perkawinan Dini, Dampaknya Bagi Kesehatan Reproduksi: Literature Review.” Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat 4, no. 2 (2025). https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i2.4240.
Nuruddin, Aisyah Wardatul Jannah, and Dwi Martini. “Evaluating the Effectiveness of Age Restriction on Marriage in Indonesia.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 6, no. 2 (2023). https://doi.org/10.24090/volksgeist.v6i2.9844.
Pratama, Dwi Yoga, Waluyo Sudarmaji, and Najih Abqori. “Analisis Putusan Hakim Terhadap Penolakan Dispensasi Kawin Perspektif Maslahah Mursalah.” El-Faqih : Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam 11, no. 1 (2025). https://doi.org/10.58401/faqih.v11i1.1775.
Purba, Ahmad Rusly. “The Protection of Children’s Rights and Gender Equality in the Perspective of International Law.” Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies 7, no. 2 (2026). https://doi.org/10.30829/jgsims.v7i2.30330.
Rahmah, Syifa Aulia, and Yani Achdiani. “Pernikahan Usia Muda Sebagai Faktor Risiko Dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga.” Jurnal Equalita: Studi Gender Dan Anak 7, no. 1 (2025). https://doi.org/10.24235/equalita.v7i1.20017.
Salwa, Dona, Soraya Parahdina, and Abidzar Al Ghiffary. “Implikasi Perubahan Undang-Undang Perkawinan Mengenai Batas Usia Perkawinan Dalam Sistem Hukum Keluarga Di Indonesia.” Journal of Islamic and Law Studies (2024) 1 (8). https://doi.org/10.18592/jils.v8i1.12860.
Siswanto, Cecep Tedy. “Analisis Kebijakan Dispensasi Kawin Di Indonesia.” Jurnal Hukum Caraka Justitia 5, no. 1 (2025). https://doi.org/10.30588/jhcj.v5i1.2197.
Sudiro, Amad, Mella Ismelina Farma Rahayu, Markoni, and Willy Arafah. Metodologi Penelitian Hukum: Panduan Komprehensif Untuk Penulisan Akademis Dan Praktis. Purbalingga: Diva Pustaka, 2025.
Sulistyarini, Rachmi. “Rasio Legis Pengaturan Batas Minimal Usia Perkawinan Menurut Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.” Arena Hukum 15, no. 1 (2022). https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2022.01501.7.
Tan, Winsherly. “Problematika Perkawinan Di Bawah Umur Dan Tantangan Dalam Mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).” JUSTISI 7, no. 2 (2021). https://doi.org/10.33506/js.v7i2.1342.
Winata, Vina Pandu, and Atik Purwasih. “Pernikahan Dini Pada Remaja: Studi Analisis Di Desa Rukti Basuki.” Social Pedagogy: Journal of Social Science Education 5, no. 1 (2024). https://doi.org/10.32332/social-pedagogy.v5i1.8553.
Wiranto, Zainul Aziz, Ibnu Radwan Siddik Turnip, and Rahmat Efendi. “Hukum Perkawinan Di Timur Tengah : Mesir, Yordania, Suriah, Dan Arab Saudi.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 2 (2026). https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4351.
Internet/Website
Abdul Rahman. “Dirjen Badilag Ungkap Tren Dispensasi Kawin Menurun, Namun Peringatkan Potensi Besar Perkawinan Anak Di Bawah Tangan Pada Seminar Internasional Di Pascasarjana UIN Bandung.” Mahkamah Agung Republik Indonesia, November 19, 2025. https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/dirjen-badilag-ungkap-tren-dispensasi-kawin-menurun-namun-peringatkan-potensi-besar-perkawinan-anak-di-bawah-tangan-pada-seminar-internasional-di-pascasarjana-uin-bandung.
Bawono, Adi Condro. “Fungsi Penjelasan Dan Lampiran Peraturan Perundang-Undangan.” Hukumonline, n.d.
Jordan, Save the Children, SOS Children’s Villages Jordan, and Information Foundation and Research Center King Hussein. “Challenges Related to Children’s Rights in Jordan.” 2024. https://haqqi.info/sites/default/files/2023-08/SCJordan_SOS%20UPR%2005062023%20%282%29.pdf.
Novrizaldi. “Cegah Perkawinan Anak, Penguatan Kapasitas Pendamping Diperlukan.” Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, n.d. https://www.kemenkopmk.go.id/cegah-perkawinan-anak-penguatan-kapasitas-pendamping-diperlukan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dhiya'Ulhaq Syahrial Ramadhan, Naela Rosita, Anitta Febiana, Nabilah, Ibnu Jayyid Zidan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





