MARKETING STRATEGY FOR BALI ISLAMIC BOARDING SCHOOL EDUCATION BINA INSANI IN THE MIDST OF NON-MUSLIM COMMUNITIES

  • Ashif Az Zafi IAIN Kudus
    (ID)
  • Khozaainur Rohmania IAIN Kudus
    (ID)
  • Layinatusyifa Layinatusyifa IAIN Kudus
    (ID)
  • Faizal Azril Firdaus IAIN Kudus
    (ID)
  • Muhammad Yusuf Renaldi IAIN Kudus
    (ID)
Keywords: Pemasaran, Strategi, Pondok Pesantren

Abstract

Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran Pondok Pesantren Bali Bina Insani dan tantangan beserta hambatan dalam mengembangkan pendidikan Islamnya dan mempertahankan eksistensinya di tengah masyarakat non-muslim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian diuji menggunakan metode triangulasi dan dianalisis menggunakan teori Miles dan Hubarman berupa reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran pendidikan (marketing education) yang dilakukan Pesantren Bali Bina Insani dalam mendapatkan santri di lembaganya adalah melalui sebar brosur, spanduk, sosialisasi ke sekolah dan kampung muslim di Bali, serta memanfaatkan iklan di media sosial, namun yang jauh lebih penting adalah menjaga citra baik pesantren sehingga dari mulut ke mulut akan tersyiar keberadaan dan eksistensi pesantren. Dan faktor pendukung diantaranya adanya organisasi wali santri yang semangat turut syiar dan sosialisasi, tantangannya yaitu semakin banyak sekolah Islam di denpasar menyebabkan turunnya kuantitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asifudin, A. J. (2016). Education Management for Islamic Boarding Schools. Manageria: Journal of Islamic Education Management, 1(2), 355–366. https://doi.org/10.14421/manageria.2016.12-10.

Basyar, M. H., Adam, A. W. D. M., Cahyono, H., & Kartini, I. (2010). Minority Identity in Indonesia: Cases of Balinese Muslims in Gianyar and Tabanan. Jakarta : LIPI.

Dhofier, Z. (1985). Islamic Boarding School Traditions Study of Outlook on Life. Jakarta: LP3ES.

Hamdi, M. M. (2021). Marketing Strategy Of Educational Services In Islamic Boarding Schools. JIEM: Jurnal of Islamic Education and Manajemen, 2(1), 15–30.

Majid, A. (2014). Learning Strategies. Bandung : Juvenile Rosdakarya.

Makmun, H. A. R. (2016). Islamic Boarding School Education-Based Character Formation: Studies in Traditional and Modern Islamic Boarding Schools in Ponorogo Regency. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 12(2), 211. https://doi.org/10.21154/cendekia.v12i2.226

Meyers, B. (1984). Minority Group: An Ideological Formulation. Social Problems, 32(1), 1–15. https://doi.org/10.2307/800258

Muadin, A. (n.d.). Marketing Management of Tahfidz Qur’an Boarding Education. Journal of Islamic Education, 5(2), 293–308. https://doi.org/10.21274/taalum.2017.5.2.293-308.

Muhtarom. (2005). Reproduction of Ulama in the Era of Globalization. Yogyakarta: Student Library.

Sahroni. (2019). Marketing Strategy Of Educational Boarding Institutions. AT-TA’LIM : Study of Islamic Religious Education, 1(1), 223–224. https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/91.

Salahuddin, N. (2000). Dynamics of Identity Construction: Experiences of Minorities in Muangthai, Philippines and Singapore, Paper presented in a limited discussion of Muslim Minorities in geographic areas at IAIN Sunan Ampel (Surabaya 6 July 2000), at Tri Nuke Pujiastuti, Musl. Jakarta: PPW-LIPI.

Syaifuddin, S., Fahmi, M., Alfiyah, H., Mualifah, I., & Havera, M. (2019). Marketing Strategy for Madrasah Tsanawiyah Bali Bina Insani Education in the Minority-Muslim Area of Tabanan Bali. Journal of Islamic Education Studies, 7(2), 107–124. https://doi.org/10.15642/jpai.2019.7.2.107-124

Published
2023-06-15
Section
Article
Abstract viewed = 84 times