KARAKTERISTIK BRIKET TONGKOL JAGUNG DAN BRIKET TEMPURUNG KELAPA BERDASARKAN VARIASI UKURAN BUTIRAN ARANG DAN KONSENTRASI PEREKAT

  • Hasfiana Hondong Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Ihsan Ihsan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Hernawati Hernawati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

This study aims to investigate the influence of grain size and concentration of charcoal briquettes adhesive on the characteristics of the corn cob and coconut shell briquettes. In this study is made briquettes with a variety of different compositions. Based on the research that has been done, briquettes which has the highest density value of 0.82 g/cm3 with a grain size of 80 mesh with adhesive concentration 20 %, the highest water content of 0.42 % with a grain size of 80 mesh with adhesive concentration 20 %, the value of the highest heat briquettes corn cobs at 3747.294 cal/g with a grain size of 60 mesh with adhesive concentration 15 %, and the highest ash content of 0.16 %. As for the coconut shell briquettes have the highest density values of 1.05 g/cm3 with a grain size of 60 mesh with each adhesive 15 % and 20 %, the highest water content of 0.61 % with a grain size of 60 mesh with the concentration of adhesive 20 %, to a high of 3940.148 calorific value cal/g with a grain size of 40 mesh with adhesive concentration 10 %, and the highest ash content of 0.35 % with a 20 % concentration of adhesive.

Keywords: Particle Size, Concentration Adhesives, Tapioca Starch, Shell Coconut and Corn Cob.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah bin Muhammad Alu Syaikh, Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2, (Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2008), Cet. 1, hlm. 267.

Adam, I., Uti, Membuat Briket Bioarang, Yogyakarta: Kanisius, 1998.

Arif, F., Utomo & Nungki Primastuti, Pemanfaatan Limbah Furniture Enceng Gondok (Eichornia Crassipes) di Koen Gallery Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Briket Bioarang, Jurusan Teknik Fakultas Teknik Universitas Dipenogoro, Vol. 2 No.2 Tahun 2013.

Asri Saleh, Efisiensi Konsentrasi Perekat Tepung Tapioka Terhadap Nilai Kalor Pembakaran Biobriket Batang Jagung (Zea mays L), Makassar: Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Vol. 7, No.1, Januari 2013.

Budi Nining Widarti, dkk, Penggunaan Tongkol Jagung Akan Meningkatkan Nilai Kalor Pada Briket, Program Studi Teknik Lingkungan: Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman, Vol.6, No.1, April 2016.

Douglas C, Giancoli, Fisika Edisi Kelima Jilid 1, Jakarta: Erlangga, 2001.

Depatemen Agama RI, Al-Qur’an Al-Karim dan Terjemahnya, 2002.

Enny Sholichah dan Nok Afifah, Studi Banding Penggunaan Pelarut Air dan Asap Cair Terhadap Mutu Briket Arang Tongkol Jagung, Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI, Seminar Nasional Penelitian dan PKM Sains, Teknologi dan Kesehatan, Vol.2, No.1, 2011.

Erikson Sinurat, Studi Pemanfaatan Briket Kulit Jambu Mete dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif, Makassar: Jurusan Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar, 2011.

Esmar Budi, Tinjauan Proses Pembentukan dan Penggunaan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar, Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Jakarta, Indonesia. 2011.

Ilham Muzi, Surahma Asti Mulasari, Perbedaan Konsentrasi Perekat Antara Briket Bioarang Tandan Kosong Sawit dengan Briket Bioarang Tempurung Kelapa Terhadap Waktu Didih Air, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Vol.8, No. 1, Maret 2014.

Iriany, dkk, Pengaruh Perbandingan Massa Eceng Gondok dan Tempurung Kelapa serta Kadar Perekat Tapioka Terhadap Karakteristik Briket, Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, 2016.

Lina Lestari, dkk, Analisis Kualitas Briket Arang Tongkol Jagung yang Menggunakan Bahan Perekat Sagu dan Kanji, Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Haluoleo, Kampus Tridharma Anduonohu, Kendari Sulawesi Tenggara, 2010.

Maryono, dkk, Pembuatan dan Analisis Mutu Briket Arang Tempurung Kelapa ditinjau dari Kadar Kanji, Makassar: Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar, 2013.

M.Tirono, Ali Sabit, Efek Suhu pada Proses Pengarangan Terhadap Nilai Kalor Arang Tempurung Kelapa (Coconut Shell Charcoal), Malang: Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Vol. 3, No.2, April 2011.

Monica Cahyaning Ratri Dan Sri Yamtinah, Pembuatan Briket Arang Limbah Organik dengan Menggunakan Variasi Komposisi dan Ukuran Bahan, Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas PMIPA FKIP, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia, 2012.

Munas Martynis, dkk, Pembuatan Biobriket dari Limbah Cangkang Kakao, Padang: Jurusan Teknik kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta, 2012.

Ndraha, Nodali, Uji Komposisi Bahan Pembuat Briket Bioarang Tempurung Kelapa dan Serbuk Gergaji Kayu terhadap Mutu yang dihasilkan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, 2009.

Richards, Theodore w., et al., eds., Concerning the Adiabatic Determanation Of the Heats of Combustion for organik subtances, especially sugar and benzol. Processding of the American Academy. Dec 4th, 1906.

Sukmana Widya, Rika dan Anny Muljatiningrum, Biogas dari Limbah Ternak. Bandung: Nuansa, 2011.

Santosa, dkk, Studi Variasi Komposisi Penyusun Briket dari Kotoran Sapi dan Limbah Pertanian, Padang: Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas Kampus Limau Manis, 2010.

Sarjono, Studi Eksperimental Perbandingan Nilai Kalor Briket Campuran Bioarang Sekam Padi dan Tempurung Kelapa, Jurusan Teknik Mesin STTR Cepu, 2013.

Saras Dian Pramudita, Panas Lebur Es, Jurnal Laboratorium Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah, 2012.

Sudiro Dan Sigit, Pengaruh komposisi dan Ukuran Serbuk Briket yang terbuat dari Batubara Dan Jerami Padi Terhadap Karakteristik Pembakaran, Surakarta: Jurnal Sainstech Politeknik Indonusa Surakarta ISSN, 2014, Vol. 2 No. 2.

Sutrisno, Fisika Dasar Mekanika. Bandung: Institut Teknologi Bandung, 1997.

Syariful Banun, Muhammad dan Gunawan, Daun pun Jadi Uang: Membuat Energi Alternatif dari Sampah Daun. Yogyakarta: Lintang Aksara, 2011.

Taufik Iskandar Dan Hesti Poerwanto, Identifikasi Nilai Kalor dan Waktu Nyala Hasil Kombinasi Ukuran Partikel dan Kuat Tekan Pada Bio-Briket dari Bambu, Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, 2015, Vol. 9 No. 2.

Published
2017-06-30
How to Cite
Hondong, H., Ihsan, I., & Hernawati, H. (2017). KARAKTERISTIK BRIKET TONGKOL JAGUNG DAN BRIKET TEMPURUNG KELAPA BERDASARKAN VARIASI UKURAN BUTIRAN ARANG DAN KONSENTRASI PEREKAT. JFT: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 4(1), 73-82. https://doi.org/10.24252/jft.v4i1.15745
Section
Artikel
Abstract viewed = 392 times

Most read articles by the same author(s)

> >>