Regulasi Promoter Thymidine Kinase oleh Sp1 Dan NF-kB: Potensi Misinterpretasi Hasil Uji Lusiferase

Penulis

  • Ferbian Siswanto Atma Jaya Catholic University of Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24252/jb.v13i2.56431

Kata Kunci:

lusiferase, pRL-Null, pRL-TK, RelA NF-kB, Sp1, TK promoter

Abstrak

Uji lusiferase banyak digunakan di laboratorium biologi molekuler untuk menentukan efek faktor transkripsi terhadap ekspresi gen target. Uji lusiferase umum melibatkan ko-transfeksi promotor gen target dan plasmid kontrol (yang bertujuan untuk normalisasi efisiensi transfeksi). Plasmid yang mengandung lusiferase Renilla (Rluc) merupakan plasmid kontrol yang paling populer karena tidak diekspresikan oleh sel mamalia sehingga mencegah bias hasil uji. Plasmid komersial kontrol pRL-TK (GenBank AF025846; Promega) mengandung promotor herpes simplex virus timidin kinase. Plasmid kontrol yang baik adalah ekspresinya tidak dipengaruhi oleh plasmid ko-transfeksi atau perlakuan eksperimental. Namun, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ko-transfeksi Sp1 atau RelA NF-kB (250 ng) dengan pRL-TK (25 ng) dapat meningkatkan ekspresi Rluc hingga 95 dan 50 kali lipat. Analisis sekuens menunjukkan promotor ini memiliki 14 Sp1-binding site dan 1 RelA-binding site.  Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan pRL-TK atau plasmid kontrol lain yang mengandung promotor TK dapat menyebabkan misintepretasi dan menghasilkan false negative result. Selain itu, ko-transfeksi Sp1 atau RelA NF-kB (250 ng) dan pRL-Null (25 ng) yang tidak mengandung promotor TK juga meningkatkan ekspresi Rluc hingga 10 dan 5 kali lipat. Dengan meningkatkan jumlah Sp1 dan RelA NF-kB (0,5 µg) dan menurunkan pRL-Null (12,5 ng) yang di transfeksi, aktivasi pRL-null oleh kedua faktor transkripsi ini dapat diminimalisir. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan plasmid yang mengandung promotor TK harus dihindari ketika mempelajari aktivitas transkripsi Sp1 dan RelA NF-kB.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Branchini, B. R., Southworth, T. L., Fontaine, D. M., Kohrt, D., Florentine, C. M., & Grossel, M. J. (2018). A Firefly Luciferase Dual Color Bioluminescence Reporter Assay Using Two Substrates To Simultaneously Monitor Two Gene Expression Events. Scientific Reports, 8(1), 5990. https://doi.org/10.1038/s41598-018-24278-2

Chen, Y.-T., Tsai, H.-P., Wu, C.-C., Chen, C.-Y., Chai, C.-Y., & Kwan, A.-L. (2019). High-level Sp1 is Associated with Proliferation, Invasion, and Poor Prognosis in Astrocytoma. Pathology & Oncology Research, 25(3), 1003–1013. https://doi.org/10.1007/s12253-018-0422-8

Dupuis-Maurin, V., Brinza, L., Baguet, J., Plantamura, E., Schicklin, S., Chambion, S., Macari, C., Tomkowiak, M., Deniaud, E., Leverrier, Y., Marvel, J., & Michallet, M.-C. (2015). Overexpression of the Transcription Factor Sp1 Activates the OAS-RNAse L-RIG-I Pathway. PLOS ONE, 10(3), e0118551. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0118551

Gilmour, J., O’Connor, L., Middleton, C. P., Keane, P., Gillemans, N., Cazier, J.-B., Philipsen, S., & Bonifer, C. (2019). Robust hematopoietic specification requires the ubiquitous Sp1 and Sp3 transcription factors. Epigenetics & Chromatin, 12(1), 33. https://doi.org/10.1186/s13072-019-0282-9

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Siswanto, F. (2025). Regulasi Promoter Thymidine Kinase oleh Sp1 Dan NF-kB: Potensi Misinterpretasi Hasil Uji Lusiferase. Jurnal Biotek, 13(2), 252–262. https://doi.org/10.24252/jb.v13i2.56431

Terbitan

Bagian

Artikel