Perbandingan Konsentrasi Teat Dipping terhadap Kondisi Mastitis Sapi Perah

Penulis

  • Az Zahra Mardatila Sekolah Vokasi, IPB University
  • Pria Sembada IPB University

DOI:

https://doi.org/10.24252/anoa.v5i2.71934

Kata Kunci:

iodin, mastitis, sapi perah, teat dipping, total plate count

Abstrak

Mastitis merupakan salah satu penyakit utama pada sapi perah yang berdampak signifikan terhadap produktivitas dan kualitas susu. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas dua konsentrasi Teat Dipping berbasis iodin (ProDIP C) terhadap kondisi mastitis sapi perah di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2025–Februari 2026 menggunakan dua kandang sebagai unit percobaan, yaitu kandang RB 03A (konsentrasi 1:5 sebagai kontrol, iodin aktif 0,83%) dan kandang RB 03 (konsentrasi 1:8 sebagai perlakuan, iodin aktif 0,56%). Sampel diambil dari 20 ekor sapi laktasi melalui swab puting sebelum dan sesudah teat dipping. Parameter yang diukur meliputi Total Plate Count (TPC), angka kejadian mastitis, dan jenis bakteri penyebab mastitis. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan 1:5 menghasilkan penurunan TPC rata-rata sebesar 86,34 ± 8,90%, yang nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan 1:8 sebesar 49,37 ± 26,32%. Angka kejadian mastitis kelompok 1:5 sebesar 2% dibandingkan dengan 8% pada kelompok 1:8, dengan bakteri lebih beragam, meliputi Staphylococcus saprophyticus, Escherichia coli, dan Klebsiella spp. Konsentrasi 1:5 direkomendasikan sebagai standar sanitasi puting pada peternakan sapi perah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bennett S, Fliss I, Said L, Malouin Z, Lacasse P. 2022. Efficacy of bacteriocin-based formula for reducing staphylococci, streptococci, and total bacterial counts on teat skin of dairy cows. Journal of Dairy Science, 105(5), 4498--4507.

Fitzpatrick SR, Garvey M, Flynn J, Jordan K, Gleeson D. 2019. Are some teat disinfectant formulations more effective against specific bacteria isolated on teat skin than others? Acta Veterinaria Scandinavica, 61(1), 21.

Fitzpatrick SR, Garvey M, Flynn J, O'Brien B, Gleeson D. 2021. The effect of disinfectant ingredients on teat skin bacteria associated with mastitis in Irish dairy herds. Irish Veterinary Journal, 74(1), 1.

Ghozali I. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hohmann MF, Wente N, Zhang Y, Krömker V. 2020. Bacterial load of the teat apex skin and associated factors at herd level. Animals, 10(9), 1647.

Karni I, Amalyadi R, Aminurrahman, Wandira IA, Gifari ZA, Septian IGN, Anwar K, Dohi M. 2025. Tinjauan Komprehensif Mastitis pada Ternak Perah: Analisis Etiologi, Strategi Pencegahan, serta Implikasinya terhadap Produktivitas Susu dan Ekonomi Peternak. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(6): 2703--2710.

Mahardika HA, Trisunuwati P, Surjowardojo P. 2016. Pengaruh Suhu Air Pencucian Ambing dan Teat dipping terhadap Jumlah Produksi, Kualitas dan Jumlah Sel Somatik Susu pada Sapi Peranakan Friesian Holstein. Buletin Peternakan, 40(1): 11--20.

Pisestyani H, Sudarnika E, Ramadhanita R, Ilyas AZ, Wicaksono A, Basri C, Nugraha AB, Sudarwanto MB. 2017. Perlakuan Celup Puting setelah Pemerahan terhadap Keberadaan Bakteri Patogen, Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae, dan E. coli pada Sapi Perah Penderita Mastitis Subklinis di Peternakan KUNAK Bogor. Jurnal Sain Veteriner, 35(1): 63--70.

Pisestyani H, Wulansari R, Attabany A. 2022. Upaya peningkatan kualitas mikrobiologis susu dengan pembiasaan peternak dalam melakukan celup puting pada sapi perah setelah pemerahan. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat.

Purwantiningsih TI, Suranindyah YY, Widodo. 2017. Pengaruh Senyawa Fenol Dalam Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Terhadap CMT (California 45 Mastitis Test) Sapi Perah Mastitis Subklinis. Buletin Peternakan. 41 (4): 393-398.

Riyanto J, Sunarto S, Hertanto BS, Cahyadi M, Hidayah R, Sejati W. 2016. Produksi dan Kualitas Susu Sapi Perah Penderita Mastitis yang Mendapat Pengobatan Antibiotik. Sains Peternakan. 14 (2): 30-41.

Strapák P, Strapáková E, Rušinová M, Szencziová I. 2017. The influence of milking on the teat canal of dairy cows determined by ultrasonographic measurements. Czech Journal of Animal Science, 62(2): 75--81.

Suryandari P, Isnaeni PD, Fajrin E, Yulianto R. 2025. Reviu: Strategi Penanganan Mastitis Subklinis pada Ternak Sapi Perah. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo (JIPHO).

Valiana A, Ifani M, Subagyo Y. 2025. The effect of iodine Teat dipping on subclinical mastitis, milk deterioration, and total bacterial count in fresh cow milk in Sumbang Sub-district, Banyumas. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 13(3), 775--788.

Wicaksono A, Sudarnika E, Pisestyani H, Sudarwanto M, Zahid A, Nugraha A, Lubis MP, Patsiwi IP. 2019. Role of Teat dipping After Milking for Subclinical Mastitis Control and Improving Production of Dairy Cow. Buletin Peternakan. 43 (2): 135-140.

Yanuartono, Nururrozi A, Indarjulianto S, Purnamaningsih H, Ramandani D. 2020. The Benefits of Teat dipping as Prevention of Mastitis. 47 Journal of Livestock Science and Production. 4 (1): 231-249.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-22

Cara Mengutip

Mardatila, A. Z., & Sembada, P. (2026). Perbandingan Konsentrasi Teat Dipping terhadap Kondisi Mastitis Sapi Perah. Anoa: Journal of Animal Husbandry, 5(2). https://doi.org/10.24252/anoa.v5i2.71934

Terbitan

Bagian

Artikel